Modric minta maaf
Rabu, 25 Juli 2012 - 09:43 WIB
Modric minta maaf
A
A
A
Sindonews.com - Gelandang Tottenham Hotspur Luka Modric akhirnya menghentikan masa pemberontakannya. Pemain asal Kroasia itu memutuskan menyudahi aksi mogoknya dan sekaligus melayangkan permohonan maaf kepada manajemen serta para petinggi Tottenham Hotspur.
Modric jadi sorotan lantaran melanggar disiplin. Dia dikabarkan menolak menemani Tottenham yang melakukan tur pramusim ke Amerika Serikat (AS). Modric melakukan ini lantaran ingin segera dijual ke klub lain. Maklum, dia digadang-gadang ingin bergabung dengan Real Madrid.
Modric sepertinya berpikir dengan melakukan kesalahan, Spurs memutuskan akan melepasnya. Maklum, proses transfernya terkendala lantaran pihak manajemen enggan menurunkan harga jual. Tapi,ulahnya itu justru menjadi bumerang. Bukannya ditunjukkan pintu keluar, dia malah harus membayar denda. Tidak hanya itu, keinginannya meninggalkan White Hart Lane juga terancam urung terpenuhi lantaran pelatih anyar Spurs Andre Villas-Boas (AVB) berencana menaikkan harga jualnya.
Menurut kabar, Modric harus membayar denda sebesar 15.000 pounds per hari selama menjalani aksi mogok. Hal itu membuat Modric luruh dan akhirnya memilih terbang ke Negeri Paman Sam. Jika ditotal, dia kini harus merogoh sekitar 80.000 pounds akibat aksi mogoknya. Padahal, sebelumnya dia juga terkena denda 80.000 pounds karena enggan latihan.
“Klub harus melindungi kepentingannya. Kami harus menjaga apa yang baik dan benar di klub ini. Tahun lalu, Modric bersikap sangat profesional. Tapi, sayang, ini pertama kali dia melakukan tindakan yang mengecewakan kami,” ucap AVB, dikutip The Daily Mail.
Modric diberitakan menyesal atas tindakannya itu. Dia bahkan dipercaya sudah melayangkan permintaan maaf kepada pihak klub, khususnya kepada CEO Daniel Levy. Dia mengaku bersalah dan berjanji tidak akan mengulangi perbuatan yang sama. Namun,bukan berarti Modric terbebas dari hukuman.Untuk mempertanggung jawabkan perbuatannya, dia kini harus berhadapan dengan Komite Disiplin Spurs.
Hal ini dilakukan agar tidak ada pemain lain yang melakukan hal serupa di kemudian hari. Maklum,pemberontakan pemain kerap dialami klub asal London itu. “Modric sekarang sedang berada dalam pengawasan komite disiplin klub. Ketua (Daniel Levy) menilai langkah ini harus diambil karena pemain bersangkutan tidak bersikap profesional. Dia telah melakukan kesalahan besar. Selain itu, kami juga siap mendengar tawaran dari klub peminat,” tutur AVB.
Meski demikian, sulit rasanya bagi Modric untuk mencari klub baru. Pasalnya, pihak manajemen memutuskan menaikkan harga jualnya menjadi 40 juta pounds. Konon,ini merupakan bagian dari hukuman kepada Modric.
Modric jadi sorotan lantaran melanggar disiplin. Dia dikabarkan menolak menemani Tottenham yang melakukan tur pramusim ke Amerika Serikat (AS). Modric melakukan ini lantaran ingin segera dijual ke klub lain. Maklum, dia digadang-gadang ingin bergabung dengan Real Madrid.
Modric sepertinya berpikir dengan melakukan kesalahan, Spurs memutuskan akan melepasnya. Maklum, proses transfernya terkendala lantaran pihak manajemen enggan menurunkan harga jual. Tapi,ulahnya itu justru menjadi bumerang. Bukannya ditunjukkan pintu keluar, dia malah harus membayar denda. Tidak hanya itu, keinginannya meninggalkan White Hart Lane juga terancam urung terpenuhi lantaran pelatih anyar Spurs Andre Villas-Boas (AVB) berencana menaikkan harga jualnya.
Menurut kabar, Modric harus membayar denda sebesar 15.000 pounds per hari selama menjalani aksi mogok. Hal itu membuat Modric luruh dan akhirnya memilih terbang ke Negeri Paman Sam. Jika ditotal, dia kini harus merogoh sekitar 80.000 pounds akibat aksi mogoknya. Padahal, sebelumnya dia juga terkena denda 80.000 pounds karena enggan latihan.
“Klub harus melindungi kepentingannya. Kami harus menjaga apa yang baik dan benar di klub ini. Tahun lalu, Modric bersikap sangat profesional. Tapi, sayang, ini pertama kali dia melakukan tindakan yang mengecewakan kami,” ucap AVB, dikutip The Daily Mail.
Modric diberitakan menyesal atas tindakannya itu. Dia bahkan dipercaya sudah melayangkan permintaan maaf kepada pihak klub, khususnya kepada CEO Daniel Levy. Dia mengaku bersalah dan berjanji tidak akan mengulangi perbuatan yang sama. Namun,bukan berarti Modric terbebas dari hukuman.Untuk mempertanggung jawabkan perbuatannya, dia kini harus berhadapan dengan Komite Disiplin Spurs.
Hal ini dilakukan agar tidak ada pemain lain yang melakukan hal serupa di kemudian hari. Maklum,pemberontakan pemain kerap dialami klub asal London itu. “Modric sekarang sedang berada dalam pengawasan komite disiplin klub. Ketua (Daniel Levy) menilai langkah ini harus diambil karena pemain bersangkutan tidak bersikap profesional. Dia telah melakukan kesalahan besar. Selain itu, kami juga siap mendengar tawaran dari klub peminat,” tutur AVB.
Meski demikian, sulit rasanya bagi Modric untuk mencari klub baru. Pasalnya, pihak manajemen memutuskan menaikkan harga jualnya menjadi 40 juta pounds. Konon,ini merupakan bagian dari hukuman kepada Modric.
(akr)