Jelang Java Cup, timnas minim persiapan
Rabu, 25 Juli 2012 - 10:39 WIB
Jelang Java Cup, timnas minim persiapan
A
A
A
Sindonews.com - Persiapan singkat dibebankan kepada tim Indonesia Senior Selection saat berlaga pada ajang Java Cup 2012, 26–29 Juli 2012 ini. Tim dipilih setelah batalnya Galatasaray sebagai peserta kejuaraan.
Pelatih Tim Indonesia Senior Selection Nil Maizar mengaku baru mendapatkan kepastian dirinya akan memimpin tim, kemarin malam. Dengan pemberitahuan yang mendadak ini, mantan pelatih Semen Padang ini pun dipastikan tidak bisa maksimal menyiapkan pemain.
Rencananya, ada 18 pemain yang akan diboyong Nil untuk memperkuat tim Indonesia Senior Selection. Namun, mengenai nama-nama pemain yang akan dipanggil, Nil belum bisa menyampaikannya saat ini. Sebab, semua itu masih dalam proses komunikasi.
“Para pemain kemungkinan baru datang kemarin. Sebab, kami juga baru mendapatkan informasinya tadi malam. Rencananya, saya akan membawa 18 pemain untuk memperkuat tim ini. Namun, saya belum bisa menyampaikan nama-nama mereka sekarang,” ungkap Nil.
Sementara itu, Abdulrahman, pemain belakang Semen Padang yang biasa menjadi langganan timnas U-23 dan senior mengaku sudah dihubungi Nil untuk bergabung bersama tim Indonesia Senior Selection. “Insya Allah, saya akan ikut dalam tim. Coach Nil juga sudah menghubungi saya. Rencananya, nanti malam (kemarin) saya akan terbang ke Jakarta,” kata Abdulrahman.
Setali tiga uang dengan persiapan yang dilakukan tim Indonesia Senior Selection, tim Indonesia U-23 Selection pun belum bisa berlatih dengan maksimal. Meski sudah menggelar latihan perdana di Lapangan Timnas,Jakarta,dalam latihan tersebut baru ada sekitar 10 pemain yang baru bisa ambil bagian.
“Hari ini diharapkan bisa berkumpul semua.Kami hanya mencoba adaptasi pada persiapan hari pertama latihan, apalagi ini Ramadan. Dalam latihan kemarin, kami hanya menekankan penguasaan bola,” papar Asisten Pelatih Tim Indonesia U-23 Selection Widodo C Putro.
Skuad tim Indonesia U-23 Selection pun sebenarnya mendapatkan dampak dari batal mentasnya Galatasaray di Tanah Air. Sebelumnya, tim yang diketuai Aji Santoso ini berencana menggabungkan pemain muda senior dalam tim mereka. Namun, karena tim senior dibuatkan satu tim, tim Indonesia U-23 Selection pun diisi mayoritas penggawa yang sebelumnya berlaga pada Kualifikasi Piala AFC U-22.
“Kami berencana mengumpulkan 23 pemain.Awalnya,kami akan menggabung senior dan junior di tim ini.Tapi karena tim senior dijadikan satu tim, kami hanya memakai pemain-pemain dari timnas U-22 ditambah Oktovianus ’Okto’ Maniani,” tandas Widodo.
Pelatih Tim Indonesia Senior Selection Nil Maizar mengaku baru mendapatkan kepastian dirinya akan memimpin tim, kemarin malam. Dengan pemberitahuan yang mendadak ini, mantan pelatih Semen Padang ini pun dipastikan tidak bisa maksimal menyiapkan pemain.
Rencananya, ada 18 pemain yang akan diboyong Nil untuk memperkuat tim Indonesia Senior Selection. Namun, mengenai nama-nama pemain yang akan dipanggil, Nil belum bisa menyampaikannya saat ini. Sebab, semua itu masih dalam proses komunikasi.
“Para pemain kemungkinan baru datang kemarin. Sebab, kami juga baru mendapatkan informasinya tadi malam. Rencananya, saya akan membawa 18 pemain untuk memperkuat tim ini. Namun, saya belum bisa menyampaikan nama-nama mereka sekarang,” ungkap Nil.
Sementara itu, Abdulrahman, pemain belakang Semen Padang yang biasa menjadi langganan timnas U-23 dan senior mengaku sudah dihubungi Nil untuk bergabung bersama tim Indonesia Senior Selection. “Insya Allah, saya akan ikut dalam tim. Coach Nil juga sudah menghubungi saya. Rencananya, nanti malam (kemarin) saya akan terbang ke Jakarta,” kata Abdulrahman.
Setali tiga uang dengan persiapan yang dilakukan tim Indonesia Senior Selection, tim Indonesia U-23 Selection pun belum bisa berlatih dengan maksimal. Meski sudah menggelar latihan perdana di Lapangan Timnas,Jakarta,dalam latihan tersebut baru ada sekitar 10 pemain yang baru bisa ambil bagian.
“Hari ini diharapkan bisa berkumpul semua.Kami hanya mencoba adaptasi pada persiapan hari pertama latihan, apalagi ini Ramadan. Dalam latihan kemarin, kami hanya menekankan penguasaan bola,” papar Asisten Pelatih Tim Indonesia U-23 Selection Widodo C Putro.
Skuad tim Indonesia U-23 Selection pun sebenarnya mendapatkan dampak dari batal mentasnya Galatasaray di Tanah Air. Sebelumnya, tim yang diketuai Aji Santoso ini berencana menggabungkan pemain muda senior dalam tim mereka. Namun, karena tim senior dibuatkan satu tim, tim Indonesia U-23 Selection pun diisi mayoritas penggawa yang sebelumnya berlaga pada Kualifikasi Piala AFC U-22.
“Kami berencana mengumpulkan 23 pemain.Awalnya,kami akan menggabung senior dan junior di tim ini.Tapi karena tim senior dijadikan satu tim, kami hanya memakai pemain-pemain dari timnas U-22 ditambah Oktovianus ’Okto’ Maniani,” tandas Widodo.
(akr)