Status Andy Wibowo rusak fokus renang

Senin, 13 Februari 2012 - 20:35 WIB
Status Andy Wibowo rusak...
Status Andy Wibowo rusak fokus renang
A A A
Sindonews.com -Persiapan cabang olahraga renang menjelang Pekan Olahraga Nasional (PON) XVIII di Riau, September, kembali terganggu. Itu setelah salah satu perenangnya, Andy Wibowo, berhasil merebut satu tiket di ajang multieven bergengsi empat tahunan itu.

Bukannya Pengprov Persatuan Renang Seluruh Indonesia (PRSI) Jatim tidak senang dengan keberhasilan Andy Wibowo merebut tiket PON. Namun, masalahnya, perenang spesalis gaya punggung itu sudah santer dikabarkan akan pindah ke cabor selam.

"Sebaiknya Andy tetap di renang karena memang asalnya dari renang. Bukan karena saya ini orang renang terus melarang dia pindah ke selam, tapi ini juga untuk kebaikan Jawa Timur di PON nanti, " ujar Wakil Ketua I PRSI Jatim Herlambang Wijaya.

Wajar jika Herlambang melarang Andy pindah ke selam. Sebab, renang dipastikan akan mengalami kerugian karena tiket Andy Wibowo tidak bisa digantikan perenang lain. Padahal satu tiket PON sangat berarti bagi PRSI untuk meraih prestasi maksimal di PON nanti.

"Tiket PON sudahby name, tidak bisa digantikan dengan perenang lain, " keluh manajer renang yang sukses membawa Jatim juara umum di PON XVII/2008 di Kaltim itu.

Artinya, Jika POSSI Jatim tetap nekat membajak Andy Wibowo maka PRSI Jatim dipastikan kehilangan satu tiket dari total 14 tiket PON yang sudah digengam.

Padahal satu tiket itu sangat berharga. Andi sendiri sudah digembleng dalam Puslatda Jatim 100 sekitar tiga tahun dengan dana dari APBD cukup besar.

"Bukan hanya persoalan itu saja, tapi PON sudah dekat. Seharusnya kita sudah bisa konsetrasi dengan 14 tiket PON yang kita dapatkan banyak medali di sana, " harapnya.

Celakanya, selain terancam kehilangan satu tiket PON, Andy Wibowo juga berpotensi bisa mendulang medali. Di dua nomor yaitu gaya kupu-kupu dan punggung masih berpeluang mendapatkan mendapatkan perak.

"Untuk emas memang berat, tapi bukan berarti tidak mungkin. Tenaganya juga bisa kita gunakan di nomor estafet untuk gaya bebas, " ucap Herlambang.

Seperti diketahui, sebelumnya POSSI Jatim berniat membajak Andy Wibowo karena dianggap lebih berpeluang meraih medali emas di selam daripada tetap bertahan di renang.

"Meski emas berat, tapi bukan berarti peluang medali perak itu kita dihilangkan. Masih ada waktu delapan bulan untuk mempersiapkan atlet sebelum PON digelar, " kritik Herlambang.

Herlambang juga terlihat kecewa dengan sikap KONI Jatim yang cenderung setuju dengan rencana kepindahan Andy Wibowo ke Selam. Menurutnya, meski renang merupakan cabor terukur bukan berarti bisa diprediksi sejak awal.

"Faktor-faktor nonteknis juga bisa memengaruhi prestasi atlet. Seharusnya kita sekarang ini berpikir bagaimana potensi Andy yang masih perak bisa kita tingkat menjadi emas tapi bukan dengan jalan pindah cabor, " harapnya.
()
Berita Terkini
Kejutan! Maroko Singkirkan...
Kejutan! Maroko Singkirkan Belanda Lewat Drama Adu Penalti
11 menit yang lalu
Sundulan Issa Diop Paksa...
Sundulan Issa Diop Paksa Laga Belanda vs Maroko Lanjut ke Extra Time
1 jam yang lalu
Gol Jonathan Tah Dibatalkan,...
Gol Jonathan Tah Dibatalkan, VAR Rampas Mimpi Jerman?
2 jam yang lalu
Menit ke-95! Martinelli...
Menit ke-95! Martinelli Tulis Rekor Baru Piala Dunia
2 jam yang lalu
Rekam Jejak Paraguay,...
Rekam Jejak Paraguay, Spesialis Adu Penalti yang Pulangkan Jerman di Piala Dunia 2026
3 jam yang lalu
Profil Orlando Gill,...
Profil Orlando Gill, Pahlawan Paraguay yang Kubur Ambisi Jerman di Piala Dunia 2026
4 jam yang lalu
Infografis
3 Bandara Ini Kembali...
3 Bandara Ini Kembali Mendapatkan Status Internasional
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved