Waspada Virus Corona, NBA Akan Gelar Pertandingan Tanpa Penonton
Senin, 09 Maret 2020 - 12:15 WIB
Waspada Virus Corona, NBA Akan Gelar Pertandingan Tanpa Penonton
A
A
A
NEW YORK - NBA mulai khawatir dengan penyebaran virus corona baru yang sudah menyebar ke berbagai negara, termasuk Amerika Serikat. Otoritas basket AS itu pun memberikan pesan kepada para tim NBA untuk bersiap menggelar pertandingan di arena kosong.
Ya, virus corona baru atau biasa disebut COVID-19 ini memang membuat resah berbagai pihak di berbagai negara, termasuk NBA. Mereka mulai khawatir dan ingin berusaha melindungi tim dan pemainnya dari wabah mematikan tersebut. Oleh karena itu, NBA mengirim pesan kepada tim yang mengindikasikan harus mulai mempersiapkan kemungkinan bertanding tanpa penonton.
Meski begitu, kondisi masih aman untuk menggelar pertandingan dengan penonton. Apalagi, NBA juga sudah mengeluarkan instruksi untuk para pemain tidak melakukan kontak dengan para fans usai pertandingan. Namun jika virus corona sudah mulai muncul mengganas, tim harus siap untuk menerapkan strategi seperti itu.
Bahkan, NBA juga mengirimkan memo terpisah kepada tim yang mengatakan bahwa masing-masing harus memiliki rencana darurat pada Selasa, 10 Maret nanti. Ini termasuk pengaturan fasilitas khusus untuk menguji virus corona, dan rencana untuk membatasi jumlah anggota tim dan staf arena yang akan beriteraksi dengan para pemain. Dengan begitu, para dokter dan pelatih tim NBA akan mengadakan pertemuan untuk membahas langkah-langkah potensial selanjutnya, hari ini.
Sampai saat ini, kasus-kasus virus Korona di AS terbilang cukup besar dibandingkan negara lain di Amerika Utara. Tercatat ada 447 kasus pasien yang terdeteksi, dan sudah menelan 19 korban jiwa. Bukan hanya itu, AS pun menjadi negara keempat yang menelan korban jiwa terbanyak akibat virus tersebut.
Sejauh ini, NBA belum membatalkan, menjadwal ulang, atau mengubah game apa pun. Namun, game antara Golden State Warriors menghadapi Philadelphia 76ers yang di instruksikan untuk dibatalkan atau ditunda, tetap berlangsung di Chase Center, kemarin. Pasalnya, Departemen kesehatan Masyarakat San Francisco memperingatkan bahaya virus corona yang sudah masuk ke kota tersebut.
“Kami terus memantau sutuasi dan pedoman dari Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (CDC). Pertandingan Warriors melawan Sixers di Chase Center tetap berlanjut sesuai jadwal,” tulis penyataan itu. “Kesehatan dan keselamatan karyawan, pengemar, pemain, dan masyarakat pada umumnya akan selalu menjadi priotas kami,” sambungnya.
Untuk saat ini, yang bisa dilakukan liga hanyalah memantau situasi yang berkembang di Amerika Utara dan bersiap untuk kemungkinan penyebaran yang lebih luas jika itu yang terjadi. Semoga liga bisa berlanjut dengan gangguan minimal. Pasalnya, seluruh tim tentu tidak ingin rekomendasi NBA untuk bermain tanpa penonton disetujui.
Salah satunya bintang Los Angeles Lakers, LeBron James. Pebasket terbaik NBA empat kali itu lebih memilih untuk tak bermain jika pertandingan digelar tanpa penonton. Dia berpendapat bahwa pertandingan tanpa penonton seakan-akan bermain tanpa tujuan. Pebasket berusia 35 tahun itu hanya mengungkapkan bahwa dirinya bermain sejatinya adalah untuk menghibur penonton.
