Robby diminta tinggalkan Persib?
Sabtu, 21 Juli 2012 - 12:43 WIB
Robby diminta tinggalkan Persib?
A
A
A
Sindonews.com – Usaha tim Maung Bandung – julukan Persib – yang saat ini masih fokus untuk merekrut pelatih terlebih dulu, lalu membenahi komposisi pemain membuat kursi pelatih yang ditempati Robby Darwis sebelumnya tidak aman.
Persib sendiri tidak akan melakukan perburuan pemain terlebih dulu untuk memperkuat skuadnya yang akan berlaga di kompetisi musim depan karena ingin mendapat pelatih yang mampu membentuk tim yang solid. Setelah terpilih pelatih baru, maka aktivitas berburu pemain baru bisa dilakukan.
Manajer Persib musim lalu yang tengah menunggu keputusan dari pengurus klub, Umuh Muchtar, menyampaikan rencana bahwa mendatangkan pelatih akan menjadi agenda pertama Persib dalam menghadapi kompetisi musim depan. Hal itu jelas membuat posisi Robby Darwis menjadi rawan.
Sebagian pihak menilai, Robby bakal didepak oleh manajamen karena legenda hidup Maung Bandung itu tidak dapat memenuhi target yang dibebankan manajamen musim lalu yakni finis lima besar.
Karir Robby dalam empat musim terakhir sebagai staf kepelatihan Persib juga mengalami pasang surut. Musim lalu, sosok yang dikenal dengan julukan Bima itu ditunjuk sebagai pelatih kepala menggantikan juru taktik Drago Mamic yang memutuskan berhenti di putaran kedua. Sayangnya di akhir musim saat ditangani Robby , Persib hanya finis di urutan 8.
“Kami putuskan apakah akan kembali menjabat sebagai asisten pelatih musim depan atau tidak setelah dibicarakan dalam rapat dengan pengurus dan direksi PT Persib Bandung Bermartabat (PT PBB). Kita akan putuskan seperti apa pelatih Persib musim depan secepatnya,” ungkap Manajer Persib Umuh Muchtar saat dihubungi wartawan, (20/7).
Selain itu, pihak PT PBB mengaku sudah mengantong dua nama. Sejumlah nama pelatih top pun sudah masuk radar kandidat pembesut Atep dan kawan-kawan untuk musim depan. Jenius local terdapat nama Rahmad Darmawan dan Jaya Hartono. Sedangkan pelatih impor Rene Albert dan Ivan Kolev pun ikut mencuat.
Dengan demikian, posisi Robby jelas terancam karena manajemen tim yang tampaknya menginginkan pelatih kepala yang lebih berpengalaman. “Saat ini ada dua nama yang jadi calon kuat pelatih musim depan,” tambah Umuh.
Keputusan siapa saja pemain yang akan direkrut sepenuhnya, tambah Umuh, akan menjadi wewenang pelatih terpilih. Hal itu ditegaskan Umuh karena Persib lebih mengutamakan untuk mendatangkan pelatih ketimbang para pemain terlebih dulu.
Sementara itu, menanggapi nasib dirinya di Persib, Robby mencoba untuk memberikan jawaban dengan tenang. “Saya lebih fokus pada pembuatan laporan evaluasi tim sekarang ini,” kata Robby santai. Sedangkan soal kontraknya sebagai staf pelatih Persib, Robby pun tak mau banyak bicara. “Saya belum tahu dan menyerahkannya kepada manajemen,” tutupnya
Persib sendiri tidak akan melakukan perburuan pemain terlebih dulu untuk memperkuat skuadnya yang akan berlaga di kompetisi musim depan karena ingin mendapat pelatih yang mampu membentuk tim yang solid. Setelah terpilih pelatih baru, maka aktivitas berburu pemain baru bisa dilakukan.
Manajer Persib musim lalu yang tengah menunggu keputusan dari pengurus klub, Umuh Muchtar, menyampaikan rencana bahwa mendatangkan pelatih akan menjadi agenda pertama Persib dalam menghadapi kompetisi musim depan. Hal itu jelas membuat posisi Robby Darwis menjadi rawan.
Sebagian pihak menilai, Robby bakal didepak oleh manajamen karena legenda hidup Maung Bandung itu tidak dapat memenuhi target yang dibebankan manajamen musim lalu yakni finis lima besar.
Karir Robby dalam empat musim terakhir sebagai staf kepelatihan Persib juga mengalami pasang surut. Musim lalu, sosok yang dikenal dengan julukan Bima itu ditunjuk sebagai pelatih kepala menggantikan juru taktik Drago Mamic yang memutuskan berhenti di putaran kedua. Sayangnya di akhir musim saat ditangani Robby , Persib hanya finis di urutan 8.
“Kami putuskan apakah akan kembali menjabat sebagai asisten pelatih musim depan atau tidak setelah dibicarakan dalam rapat dengan pengurus dan direksi PT Persib Bandung Bermartabat (PT PBB). Kita akan putuskan seperti apa pelatih Persib musim depan secepatnya,” ungkap Manajer Persib Umuh Muchtar saat dihubungi wartawan, (20/7).
Selain itu, pihak PT PBB mengaku sudah mengantong dua nama. Sejumlah nama pelatih top pun sudah masuk radar kandidat pembesut Atep dan kawan-kawan untuk musim depan. Jenius local terdapat nama Rahmad Darmawan dan Jaya Hartono. Sedangkan pelatih impor Rene Albert dan Ivan Kolev pun ikut mencuat.
Dengan demikian, posisi Robby jelas terancam karena manajemen tim yang tampaknya menginginkan pelatih kepala yang lebih berpengalaman. “Saat ini ada dua nama yang jadi calon kuat pelatih musim depan,” tambah Umuh.
Keputusan siapa saja pemain yang akan direkrut sepenuhnya, tambah Umuh, akan menjadi wewenang pelatih terpilih. Hal itu ditegaskan Umuh karena Persib lebih mengutamakan untuk mendatangkan pelatih ketimbang para pemain terlebih dulu.
Sementara itu, menanggapi nasib dirinya di Persib, Robby mencoba untuk memberikan jawaban dengan tenang. “Saya lebih fokus pada pembuatan laporan evaluasi tim sekarang ini,” kata Robby santai. Sedangkan soal kontraknya sebagai staf pelatih Persib, Robby pun tak mau banyak bicara. “Saya belum tahu dan menyerahkannya kepada manajemen,” tutupnya
(wbs)