Gawat lawan Meksiko, pelatih Brasil gugup
Sabtu, 11 Agustus 2012 - 20:30 WIB
Gawat lawan Meksiko, pelatih Brasil gugup
A
A
A
Sindonews.com – Laga final Olimpiade 2012 antara Brasil kontra Meksiko tinggal menyisakan beberapa jam lagi. Namun, Pelath tim sepakbola Brasil Mano Menezes mengaku gugup jelang laga puncak tersebut.
Hal tersebut tidaklah berlebihan. Pasalnya, si pemegang gelar juara lima kali itu belum pernah merasakan meraih medali emas Olimpiade. Jadi tekanan public Selecao kepada pasukan Menezes dinilai membuat Neymar dkk merasa tertekan.
"Anda seperti merasa ada kupu-kupu di atas di perut Anda dan itu adalah bagian dari itu.Saya merasa di bawah tekanan, tetapi tidak berbeda dengan saat pertandingan lain dalam Olimpiade,” ungkap Menezes seperti dikutip Yahoo Sport, Sabtu (11/8/2012)
Meski gugup Menezes mengaku perasaan tersebut tak akan mempengaruhi strateginya dilapangan. Ia mengaku telah menyiapkan strategi guna membungkam Meksiko di partai puncak Olimpiade tahun ini.
"Saya mencoba menjadi sangat rasional. Sebagai seorang pelatih Anda harus bersikap rasional untuk membuat keputusan. Emosi hanyalah untuk para penggemar." Pungkasnya.
Brasil sendiri telah kalah dua kali di partai final Olimpiade pada tahun 1984 dan 1988. Kegagalan di dua laga tersebut membuat Menezes tak ingin memperpanjang rekor buruk tersebut. Ia mengaku tak akan menyiayiakan kesempatan ketiga yang datang. Ia berjanji menghabisi Meksiko di laga final nanti.
"Ini adalah kesempatan ketiga kita untuk memenangkan emas. Kami akan menggunakan apa yang kita pelajari dari dua final sebelumnya dan melakukan yang terbaik melawan Meksiko," pungkasnya.
Hal tersebut tidaklah berlebihan. Pasalnya, si pemegang gelar juara lima kali itu belum pernah merasakan meraih medali emas Olimpiade. Jadi tekanan public Selecao kepada pasukan Menezes dinilai membuat Neymar dkk merasa tertekan.
"Anda seperti merasa ada kupu-kupu di atas di perut Anda dan itu adalah bagian dari itu.Saya merasa di bawah tekanan, tetapi tidak berbeda dengan saat pertandingan lain dalam Olimpiade,” ungkap Menezes seperti dikutip Yahoo Sport, Sabtu (11/8/2012)
Meski gugup Menezes mengaku perasaan tersebut tak akan mempengaruhi strateginya dilapangan. Ia mengaku telah menyiapkan strategi guna membungkam Meksiko di partai puncak Olimpiade tahun ini.
"Saya mencoba menjadi sangat rasional. Sebagai seorang pelatih Anda harus bersikap rasional untuk membuat keputusan. Emosi hanyalah untuk para penggemar." Pungkasnya.
Brasil sendiri telah kalah dua kali di partai final Olimpiade pada tahun 1984 dan 1988. Kegagalan di dua laga tersebut membuat Menezes tak ingin memperpanjang rekor buruk tersebut. Ia mengaku tak akan menyiayiakan kesempatan ketiga yang datang. Ia berjanji menghabisi Meksiko di laga final nanti.
"Ini adalah kesempatan ketiga kita untuk memenangkan emas. Kami akan menggunakan apa yang kita pelajari dari dua final sebelumnya dan melakukan yang terbaik melawan Meksiko," pungkasnya.
(wbs)