Tim U-23 siapkan jurus hadapi Malaysia
Jum'at, 27 Juli 2012 - 10:21 WIB
Tim U-23 siapkan jurus hadapi Malaysia
A
A
A
Sindonews.com – Meski jadwal resmi uji coba antara tim Indonesia U-23 Selection kontra tim Malaysia U-22 plus Selection belum ada kejelasan,Andik Vermansyah dkk tetap fokus mempersiapkan diri.
Di bawah komando Aji Santoso,tim Indonesia U-23 Selection tetap menggelar latihan. Aji menyatakan pihaknya memang sudah mendapatkan kabar tentang rencana laga persahabatan dengan tim Malaysia U-22 plus Selection.Namun,mantan pelatih Persebaya Surabaya ini mengaku masih menunggu konfirmasi lebih lanjut dari pihak PT Liga Prima Indonesia Sportindo (PT LPIS) mengenai jadwal pertandingannya.
”Saya belum bisa mengatakan kapan mereka akan bertanding.Sebab,saya belum tahu jadwalnya.Namun,pembicaraan tentang rencana laga uji coba tersebut memang sempat ada,”ungkap Aji,saat dihubungi wartawan, kemarin.MeskiTurnamen Java Cup sudah secara resmi diundur,dua tim yang awalnya menjadi peserta ajang itu tetap berencana menggelar laga persahabatan. Kesempatan ini diambil tim pelatih tim Indonesia U-23 Selection sebagai ajang menempa tim jelang digulirkannya SEA Games 2013 di Myanmar.
Yang jelas,walaupun mendapat lawan uji tanding,Aji tetap menyayangkan batalnya Java Cup.Tim Indonesia U-23 Selection jadi kehilangan kesempatan mendapat lawan uji coba tangguh seperti Galatasaray dan klub papan tengah Liga Primer Inggris Everton. “Sangat disayangkan Java Cup batal digelar.Padahal,dengan adanya partai uji coba tersebut akan sangat bagus untuk menambah jam terbang para pemain muda Indonesia,”ungkap Aji,yang juga mantan pemain timnas Indonesia era 1990 tersebut.
Sementara itu,Pelatih Tim Malaysia U-22 plus Selection Ong Kim Swee juga menyampaikan kekecewaannya dengan pembatalan Java Cup.Pelatih yang membawa timnas Malaysia U-23 meraih medali emas di ajang SEA Games 2010 tersebut menyatakan tujuannya datang ke Indonesia menjadi tidak terlaksana dengan baik dengan batalnya pergelaran Java Cup.
“Tentu saja pemain-pemain kami kecewa.Sebab,tujuan kami ke sini untuk bertanding pada ajang Java Cup.Apalagi, dalam pertandingan ini awalnya kami berkesempatan bermain dengan tim hebat Galatasaray dan juga Everton,”papar Ong.
Tapi,Ong tetap memahami kesulitan yang dialami pihak penyelenggara.Karena itu, pembatalan Java Cup tersebut sangat tepat, menyusul penarikan diri dua tim Eropa dari ajang tersebut
Di bawah komando Aji Santoso,tim Indonesia U-23 Selection tetap menggelar latihan. Aji menyatakan pihaknya memang sudah mendapatkan kabar tentang rencana laga persahabatan dengan tim Malaysia U-22 plus Selection.Namun,mantan pelatih Persebaya Surabaya ini mengaku masih menunggu konfirmasi lebih lanjut dari pihak PT Liga Prima Indonesia Sportindo (PT LPIS) mengenai jadwal pertandingannya.
”Saya belum bisa mengatakan kapan mereka akan bertanding.Sebab,saya belum tahu jadwalnya.Namun,pembicaraan tentang rencana laga uji coba tersebut memang sempat ada,”ungkap Aji,saat dihubungi wartawan, kemarin.MeskiTurnamen Java Cup sudah secara resmi diundur,dua tim yang awalnya menjadi peserta ajang itu tetap berencana menggelar laga persahabatan. Kesempatan ini diambil tim pelatih tim Indonesia U-23 Selection sebagai ajang menempa tim jelang digulirkannya SEA Games 2013 di Myanmar.
Yang jelas,walaupun mendapat lawan uji tanding,Aji tetap menyayangkan batalnya Java Cup.Tim Indonesia U-23 Selection jadi kehilangan kesempatan mendapat lawan uji coba tangguh seperti Galatasaray dan klub papan tengah Liga Primer Inggris Everton. “Sangat disayangkan Java Cup batal digelar.Padahal,dengan adanya partai uji coba tersebut akan sangat bagus untuk menambah jam terbang para pemain muda Indonesia,”ungkap Aji,yang juga mantan pemain timnas Indonesia era 1990 tersebut.
Sementara itu,Pelatih Tim Malaysia U-22 plus Selection Ong Kim Swee juga menyampaikan kekecewaannya dengan pembatalan Java Cup.Pelatih yang membawa timnas Malaysia U-23 meraih medali emas di ajang SEA Games 2010 tersebut menyatakan tujuannya datang ke Indonesia menjadi tidak terlaksana dengan baik dengan batalnya pergelaran Java Cup.
“Tentu saja pemain-pemain kami kecewa.Sebab,tujuan kami ke sini untuk bertanding pada ajang Java Cup.Apalagi, dalam pertandingan ini awalnya kami berkesempatan bermain dengan tim hebat Galatasaray dan juga Everton,”papar Ong.
Tapi,Ong tetap memahami kesulitan yang dialami pihak penyelenggara.Karena itu, pembatalan Java Cup tersebut sangat tepat, menyusul penarikan diri dua tim Eropa dari ajang tersebut
(wbs)