Orang lama jangan merecoki PSSI

Selasa, 14 Februari 2012 - 20:01 WIB
Orang lama jangan merecoki...
Orang lama jangan merecoki PSSI
A A A
Sindonews.com - PSSI tidak menghiraukan manuver Komite Penyelamat Sepak bola Indonesia (KPSI) yang mulai menyaring nama-nama untuk dijadikan ketua umum (ketum) atau Komite Eksekutif (Exco) PSSI baru. Itu termasuk hadirnya nama-nama pengurus klub yang masih terbilang sebagai anggota PSSI.

Dari sejumlah nama yang sudah menyatakan mendaftarkan diri sebagai bakal calon ketum dan Exco PSSI versi KPSI, ada dua nama Ketum Sriwijaya FC Dodi Reza Alex Noerdin dan Ketua Harian Persipura Jayapura, Lasya. Kedua pengurus klub tersebut, sama-sama berniat maju sebagai pengurus Exco yang baru.

"Terserah mereka saja mau berbuat apa. Selain KPSI tidak diakui FIFA, kedua pengurus tersebut kan sudah dihukum oleh Komdis. Ya jadi mereka tidak lagi sebagai anggota PSSI," ungkap Ketua Komisi Disiplin (Komdis) PSSI, Bernhard Limbong, Selasa (14/2).

Pria yang juga ditunjuk sebagai penanggung jawab tim nasional (timnas) Indonesia itu sadar, jika pemberhentian anggota harus melewati sebuah kongres. Tapi Limbong tetap berkeyakinan, jika seseorang atau suatu badan sudah dijatuhi sanksi, secara organisasi sudah terikat dan sudah tidak lagi memiliki kewenangan sebagai anggota yang sah.

"Keanggotaan memang akan dihukum lewat kongres. Tapi secara hukum organisasi, sanksi yang diberikan sudah jadi ketetapan. Sekarang, perkara mereka mau masuk KPSI terserah saja, karena mereka sudah bukan anggota dan sedang terhukum," terangnya.

Limbong juga menyampaikan hadirnya orang-orang lama di KPSI, merupakan budaya yang tidak baik. Menurutnya, jika memang ingin kembali berkuasa, sebaiknya menunggu sampai kepengurusan PSSI di bawah komando Djohar Arifin Husin selesai.

"Kalau memang mereka mau kembali lagi ya tunggu kepengurusan ini selesai dong. Karena kalau sampai ada budaya jegal menjegal seperti ini, pastinya akan berbahaya ke depan," ujar Limbong.

Sementara itu, adanya orang-orang lama di kepengurusan KPSI, juga mendapat tentangan dari mantan Presiden Direktur PT Liga Indonesia (PT LIga), Andi Darussalam Tabusalla.

Menurutnya, sudah selayaknya induk organisasi sepak bola tanah air itu tidak direcoki oleh orang-orang lama. Misalnya, orang-orang yang sempat menjabat sebaik Exco PSSI saat rezim Nurdin Halid berkuasa.

"KPSI juga harus dikontrol. Sudahlah, jangan lagi ada pengurus lama yang mencalonkan diri pada KLB nanti. Apalagi mereka yang sudah pernah duduk di komite eksekutif (Exco). Sebaiknya berikan kesempatan kepada yang baru-baru saja. Yang lama-lama tidak perlu ikut-ikutan," kata Andi.
()
Berita Terkini
FIFA Bikin Kejutan!...
FIFA Bikin Kejutan! Leandro Paredes Tak Jadi Dikartu Merah di Final Piala Dunia 2026
11 jam yang lalu
Timnas Argentina Pulang...
Timnas Argentina Pulang Tanpa Trofi Disambut Bak Juara, Bagaimana Masa Depan Lionel Messi?
11 jam yang lalu
ASEAN Hyundai Cup 2026...
ASEAN Hyundai Cup 2026 Segera Bergulir, Dukung Perjuangan Timnas Indonesia di VISION+
13 jam yang lalu
Jadwal Timnas Indonesia...
Jadwal Timnas Indonesia di Piala AFF 2026: Misi Garuda Akhiri Penantian Gelar Perdana
15 jam yang lalu
Profil Jesslyn Wijaya...
Profil Jesslyn Wijaya Lay, Atlet Golf Putri yang Diduga Diculik di Mangga Besar
16 jam yang lalu
Yamal Usul Duel Fisik...
Yamal Usul Duel Fisik Paredes vs Gavi Berlanjut di Ring Tinju
16 jam yang lalu
Infografis
13 Orang Meninggal Akibat...
13 Orang Meninggal Akibat Insiden Pemusnahan Amunisi di Garut
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved