Habisi Jepang, penggawa Korsel bebas wajib militer
Jum'at, 10 Agustus 2012 - 21:36 WIB
Habisi Jepang, penggawa Korsel bebas wajib militer
A
A
A
Sindonews.com – Wajib militer merupakan program yang harus dijalankan bagi warga Korea Selatan (Korsel) . Namun, tidak bagi para penggawa tim sepak bola Korsel. Anak asuh Hong Myung-Bo itu berkesempatan besar untuk terbebas dari wajib militer.
Namun dengan syarat, Ji Dong-won dkk harus mendapatkan medali perunggu di ajang Olimpiade 2012. Itu artinya Korsel harus menyingkirkan Jepang di laga perebutan posisi tiga dini hari nanti.
"Ya, memang benar bahwa jika kita mendapatkan medali perunggu, maka pemain akan mendapatkan pembebasan dari dinas militer, yang wajib bagi warga Korea," ungkap pelatih Hong Myung-Bo seperti dikutip Japan Today, Jumat (10/8/2012).
"Tapi kami tidak boleh terlalu memikirkan bebas militer. Hal yang seharusnya menjadi fokus utama kami adalah melawan Jepang, karena jauh lebih penting bermain untuk negara kami dan para fans menonton pertandingan, " tambahnya.
Sementara di kubu lawan, Jepang menargetkan untuk mengulang kejayaanya saat memenangkan medali perunggu di Meksiko City pada 1968 silam.
"Kami memiliki satu kesempatan lagi. Ini adalah pertandingan terakhir kami di Olimpiade dan kami ingin menutupnya dengan baik, "kata pelatih Jepang, Takashi Sekizuka.
"Kami memiliki persaingan dengan Korea untuk waktu yang lama. Ini adalah pertama kalinya dalam 44 tahun Jepang telah berada di empat besar dan sangat menarik bahwa kini dua negara Asia yang memperebutkan medali perunggu, " lanjutnya.
Namun dengan syarat, Ji Dong-won dkk harus mendapatkan medali perunggu di ajang Olimpiade 2012. Itu artinya Korsel harus menyingkirkan Jepang di laga perebutan posisi tiga dini hari nanti.
"Ya, memang benar bahwa jika kita mendapatkan medali perunggu, maka pemain akan mendapatkan pembebasan dari dinas militer, yang wajib bagi warga Korea," ungkap pelatih Hong Myung-Bo seperti dikutip Japan Today, Jumat (10/8/2012).
"Tapi kami tidak boleh terlalu memikirkan bebas militer. Hal yang seharusnya menjadi fokus utama kami adalah melawan Jepang, karena jauh lebih penting bermain untuk negara kami dan para fans menonton pertandingan, " tambahnya.
Sementara di kubu lawan, Jepang menargetkan untuk mengulang kejayaanya saat memenangkan medali perunggu di Meksiko City pada 1968 silam.
"Kami memiliki satu kesempatan lagi. Ini adalah pertandingan terakhir kami di Olimpiade dan kami ingin menutupnya dengan baik, "kata pelatih Jepang, Takashi Sekizuka.
"Kami memiliki persaingan dengan Korea untuk waktu yang lama. Ini adalah pertama kalinya dalam 44 tahun Jepang telah berada di empat besar dan sangat menarik bahwa kini dua negara Asia yang memperebutkan medali perunggu, " lanjutnya.
(aww)