United-City tentukan juara di laga terakhir
Senin, 07 Mei 2012 - 08:19 WIB
United-City tentukan juara di laga terakhir
A
A
A
Sindonews.com - Persaingan sengit Manchester City dan Manchester United memperebutkan mahkota Liga Primer belum berakhir. Ambisi kedua tim menggenggam titel juara itu baru akan diketahui pemenangnya pada pekan terakhir kompetisi, Minggu (13/5), saat Manchester City (Man City) menjamu Queens Park Rangers (QPR) dan Manchester United (MU) bersua Sunderland di Stadium of Light.
Situasi seperti itu terjadi karena tadi malam The Citizens dan Setan Merah sama-sama memetik poin penuh. Di Sport Direct Arena,Man City mengalahkan Newcastle United 2-0, sedangkan di Old Trafford, MU menumbangkan Swansea City 2-0. Artinya, kedua tim tetap memiliki poin sama (86). Hanya, Man City memiliki keunggulan selisih gol. Dengan kata lain, Man City butuh kemenangan atas QPR untuk menghapus dominasi MU.
''Kami layak mengalahkan Newcastle. Kami pantas menang karena telah bekerja keras sejak kick-off. Kemenangan ini tidak bermakna apa-apa. Gelar masih terbuka untuk kami dan MU. Jadi, kami harus segera bersiap menjalani pertandingan terakhir,” ujar Roberto Mancini kepada BBC Sport.
Tak aneh,menghadapi Newcastle, kemenangan memang jadi incaran utama Carlos Tevez dkk saat bermain di stadion yang dulu bernama St James’ Park itu. Menurunkan skuad yang sama saat menggebuk MU 1-0 di Etihad Stadium, pekan lalu, inisiatif serangan langsung difokuskan pada barisan penyerang yang diisi duo Argentina Carlos Tevez dan Sergio ''Kun”Aguero.
Ditempel ketat sang rival sekota, MU,di klasemen sementara, tidak ada alasan bagi Man City mengendurkan serangan. Peluang demi peluang pun tercipta di paro pertama laga.
Disokong barisan tengah seperti David Silva,Yaya Toure,dan Samir Nasri,gempuran demi gempuran selalu ditujukan ke mulut gawang The Magpies.
Sayang, kukuhnya barisan pertahanan Newcastle dan kesigapan kiper Tim Krul dalam menghalau bola membuat babak pertama berakhir imbang. Untuk mencoba menciptakan gol, sejumlah pergantian pemain dilakukan pelatih Roberto Mancini di babak kedua.
Tidak tanggung-tanggung,dalam waktu yang berdekatan, juru taktik asal Italia tersebut mengganti dua pemain sekaligus. Nasri dan Tevez yang dilihat tidak berkembang ditarik keluar untuk digantikan Nigel de Jong dan Edin Dzeko.
Benar saja, tidak lama setelah pergantian tersebut, gol yang ditunggu-tunggu pendukung The Citizens tercipta. Pada menit ke-70, gelandang pekerja keras Man City asal Pantai Gading, Yaya Toure, membuat seisi Sport Direct Arena bergemuruh.
Memanfaatkan umpan Aguero, sepakan terukur pemaintengahberusia28tahunini tidak sanggup lagi ditahan Krul. Setelah berhasil memecah kebuntuan, para punggawa Man City semakin bernafsu menambah pundi-pundi gol.
Beberapa kali peluang emas didapatkan barisan depan The Citizens melalui kaki Aguero dan Dzeko. Ternyata, bukan dua nama tersebut yang membuat gawang The Magpies kembali bergetar. Justru Toure yang sanggup menjelma menjadi bintang lapangan.
Sepakan keras mantan pemain Barcelona itu kembali menghunjami jala Krul pada menit ke-89. Man City pun unggul 2-0. Fakta objektif musim ini menunjukkan, persaingan Man City dengan MU semakin panas.
Rivalitas itu ternyata tidak hanya terjadi di lapangan. Kedua tim ternyata juga diyakini akan bertarung sengit di transfer window musim panas. Setelah MU menyatakan ketertarikan memboyong bintang muda Lille OSC, Eden Hazard, Man City tidak mau ketinggalan.
Demi playmaker berusia 21 tahun itu,manajemen Man City siap mengucurkan dana yang lebih besar dari tawaran MU. Di pasar, harga Hazard 15 juta–25 juta poundsterling.Kabar menyebutkan MU berani memberi Lille dana segar 20-an juta poundsterling.
Sementara Man City disebut-sebut bersedia mengeluarkan 30 juta poundsterling untuk tenaga pesepak bola berpaspor Belgia yang diramalkan akan menjadi bintang di masa depan itu.
