Komdis pertemukan dua Arema bermasalah

Selasa, 14 Februari 2012 - 04:04 WIB
Komdis pertemukan dua...
Komdis pertemukan dua Arema bermasalah
A A A
Sindonews.com - Komisi Disiplin (Komdis) PSSI belum mengambil langkah sanksi atas batalnya laga Arema FC Malang kontra Bontang FC, Sabtu (11/2). Komdis masih akan mempertemukan beberapa pihak yang berkonflik.

Batalnya laga Bontang kontra Arema di Stadion Gajayana, Malang, lantaran adanya dua Arema yang berebut ingin bertanding saat itu. Namun, pada akhirnya pihak kepolisian setempat memutuskan untuk tidak memberi izin pertandingan tersebut digulirkan. Keputusan itu diambil agar tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan.

Sebelumnya, pertandingan antara Arema kontra Bontang, akhirnya ditiadakan karena dualisme yang terjadi di tubuh tim Singo Edan. Dari kabar yang berkembang, pihak M Nur melalui Peni Suparto memaksakan Noh Alam Shah dkk yang berhak bermain.

Namun, dari kubu Arema yang ada di bawah manajemen Ancora tetap menginginkan pemain yang dilatih Dejan Antonic yang bermain.

Ketua Komdis Benhard Limbong menyatakan, jika dirinya akan mempertemukan pihak-pihak yang berselisih. Peni Suparno, Muhamad Nur, dan Lucky Acub Zaenal akan dimintai keterangan, mengapa masalah ini bisa terjadi di klub berjuluk Singo Edan tersebut.

"Kami belum mau memberikan keputusan apa pun soal batalnya kasus tersebut. Saya meminta pihak Arema dan Bontang sendiri bersabar. Saya masih ingin berusaha mempertemukan para petinggi Arema seperti Peni, M. Nur, dan Acub Zaenal untuk mencari sebenarnya apa pangkal dari permasalahan yang terjadi," ungkap Limbong.

Menurut Limbong, kebijakannya untuk menunda putusan soal batalnya laga antara Arema dan Bontang, bukan karena Komdis tidak tanggap. Tapi, lebih dulu berusaha menelaah mengapa bisa muncul dua klub Arema di kompetisi Indonesia Premier League (IPL).

’’Masalah ini pasti akan kami proses, tapi tentu kami pun harus mengerti dulu di mana pangkal dari masalah yang terjadi. Adanya dua klub mengatasnamakan Arema, menjadi awal kenapa laga tersebut bisa batal digelar. Karena itu, kami ingin berusaha mencari dulu di mana pokok dari masalah yang terjadi," terang Limbong, yang juga menjabat sebagai penanggung jawab tim nasional (timnas) Indonesia.
()
Berita Terkini
FIFA Bikin Kejutan!...
FIFA Bikin Kejutan! Leandro Paredes Tak Jadi Dikartu Merah di Final Piala Dunia 2026
3 jam yang lalu
Timnas Argentina Pulang...
Timnas Argentina Pulang Tanpa Trofi Disambut Bak Juara, Bagaimana Masa Depan Lionel Messi?
3 jam yang lalu
ASEAN Hyundai Cup 2026...
ASEAN Hyundai Cup 2026 Segera Bergulir, Dukung Perjuangan Timnas Indonesia di VISION+
6 jam yang lalu
Jadwal Timnas Indonesia...
Jadwal Timnas Indonesia di Piala AFF 2026: Misi Garuda Akhiri Penantian Gelar Perdana
7 jam yang lalu
Profil Jesslyn Wijaya...
Profil Jesslyn Wijaya Lay, Atlet Golf Putri yang Diduga Diculik di Mangga Besar
9 jam yang lalu
Yamal Usul Duel Fisik...
Yamal Usul Duel Fisik Paredes vs Gavi Berlanjut di Ring Tinju
9 jam yang lalu
Infografis
Prabowo ke Luar Negeri,...
Prabowo ke Luar Negeri, Indonesia Dipimpin Gibran selama Dua Minggu
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved