Perenang belia singkirkan juara dunia
Selasa, 31 Juli 2012 - 15:45 WIB
Perenang belia singkirkan juara dunia
A
A
A
Sindonews.com - Ruta Meilutyte perenang muda berusia 15 tahun asal Lithuania berhasil menyingkirkan juara dunia asal Amerika Serikat (AS) Rebecca Soni, dan meraih medali emas pada final renang nomor 100 meter gaya punggung, Olimpiade 2012 London
Meilutyte memimpin di depan Soni dengan selang waktu 1 menit 05,47 detik. Kemenangan atlet renang yang masih bersekolah ini sekaligus menjadi medali emas dari cabang olahraga renang pertama bagi Lithuania, setelah lepas dari Uni Soviet.
Remaja berusia 15 tahun ini, memimpin pertandingan sejak awal dan mencapai finis lebih cepat 0,08 detik dari saingan terdekatnya Soni. Posisi ketiga ditempati perenang Jepang, Satomi Suzuki yang meraih medali perunggi, sementara juara bertahan dari Australia Leisel Jones berada diurutan kelima.
"Saya tidak percaya ini, Ini terlalu berlebihan bagi saya" kata Meilutyte seperti yang dilansir parool Selasa, (31/7/2012).
Tak hanya meraih emas, Meilutyte juga memecahkan rekor Eropa atas namanya sendiri. Dia berenang lebih cepat di semifinal pada Minggu. Kemudian masuk ke final menghadapi juara dunia dan peraih medali perak Olimpiade Beijing Soni.
Dalam final, Meilutyte mencatat waktu 1:05.47. Emas yang diraih Meilutyte merupakan emas pertama bagi Lithuania di Olimpiade London. Awal pertandingan final tersebut sempat ditunda akibat kesalahan teknis yang dilakukan perenang AS Breeja Larson yang terjun ke kolam renang lebih cepat.
"Pada awal pertandingan sangat menarik, kami ditempatkan pada posisi yang sama. Tapi saya kasihan kepada Breeja yang terlalu cepat terjun. Dan memang begitulah seharusnya," tambah Soni.
Perenang Australia peraih tiga emas dan juara bertahan Leisel Jones hanya mampu menempati posisi kelima. Meilutyte dapat menambah jumlah medalinya dalam kompetisi renang putri 50 meter dan 100 meter gaya bebas.
Meilutyte memimpin di depan Soni dengan selang waktu 1 menit 05,47 detik. Kemenangan atlet renang yang masih bersekolah ini sekaligus menjadi medali emas dari cabang olahraga renang pertama bagi Lithuania, setelah lepas dari Uni Soviet.
Remaja berusia 15 tahun ini, memimpin pertandingan sejak awal dan mencapai finis lebih cepat 0,08 detik dari saingan terdekatnya Soni. Posisi ketiga ditempati perenang Jepang, Satomi Suzuki yang meraih medali perunggi, sementara juara bertahan dari Australia Leisel Jones berada diurutan kelima.
"Saya tidak percaya ini, Ini terlalu berlebihan bagi saya" kata Meilutyte seperti yang dilansir parool Selasa, (31/7/2012).
Tak hanya meraih emas, Meilutyte juga memecahkan rekor Eropa atas namanya sendiri. Dia berenang lebih cepat di semifinal pada Minggu. Kemudian masuk ke final menghadapi juara dunia dan peraih medali perak Olimpiade Beijing Soni.
Dalam final, Meilutyte mencatat waktu 1:05.47. Emas yang diraih Meilutyte merupakan emas pertama bagi Lithuania di Olimpiade London. Awal pertandingan final tersebut sempat ditunda akibat kesalahan teknis yang dilakukan perenang AS Breeja Larson yang terjun ke kolam renang lebih cepat.
"Pada awal pertandingan sangat menarik, kami ditempatkan pada posisi yang sama. Tapi saya kasihan kepada Breeja yang terlalu cepat terjun. Dan memang begitulah seharusnya," tambah Soni.
Perenang Australia peraih tiga emas dan juara bertahan Leisel Jones hanya mampu menempati posisi kelima. Meilutyte dapat menambah jumlah medalinya dalam kompetisi renang putri 50 meter dan 100 meter gaya bebas.
(wbs)