Meski mengajukan tawaran lebih besar, tetap bukan jaminan bagi Man City untuk mendapatkan tanda tangan Hazard. Pasalnya,Tottenham Hotspur dan Arsenal juga dikabarkan berniat mendatangkan pemain yang membawa Lille juara Ligue 1 musim lalu itu. Bahkan, Tottenham siap memberikan Giovani dos Santos ke Lille jika harga penawaran Hazard sebesar 20 juta–25 juta poundsterling dianggap belum cukup.
Situasi seperti itu terjadi karena tadi malam The Citizens dan Setan Merah sama-sama memetik poin penuh. Di Sport Direct Arena,Man City mengalahkan Newcastle United 2-0, sedangkan di Old Trafford, MU menumbangkan Swansea City 2-0. Artinya, kedua tim tetap memiliki poin sama (86). Hanya, Man City memiliki keunggulan selisih gol. Dengan kata lain, Man City butuh kemenangan atas QPR untuk menghapus dominasi MU.
''Kami layak mengalahkan Newcastle. Kami pantas menang karena telah bekerja keras sejak kick-off. Kemenangan ini tidak bermakna apa-apa. Gelar masih terbuka untuk kami dan MU. Jadi, kami harus segera bersiap menjalani pertandingan terakhir,” ujar Roberto Mancini kepada BBC Sport.
Tak aneh,menghadapi Newcastle, kemenangan memang jadi incaran utama Carlos Tevez dkk saat bermain di stadion yang dulu bernama St James’ Park itu. Menurunkan skuad yang sama saat menggebuk MU 1-0 di Etihad Stadium, pekan lalu, inisiatif serangan langsung difokuskan pada barisan penyerang yang diisi duo Argentina Carlos Tevez dan Sergio ''Kun”Aguero.
Ditempel ketat sang rival sekota, MU,di klasemen sementara, tidak ada alasan bagi Man City mengendurkan serangan. Peluang demi peluang pun tercipta di paro pertama laga.
Disokong barisan tengah seperti David Silva,Yaya Toure,dan Samir Nasri,gempuran demi gempuran selalu ditujukan ke mulut gawang The Magpies.
Sayang, kukuhnya barisan pertahanan Newcastle dan kesigapan kiper Tim Krul dalam menghalau bola membuat babak pertama berakhir imbang. Untuk mencoba menciptakan gol, sejumlah pergantian pemain dilakukan pelatih Roberto Mancini di babak kedua.
Tidak tanggung-tanggung,dalam waktu yang berdekatan, juru taktik asal Italia tersebut mengganti dua pemain sekaligus. Nasri dan Tevez yang dilihat tidak berkembang ditarik keluar untuk digantikan Nigel de Jong dan Edin Dzeko.
Benar saja, tidak lama setelah pergantian tersebut, gol yang ditunggu-tunggu pendukung The Citizens tercipta. Pada menit ke-70, gelandang pekerja keras Man City asal Pantai Gading, Yaya Toure, membuat seisi Sport Direct Arena bergemuruh.
Memanfaatkan umpan Aguero, sepakan terukur pemaintengahberusia28tahunini tidak sanggup lagi ditahan Krul. Setelah berhasil memecah kebuntuan, para punggawa Man City semakin bernafsu menambah pundi-pundi gol.
Beberapa kali peluang emas didapatkan barisan depan The Citizens melalui kaki Aguero dan Dzeko. Ternyata, bukan dua nama tersebut yang membuat gawang The Magpies kembali bergetar. Justru Toure yang sanggup menjelma menjadi bintang lapangan.
Sepakan keras mantan pemain Barcelona itu kembali menghunjami jala Krul pada menit ke-89. Man City pun unggul 2-0. Fakta objektif musim ini menunjukkan, persaingan Man City dengan MU semakin panas.
Rivalitas itu ternyata tidak hanya terjadi di lapangan. Kedua tim ternyata juga diyakini akan bertarung sengit di transfer window musim panas. Setelah MU menyatakan ketertarikan memboyong bintang muda Lille OSC, Eden Hazard, Man City tidak mau ketinggalan.
Demi playmaker berusia 21 tahun itu,manajemen Man City siap mengucurkan dana yang lebih besar dari tawaran MU. Di pasar, harga Hazard 15 juta–25 juta poundsterling.Kabar menyebutkan MU berani memberi Lille dana segar 20-an juta poundsterling.
Sementara Man City disebut-sebut bersedia mengeluarkan 30 juta poundsterling untuk tenaga pesepak bola berpaspor Belgia yang diramalkan akan menjadi bintang di masa depan itu.
Meski mengajukan tawaran lebih besar, tetap bukan jaminan bagi Man City untuk mendapatkan tanda tangan Hazard. Pasalnya,Tottenham Hotspur dan Arsenal juga dikabarkan berniat mendatangkan pemain yang membawa Lille juara Ligue 1 musim lalu itu. Bahkan, Tottenham siap memberikan Giovani dos Santos ke Lille jika harga penawaran Hazard sebesar 20 juta–25 juta poundsterling dianggap belum cukup.
()