“Bermain tanpa penonton? Tidak, itu tidak mungkin. Saya tidak akan bermain,” kata James. “Untuk merekalah (penggemar) saya bermain. Saya bermain untuk rekan setim saya, untuk penggemar, itu semua tentang hal itu. Jika saya muncul di arena dan tak ada penggemar di sana, saya tak akan bermain. Mereka (NBA) boleh melakukan apa yang ingin mereka lakukan,” ungkapnya. (Raikhul Amar)
Ya, virus corona baru atau biasa disebut COVID-19 ini memang membuat resah berbagai pihak di berbagai negara, termasuk NBA. Mereka mulai khawatir dan ingin berusaha melindungi tim dan pemainnya dari wabah mematikan tersebut. Oleh karena itu, NBA mengirim pesan kepada tim yang mengindikasikan harus mulai mempersiapkan kemungkinan bertanding tanpa penonton.
Meski begitu, kondisi masih aman untuk menggelar pertandingan dengan penonton. Apalagi, NBA juga sudah mengeluarkan instruksi untuk para pemain tidak melakukan kontak dengan para fans usai pertandingan. Namun jika virus corona sudah mulai muncul mengganas, tim harus siap untuk menerapkan strategi seperti itu.
Bahkan, NBA juga mengirimkan memo terpisah kepada tim yang mengatakan bahwa masing-masing harus memiliki rencana darurat pada Selasa, 10 Maret nanti. Ini termasuk pengaturan fasilitas khusus untuk menguji virus corona, dan rencana untuk membatasi jumlah anggota tim dan staf arena yang akan beriteraksi dengan para pemain. Dengan begitu, para dokter dan pelatih tim NBA akan mengadakan pertemuan untuk membahas langkah-langkah potensial selanjutnya, hari ini.
Sampai saat ini, kasus-kasus virus Korona di AS terbilang cukup besar dibandingkan negara lain di Amerika Utara. Tercatat ada 447 kasus pasien yang terdeteksi, dan sudah menelan 19 korban jiwa. Bukan hanya itu, AS pun menjadi negara keempat yang menelan korban jiwa terbanyak akibat virus tersebut.
Sejauh ini, NBA belum membatalkan, menjadwal ulang, atau mengubah game apa pun. Namun, game antara Golden State Warriors menghadapi Philadelphia 76ers yang di instruksikan untuk dibatalkan atau ditunda, tetap berlangsung di Chase Center, kemarin. Pasalnya, Departemen kesehatan Masyarakat San Francisco memperingatkan bahaya virus corona yang sudah masuk ke kota tersebut.
“Kami terus memantau sutuasi dan pedoman dari Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (CDC). Pertandingan Warriors melawan Sixers di Chase Center tetap berlanjut sesuai jadwal,” tulis penyataan itu. “Kesehatan dan keselamatan karyawan, pengemar, pemain, dan masyarakat pada umumnya akan selalu menjadi priotas kami,” sambungnya.
Untuk saat ini, yang bisa dilakukan liga hanyalah memantau situasi yang berkembang di Amerika Utara dan bersiap untuk kemungkinan penyebaran yang lebih luas jika itu yang terjadi. Semoga liga bisa berlanjut dengan gangguan minimal. Pasalnya, seluruh tim tentu tidak ingin rekomendasi NBA untuk bermain tanpa penonton disetujui.
Salah satunya bintang Los Angeles Lakers, LeBron James. Pebasket terbaik NBA empat kali itu lebih memilih untuk tak bermain jika pertandingan digelar tanpa penonton. Dia berpendapat bahwa pertandingan tanpa penonton seakan-akan bermain tanpa tujuan. Pebasket berusia 35 tahun itu hanya mengungkapkan bahwa dirinya bermain sejatinya adalah untuk menghibur penonton.
“Bermain tanpa penonton? Tidak, itu tidak mungkin. Saya tidak akan bermain,” kata James. “Untuk merekalah (penggemar) saya bermain. Saya bermain untuk rekan setim saya, untuk penggemar, itu semua tentang hal itu. Jika saya muncul di arena dan tak ada penggemar di sana, saya tak akan bermain. Mereka (NBA) boleh melakukan apa yang ingin mereka lakukan,” ungkapnya. (Raikhul Amar)
(ysw)