Robben kritik permainan Chelsea

Jum'at, 18 Mei 2012 - 19:47 WIB
Robben kritik permainan...
Robben kritik permainan Chelsea
A A A
Sindonews.com – Pemain sayap Bayern Muenchen, Arjen Robben mengkritik gaya permainan Chelsea, ia menilai The Blues kini bermain lebih bertahan dan tak menarik untuk disaksikan.

Robben mengungkapkan Chelsea jauh lebih menarik saat pemain asal Belanda itu masih memperkuat The Blues selama 2004-2007 lalu. Pada eranya Chelsea mampu bermain menyerang melalui kedua sayapnya dan menghadirkan permainan yang menarik untuk disaksikan.

“Mereka telah mengubah sistem permainan dan bermain tanpa pemain-pemain sayap. Tetapi saat saya masih berada di sana, permainan kami sangat menarik untuk disaksikan. Kami bermain dengan dua pemain sayap dan menampilkan permainan menyerang,” ungkap Robben seperti dikutip Sport Mole, Jumat (18/5/2012).

“Mungkin taktik mereka saat ini lebih bertahan. Mereka masih bisa bermain sepakbola, tetapi mereka tidak selalu banyak menggunakan teknik sepakbola seperti yang anda lihat di Manchester United dan Arsenal,” pungkasnya.

Bagi Robben sendiri, menghadapi Chelsea di partai final Liga Champions akhir pekan nanti menjadi pertemuan pertamanya dengan mantan klubnya tersebut semenjak ia hengkang dari Stamford Bridge pada 2007 lalu.
()
Berita Terkini
VAR Untungkan Argentina?...
VAR Untungkan Argentina? Pakar Soroti Inkonsistensi Wasit
1 jam yang lalu
Swiss vs Argentina:...
Swiss vs Argentina: Bayangan Hantu Trauma 2014
2 jam yang lalu
Profil Francois Letexier,...
Profil Francois Letexier, Wasit Terbaik Diterpa Skandal VAR Piala Dunia 2026
2 jam yang lalu
Mesir Laporkan Wasit...
Mesir Laporkan Wasit ke FIFA dan Minta Investigasi Keputusan Francois Letexier
3 jam yang lalu
Tangis Messi di Malam...
Tangis Messi di Malam Penuh Keajaiban
4 jam yang lalu
Drama 6 Gol Injury Time...
Drama 6 Gol Injury Time Bikin Babak 16 Besar Piala Dunia 2026 Sulit Dilupakan
5 jam yang lalu
Infografis
Puluhan Akademisi Kampus...
Puluhan Akademisi Kampus Kritik Penyimpangan Demokrasi Jokowi
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved