Indonesia kirim dua Timnas di Java Cup 2012
Selasa, 24 Juli 2012 - 09:39 WIB
Indonesia kirim dua Timnas di Java Cup 2012
A
A
A
Sindonews.com - Tim Indonesia Senior Selection disiapkan untuk menjadi pengganti Galatasaray pada Turnamen Java Cup 2012 di Stadion Gelora Bung Karno, 26–29 Juli 2012 mendatang. Pendeknya waktu yang dimiliki penyelenggara dijadikan alasan menurunkan dua wakil timnas di ajang tersebut.
Java Cup 2012 awalnya akan diikuti Everton, Galatasaray, tim Indonesia U-23 Selection, dan timnas Malaysia U-23. Namun, kabar mengejutkan datang dari Galatasaray. Secara sepihak klub elite Turki tersebut menyatakan mundur pada akhir pekan lalu.
Juara Super Liga Turki 2011/2012 itu tidak menyebutkan alasan jelas penarikan diri. Namun, menurut media setempat, Galatasaray tidak mendapat tiket pesawat penerbangan reguler. Untuk menyewa pesawat dibutuhkan dana 600.000 euro atau sekira Rp6,9 miliar. Padahal, klub berjuluk Sarı-Kırmızılılar alias Si Kuning-Merah itu hanya menerima 1 juta euro.
Pihak penyelenggara pun segera mencari klub pengganti. Awalnya berkembang rumor, Galatasaray akan digantikan timnas negara lain atau klub asal Amerika Latin seperti Uruguay Selection, Penarol, dan National Montevideo. Namun, penyelenggara membantah lantaran sempitnya waktu untuk memboyong mereka tampil di Tanah Air.
“Isu mengenai adanya klub pengganti Galatasaray, yaitu Penarol dan Uruguay Selection, itu tidak ada karena waktu yang mepet. Kami kemungkinan besar tetap pada rencana awal dan ditambah satu timnas lagi,” ungkap ketua tim penggagas Java Cup 2012 Sihar Sitorus.
Indonesia Senior Selection pun disiapkan pihak penyelenggara demi melengkapi empat tim yang akan bertanding. Tim Indonesia Senior Selection berisi gabungan pemain-pemain dari Kompetisi Indonesian Premier League (IPL) dan Indonesian Super League (ISL).
“Semuanya sedang menyiapkan dua timnas Indonesia untuk ikut serta. Panitia terus berusaha semaksimal mungkin menyiapkan semuanya di saat waktu yang semakin dekat. Kami juga terus berkomunikasi dengan pihak sponsor agar memahami situasi ini,” papar pria yang juga menjabat anggota Komite Eksekutif (Exco) PSSI tersebut.
Kepastian tim Indonesia Senior Selection menggantikan posisi Galatasaray diakui Koordinator Timnas Indonesia Bob Hippy. Pria yang juga menjabat anggota Exco PSSI ini menyatakan telah bicara dengan Pelatih Timnas Indonesia Nil Maizar.
Java Cup 2012 awalnya akan diikuti Everton, Galatasaray, tim Indonesia U-23 Selection, dan timnas Malaysia U-23. Namun, kabar mengejutkan datang dari Galatasaray. Secara sepihak klub elite Turki tersebut menyatakan mundur pada akhir pekan lalu.
Juara Super Liga Turki 2011/2012 itu tidak menyebutkan alasan jelas penarikan diri. Namun, menurut media setempat, Galatasaray tidak mendapat tiket pesawat penerbangan reguler. Untuk menyewa pesawat dibutuhkan dana 600.000 euro atau sekira Rp6,9 miliar. Padahal, klub berjuluk Sarı-Kırmızılılar alias Si Kuning-Merah itu hanya menerima 1 juta euro.
Pihak penyelenggara pun segera mencari klub pengganti. Awalnya berkembang rumor, Galatasaray akan digantikan timnas negara lain atau klub asal Amerika Latin seperti Uruguay Selection, Penarol, dan National Montevideo. Namun, penyelenggara membantah lantaran sempitnya waktu untuk memboyong mereka tampil di Tanah Air.
“Isu mengenai adanya klub pengganti Galatasaray, yaitu Penarol dan Uruguay Selection, itu tidak ada karena waktu yang mepet. Kami kemungkinan besar tetap pada rencana awal dan ditambah satu timnas lagi,” ungkap ketua tim penggagas Java Cup 2012 Sihar Sitorus.
Indonesia Senior Selection pun disiapkan pihak penyelenggara demi melengkapi empat tim yang akan bertanding. Tim Indonesia Senior Selection berisi gabungan pemain-pemain dari Kompetisi Indonesian Premier League (IPL) dan Indonesian Super League (ISL).
“Semuanya sedang menyiapkan dua timnas Indonesia untuk ikut serta. Panitia terus berusaha semaksimal mungkin menyiapkan semuanya di saat waktu yang semakin dekat. Kami juga terus berkomunikasi dengan pihak sponsor agar memahami situasi ini,” papar pria yang juga menjabat anggota Komite Eksekutif (Exco) PSSI tersebut.
Kepastian tim Indonesia Senior Selection menggantikan posisi Galatasaray diakui Koordinator Timnas Indonesia Bob Hippy. Pria yang juga menjabat anggota Exco PSSI ini menyatakan telah bicara dengan Pelatih Timnas Indonesia Nil Maizar.
(akr)