Garuda langsung serang Makau
Senin, 09 Juli 2012 - 21:57 WIB

Garuda langsung serang Makau
A
A
A
Sindonews.com -Tim nasional (timnas) U-22 tidak boleh lengah saat berjumpa Makau di Riau Main Stadium, Pekanbaru, Riau, besok malam. Tiga poin pun kembali wajib diraih Andik Vermansyah dkk dalam laga tersebut.
Saat ini, timnas muda Merah Putih berada diposisi ketiga Grup E Kualifikasi Piala AFC 2012, setelah hanya mampu mengumpulkan tiga angka dari dua pertandingan yang telah dijalani. Posisi tersebut tentu belum aman, mengingat persaingan Grup E ditempati tim-tim kuat macam Jepang, Australia, Singapura, Makau, dan Timor Leste.
Persiapan matang pun terus ditempat tim kepelatihan timnas U-22 yang dikomandoi Aji Santoso. Selain melakukan persiapan yang matang, timnas muda Merah Putih juga diharap mampu melanjutkan tren positif setelah sebelumnya mampu menggasak Timor Leste dua gol tanpa balas, Sabtu (7/7).
"Tim kepelatihan sudah mengondisikan semua pemain siap tampil maksimal saat bertemu Makau. Kami bersyukur semua pemain sudah dalam kondisi yang bugas, walau telah bermain habis-habisan di dua pertandingan sebelumnya," ungkap asisten pelatih timnas U-22, Widodo C Putro, saat dihubungi Senin (9/7/2012).
Untuk membuka peluang lolos dan terus bersaing dengan Jepang dan Australia yang menempati dua posisi teratas, kemenangan kembali wajib dikantongi timnas U-22. Karena itu, Widodo sangat berharap para pemainnya bisa bermain dengan determinasi tinggi. Permainan menyerang pun akan diterapkan sejak menit pertama jalannya pertandingan.
"Pasti kami harus bermain menyerang. Permainan penuh determinasi tinggi seperti yang kami terapkan pada laga sebelumnya akan coba kembali kami lakukan dipartai ini," tutur mantan pelatih Persela Lamongan tersebut.
Permainan habis-habisan di partai ketiga ini sepertinya akan dilakukan timnas muda Merah Putih. Timnas U-22 seakan tidak perduli, jika dipertandingan selanjutnya harus berhadapan dengan Jepang. Salah satu tim favorit di Grup E. "Kami tidak mau mengurang kekuatan tim saat bertemu dengan tim manapun. Efektivitas dalam menjalani sebuah pertandingan tetap kami utamakan," beber Widodo.
"Dengan mepetnya waktu, kami akan melakukan pendekatan secara unit kepada para pemain depan untuk memperbaiki performa. Walau ada instruksi dari pelatih, kami juga tidak menutup kemungkinan untuk pemain melakukan improvisasi sendiri," sambung pelatih yang juga mantan punggawa timnas Indonesia era 1990 tersebut.
Sementara itu, keyakinan bisa mengamankan laga ketika kontra Makau juga disampaikan Agung Supriyanto. Dirinya menilai, walau sebagian besar para pemain timnas U-22 minim pengalaman di laga internasional, dengan bermain kompak akan menutup kekurangan tersebut.
"Dari pemain-pemain yang ada memang hanya sedikit yang memiliki pengalaman bagus. Tapi, itu tidak membuat kami menyerah. Kami akan berusaha sekeras mungkin untuk bisa melewati pertandingan demi pertandingan dengan hasil yang maksimal. Kami berharap dukungan kepada kami tidak berhenti," papar Agung.
Saat ini, timnas muda Merah Putih berada diposisi ketiga Grup E Kualifikasi Piala AFC 2012, setelah hanya mampu mengumpulkan tiga angka dari dua pertandingan yang telah dijalani. Posisi tersebut tentu belum aman, mengingat persaingan Grup E ditempati tim-tim kuat macam Jepang, Australia, Singapura, Makau, dan Timor Leste.
Persiapan matang pun terus ditempat tim kepelatihan timnas U-22 yang dikomandoi Aji Santoso. Selain melakukan persiapan yang matang, timnas muda Merah Putih juga diharap mampu melanjutkan tren positif setelah sebelumnya mampu menggasak Timor Leste dua gol tanpa balas, Sabtu (7/7).
"Tim kepelatihan sudah mengondisikan semua pemain siap tampil maksimal saat bertemu Makau. Kami bersyukur semua pemain sudah dalam kondisi yang bugas, walau telah bermain habis-habisan di dua pertandingan sebelumnya," ungkap asisten pelatih timnas U-22, Widodo C Putro, saat dihubungi Senin (9/7/2012).
Untuk membuka peluang lolos dan terus bersaing dengan Jepang dan Australia yang menempati dua posisi teratas, kemenangan kembali wajib dikantongi timnas U-22. Karena itu, Widodo sangat berharap para pemainnya bisa bermain dengan determinasi tinggi. Permainan menyerang pun akan diterapkan sejak menit pertama jalannya pertandingan.
"Pasti kami harus bermain menyerang. Permainan penuh determinasi tinggi seperti yang kami terapkan pada laga sebelumnya akan coba kembali kami lakukan dipartai ini," tutur mantan pelatih Persela Lamongan tersebut.
Permainan habis-habisan di partai ketiga ini sepertinya akan dilakukan timnas muda Merah Putih. Timnas U-22 seakan tidak perduli, jika dipertandingan selanjutnya harus berhadapan dengan Jepang. Salah satu tim favorit di Grup E. "Kami tidak mau mengurang kekuatan tim saat bertemu dengan tim manapun. Efektivitas dalam menjalani sebuah pertandingan tetap kami utamakan," beber Widodo.
"Dengan mepetnya waktu, kami akan melakukan pendekatan secara unit kepada para pemain depan untuk memperbaiki performa. Walau ada instruksi dari pelatih, kami juga tidak menutup kemungkinan untuk pemain melakukan improvisasi sendiri," sambung pelatih yang juga mantan punggawa timnas Indonesia era 1990 tersebut.
Sementara itu, keyakinan bisa mengamankan laga ketika kontra Makau juga disampaikan Agung Supriyanto. Dirinya menilai, walau sebagian besar para pemain timnas U-22 minim pengalaman di laga internasional, dengan bermain kompak akan menutup kekurangan tersebut.
"Dari pemain-pemain yang ada memang hanya sedikit yang memiliki pengalaman bagus. Tapi, itu tidak membuat kami menyerah. Kami akan berusaha sekeras mungkin untuk bisa melewati pertandingan demi pertandingan dengan hasil yang maksimal. Kami berharap dukungan kepada kami tidak berhenti," papar Agung.
(aww)