Persebaya masih suka anggap enteng musuh

Selasa, 06 Maret 2012 - 03:40 WIB
Persebaya masih suka...
Persebaya masih suka anggap enteng musuh
A A A
Sindonews.com - Kemenangan Persebaya atas Arema Malang 2-1 memuaskan para pendukungnya. Namun, sejatinya permainan Persebaya masih belum maksimal. Sebab, penyakit lama belum sirna. Yaitu, kesan anggap enteng lawan.

Dalam laga yang disaksikan sekitar 50 ribu penonton itu, Persebaya memang sudah unggul cepat ketika pertandingan baru berjalan 11 menit melalui tendangan Feri Ariawan. Pada menit ke-65, Persebaya kembali diuntungkan setelah striker Arema, Purwanto Suwondo diusir keluarlapangan setelah mendapat kartu kuning kedua akibatmenekel Taufiq dari belakang.

Saat unggul jumlah pemain, Persebaya memang sempat mencetak gol kedua lewat penalti Otavio Dutra menit ke-71. Namun, penampilan Persebaya sebenarnya menurun jika dibandingkan babak pertama ketika Arema masih bermain dengan 11 pemain.

Kesan anggap enteng terlihat karena alur bola cepat tidak tampak lagi. Erol Iba ddk. cenderung lebih banyak menahan bola berlama-lama.

Padahal di babak pertama, pemain belakang Arema dibuat jatuh bangun terkena bombardir serangan Persebaya. Akibat menganggap enteng lawan, gawang Persebaya akhirnya bobol. Beruntung gol itu terjadi di masa injury time, sehingga membuat Arema tidak menyamakan kedudukan.

"Ini bukan masalah baru. Kalau tim kita lawan hanya 10 pemain, anak-anak terlalu overconfidence," kritik Pelatih Persebaya, Divaldo Alves.

Memang, kesan anggap enteng lawan ketika unggul jumlah pemain tidak hanya terjadi saat laga melawan Arema. Sebelumnya, saat melawat ke markas Persiraja, kondisi serupa juga terjadi.

Saatitu tuan rumah harus bermain dengan 10 orang. Tapi Persebaya tak mampu memanfaatkan keuntungan malah tumbang dengan skor tipis 1-2. Sedangkan saat melawan Persiba Bantul, Persebaya juga dibuat malu di kandang sendiri setalah kalah 0-1. Saat itu Persiba tampil dengan 10 pemain

Penyakit lama dengan menganggap enteng musuh diharapkan Divaldo tidak akan terulang di pertandingan berikutnya.

"Harus fokus selama pertandingan belum berakhir. Itu penting karena lawan yang kalah jumlah pemain biasanya lebih bersemangat. Beruntung, Arema mencetak gol di menit akhir. Kalau di pertengahan babak kedua, motivasi mereka bakal lebih berlipat, "ucapnya.
()
Berita Terkini
Marc Marquez Juara MotoGP...
Marc Marquez Juara MotoGP Hungaria 2026, Hapus Dahaga Gelar 266 Hari
6 jam yang lalu
Raymond/Joaquin Kalah,...
Raymond/Joaquin Kalah, Merah Putih Tanpa Gelar di Indonesia Open 2026
7 jam yang lalu
Campus League The Nationals...
Campus League The Nationals 2026 Resmi Dimulai, UPH dan BINUS Langsung Menang di Laga Pembuka
7 jam yang lalu
Campus League dan Universitas...
Campus League dan Universitas Pelita Harapan Jalin Kerja Sama Majukan Ekosistem Olahraga
7 jam yang lalu
An Se-young Juara Indonesia...
An Se-young Juara Indonesia Open 2026, Rekor Susy Susanti Terancam
9 jam yang lalu
Jonatan Christie Gagal...
Jonatan Christie Gagal Juara, Viktor Lai Taklukkan Istora di Final Indonesia Open 2026
9 jam yang lalu
Infografis
Mantan Panglima Militer...
Mantan Panglima Militer Israel Sebut Netanyahu Musuh Zionis
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved