Ezpeleta Takut Disalahkan Seumur Hidup jika Maksa Gelar Balapan MotoGP 2020

Rabu, 08 April 2020 - 14:03 WIB
Ezpeleta Takut Disalahkan...
Ezpeleta Takut Disalahkan Seumur Hidup jika Maksa Gelar Balapan MotoGP 2020
A A A
MADRID - Dorna Sports selaku operator kejuaraan dunia balap motor tampaknya mulai menyiapkan bendera putih sebelum menyatakan menyerah untuk menggelar balapan MotoGP 2020. Hal ini didasari oleh wabah virus corona yang semakin menggerogoti kalender balap tahun ini.

Sejauh ini sudah ada sembilan grand prix yang memutuskan untuk menunda balapan, yakni Qarar, Thailand, Austin, Argentina, Australia Jerez, Prancis, Mugello, dan Catalunya. Dengan banyaknya permintaan penundaan balapan membuat Dorna Sports terpaksa membuat skenario terburuk.

Pertama, kebugaran pembalap bakal diperas Dorna Sports jika penangguhan MotoGP dicabut pada akhir Agustus mendatang. Jadi September akan menjadi opsi yang bakal dipilih. Namun, satu hal yang perlu diperhatikan adalah dengan penundaan balapan itu maka akan ada penumpukan jadwal pada bulan tersebut.

"Kami memiliki lebih dari lima bulan hingga September. Jika kita bisa mulai pada bulan September, kita masih bisa mengelola lebih dari empat atau lima balapan. Kami kemudian dapat membalik kalender lagi. Mungkin kita dapat mengatur beberapa balapan di Eropa dan kemudian melakukan perjalanan ke Asia jika larangan bepergian dikurangi di sana. Itu tergantung pada bagaimana situasi berkembang di seluruh dunia," ungkap Carmelo Ezpeleta selaku CEO Dorna Sports dikutip dari Corsedimoto, Rabu (8/4).

Skenario terburuk kedua berkaitan dengan pembatalan MotoGP 2020. Ezpeleta mengatakan itu akan menjadi opsi terakhir yang bakal diambil dengan mempertimbangkan risiko kesehatan dan keselamatan pembalap serta tim ofisial selama bepergian ke sejumlah negara di Eropa, Amerika Serikat, dan Asia.

"Jika seseorang terinfeksi karena acara kami, maka kami akan disalahkan selamanya. Kita juga bisa bertahan jika kita harus membatalkan musim 2020 sepenuhnya. Jika kita harus menerima skenario terburuk ini, kita akan mempersiapkan diri untuk musim 2021 dengan penuh hati-hati," tambah Ezpeleta.

"Jika kita membayangkan hari ini hanya mengelola tiga grand prix, itu akan menjadi kejuaraan yang sangat aneh. Tapi kenapa tidak? Lebih baik bagi saya untuk mengadakan sejumlah kecil balapan daripada tinggal diam di rumah. Tapi kami tidak akan mengambil risiko apa pun. Jangan menipu diri sendiri. Pemerintah dan otoritas kesehatan - dia menyimpulkan - tidak akan mengizinkan kami untuk mengatur dokter umum," pungkas Ezpeleta.
(sha)
Berita Terkait
Motogp Mandalika 2022,...
Motogp Mandalika 2022, Penonton Hari Kedua Membeludak
Ducati Sudah Tepat Merekrutnya...
Ducati Sudah Tepat Merekrutnya di MotoGP 2021
Momen Penonton MotoGP...
Momen Penonton MotoGP Thailand 2024 Dibawa Naik Tuktuk untuk Menuju Tribun
Tak Mau Ketinggalan...
Tak Mau Ketinggalan Aksi Pembalap, Penonton Datangi Sirkuit Mandalika Sejak Pagi
Puncak Arus Balik Penonton...
Puncak Arus Balik Penonton MotoGP Diprediksi Malam Ini, Kemenhub Siapkan Tiket 'Go Show'
Suguhkan 63 Balapan...
Suguhkan 63 Balapan Live, Saksikan Seluruh Rangkaian Seri MotoGP di SPOTV melalui Vision+!
Berita Terkini
10 Klub Sepak Bola Inggris...
10 Klub Sepak Bola Inggris dengan Suporter PalingProblematik
1 jam yang lalu
Hasil Piala AFF 2026:...
Hasil Piala AFF 2026: Thailand Pesta Gol ke Gawang Laos, Rebut Puncak Klasemen dari Malaysia
1 jam yang lalu
Hasil Piala AFF 2026:...
Hasil Piala AFF 2026: Malaysia Comeback, Tundukkan Myanmar 2-1
1 jam yang lalu
345 Karateka Ambil Bagian...
345 Karateka Ambil Bagian di Kejuaraan Porkot Jakarta Pusat 2026, Ajang Seleksi Bibit Atlet Porprov
7 jam yang lalu
Rodri Bungkam Mulut...
Rodri Bungkam Mulut Ronaldo dengan Trofi Piala Dunia 2026 dan Golden Ball
8 jam yang lalu
32 Negara Siap Meriahkan...
32 Negara Siap Meriahkan 8th Asian Taekwondo Indonesia Open Championships 2026
8 jam yang lalu
Infografis
Elon Musk Tak Takut...
Elon Musk Tak Takut Rugi Jika Roket Starship Meledak Lagi
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved