Neymar-Bengtson saling sesumbar paling jago
Sabtu, 04 Agustus 2012 - 11:02 WIB
Neymar-Bengtson saling sesumbar paling jago
A
A
A
Sindonews.com – Honduras tampil di luar dugaan.Negara kecil di Amerika Tengah itu,mampu lolos ke perempat final setelah di babak penyisihan Grup D memulangkan tim tanggguh Spanyol lebih awal.
Performa fantastis itulah yang akan ditunjukkan Honduras,saat meladeni tim Sambajulukan Brasil-di perempat final Jelang laga ini,ujung tombak Brasil Neymar dan andalan Honduras di lini depan Jerry Bengtson saling sesumbar menggilas lawan.Neymar yang sejauh ini telah mencetak dua gol dan didukung sejumlah gelandang serang berbakat,di atas kertas lebih memiliki kans untuk menambah pundi-pundinya.
“Kami bermain dengan baik di pertandingan sebelumnya, kami akan terus melaju dengan permainan cantik kami.Honduras mungkin mengejutkan Spanyol,tetapi kami berbeda,”tutur Neymar yang merupakan bintang Santos berusia 20 tahun,dilansir Sambafoot. Kendati berbeda,Bengtson juga punya kans untuk itu.Sejauh ini bintang klub Liga Amerika New England Revolutions berusia 25 tahun telah mengoleksi tiga gol,dan Spanyol adalah salah satu sasaran tembaknya.
“Mereka (Brasil) begitu kuat di semua lini,tetapi pasti ada celah di antaranya,dan aku akan memanfaatkan lubang kecil itu,”ungkap Bengtson dilansir Washington Post. Meski peluang untuk menumbangkan Samba seperti mendaki gunung,La Bicolor Olimpica, julukan Honduras,beranggapan kemungkinan itu tetap ada.Kekompakan permainan punggawa Brasil dengan tarian sambanya memang berbahaya,apalagi sejumlah nama seperti Neymar,Leandro Damiao,Ganso Marcelo,dan Thiago Silva, kian kolektif di lapangan hijau.
“Brasil akan tim yang sangat kuat,tetapi itu bukan masalah bagi kami.Kami tidak berniat membiarkan mereka memiliki semuanya dengan cara mereka,dan kami akan mencoba untuk menikmati acara ini. Di atas kertas,mereka harus mengalahkan kami lebih dari 90 menit,tapi kami tentu tidak akan masuk ke pertandingan dengan sikap mengalah,”tandas Luis Suarez seperti pertanda genderang perang, dilansir FIFA.
Optimisme sang pelatih pun mengalir ke punggawanya.“Tidak ada yang percaya bahwa kami bisa melaju ke babak final, tetapi aku tetap percaya kami bisa melakukan ini.Sekarang kami bertemu Brasil,ini kesemptan yang sangat bagus. Kami belum pernah bertemu sebelumnya, kami akan mencoba dan bermain seperti yang kami tunjukkan saat menumbangkan Spanyol,”tegas Maynor Figueroa dengan keteguhan hati.
Apalagi Brasil harus kehilangan dua punggawa utamanya di partai hidup mati ini.Selain harus melepas Alex Sandro yang masih menjalani hukuman kartu merah, pasukan Mano Menezes diperkirakan tak akan diperkuat Ganso yang dikabarkan masih bergelut dengan cidera sejak pertandingan kontra Belarusia 29 Juli lalu. Sementara itu,di partai lainnya Jepang ditantang tim padang pasir Mesir.
Meski Jepang lolos ke babak perempat final dengan status juara grup,Blue Samurai, julukan Jepang,kurang diunggulkan karena statistik yang mereka tampilkan. Pertahanan kokoh Jepang dinilai tak seimbang dengan kukuatan serangan mereka yang hanya mengoleksi dua gol. Kendati hanya jadi bawahan Brasil, mesir tampil dengan tingkat tinggi dan mampu menunjukkan kualitas serangannya ampuh.Enam gol dari tiga pertandingan cukup menggambarkan betapa ulet kerja pasukan Hany Ramzy tersebut.
Penyerang Basel Mohammad Salah menjadi pencetak gol terbanyak Mesir sementara dengan torehan tiga gol. Statistik pertarungan keduanya pun cukup berpihak pada negeri yang kini sedang ditimpa krisis multidimensi tersebut.Sebelum berlaga di olimpiade Mesir sempat mengasdakan Jepang.
“Saya tidak bermain saat kami kalah melawan Mesir baru-baru ini.Saya tidak suka fakta bahwa mereka mengalahkan kami,saya sudah menunggu untuk kembali mengalahkan mereka.Sekarang kami punya kesempatan untuk melakukannya,” pungkas kiper Jepang Suchi Gonda, dilansir FIFA.
Performa fantastis itulah yang akan ditunjukkan Honduras,saat meladeni tim Sambajulukan Brasil-di perempat final Jelang laga ini,ujung tombak Brasil Neymar dan andalan Honduras di lini depan Jerry Bengtson saling sesumbar menggilas lawan.Neymar yang sejauh ini telah mencetak dua gol dan didukung sejumlah gelandang serang berbakat,di atas kertas lebih memiliki kans untuk menambah pundi-pundinya.
“Kami bermain dengan baik di pertandingan sebelumnya, kami akan terus melaju dengan permainan cantik kami.Honduras mungkin mengejutkan Spanyol,tetapi kami berbeda,”tutur Neymar yang merupakan bintang Santos berusia 20 tahun,dilansir Sambafoot. Kendati berbeda,Bengtson juga punya kans untuk itu.Sejauh ini bintang klub Liga Amerika New England Revolutions berusia 25 tahun telah mengoleksi tiga gol,dan Spanyol adalah salah satu sasaran tembaknya.
“Mereka (Brasil) begitu kuat di semua lini,tetapi pasti ada celah di antaranya,dan aku akan memanfaatkan lubang kecil itu,”ungkap Bengtson dilansir Washington Post. Meski peluang untuk menumbangkan Samba seperti mendaki gunung,La Bicolor Olimpica, julukan Honduras,beranggapan kemungkinan itu tetap ada.Kekompakan permainan punggawa Brasil dengan tarian sambanya memang berbahaya,apalagi sejumlah nama seperti Neymar,Leandro Damiao,Ganso Marcelo,dan Thiago Silva, kian kolektif di lapangan hijau.
“Brasil akan tim yang sangat kuat,tetapi itu bukan masalah bagi kami.Kami tidak berniat membiarkan mereka memiliki semuanya dengan cara mereka,dan kami akan mencoba untuk menikmati acara ini. Di atas kertas,mereka harus mengalahkan kami lebih dari 90 menit,tapi kami tentu tidak akan masuk ke pertandingan dengan sikap mengalah,”tandas Luis Suarez seperti pertanda genderang perang, dilansir FIFA.
Optimisme sang pelatih pun mengalir ke punggawanya.“Tidak ada yang percaya bahwa kami bisa melaju ke babak final, tetapi aku tetap percaya kami bisa melakukan ini.Sekarang kami bertemu Brasil,ini kesemptan yang sangat bagus. Kami belum pernah bertemu sebelumnya, kami akan mencoba dan bermain seperti yang kami tunjukkan saat menumbangkan Spanyol,”tegas Maynor Figueroa dengan keteguhan hati.
Apalagi Brasil harus kehilangan dua punggawa utamanya di partai hidup mati ini.Selain harus melepas Alex Sandro yang masih menjalani hukuman kartu merah, pasukan Mano Menezes diperkirakan tak akan diperkuat Ganso yang dikabarkan masih bergelut dengan cidera sejak pertandingan kontra Belarusia 29 Juli lalu. Sementara itu,di partai lainnya Jepang ditantang tim padang pasir Mesir.
Meski Jepang lolos ke babak perempat final dengan status juara grup,Blue Samurai, julukan Jepang,kurang diunggulkan karena statistik yang mereka tampilkan. Pertahanan kokoh Jepang dinilai tak seimbang dengan kukuatan serangan mereka yang hanya mengoleksi dua gol. Kendati hanya jadi bawahan Brasil, mesir tampil dengan tingkat tinggi dan mampu menunjukkan kualitas serangannya ampuh.Enam gol dari tiga pertandingan cukup menggambarkan betapa ulet kerja pasukan Hany Ramzy tersebut.
Penyerang Basel Mohammad Salah menjadi pencetak gol terbanyak Mesir sementara dengan torehan tiga gol. Statistik pertarungan keduanya pun cukup berpihak pada negeri yang kini sedang ditimpa krisis multidimensi tersebut.Sebelum berlaga di olimpiade Mesir sempat mengasdakan Jepang.
“Saya tidak bermain saat kami kalah melawan Mesir baru-baru ini.Saya tidak suka fakta bahwa mereka mengalahkan kami,saya sudah menunggu untuk kembali mengalahkan mereka.Sekarang kami punya kesempatan untuk melakukannya,” pungkas kiper Jepang Suchi Gonda, dilansir FIFA.
(wbs)