Kalahkan Brasil, Peralta hantar Meksiko raih emas
Sabtu, 11 Agustus 2012 - 23:47 WIB
Kalahkan Brasil, Peralta hantar Meksiko raih emas
A
A
A
Sindonews.com - Timnas Mexico untuk pertama kalinya menjuarai sepakbola putra di Olimpiade London 2012, setelah mengalahkan Brasil di final dengan skor 2-1 di stadion Wembley Sabtu (11/8/2012). Kedua gol tersebut diciptakan oleh striker mereka yakni Oribe Peralta yang mengkandaskamn ambisi Brasil meraih emas.
Babak pertama baru berjalan satu menit, namun pemain yang berusia 28 tahun tersebut berhasil memanfaatkan kelengahan para pemain Brasil dengan melepaskan tembakan datar dari luar kotak penalti ke arah kanan penjaga gawang tim samba yang dijaga Gabriel hingga berbuah gol yang mengubah kedudukan 1-0 untuk Meksiko.
Setelah gol tersebut Mexico terlihat mengendurkan serangan mereka dan kesempatan ini diambil pasukan Mano Menezes untuk mendominasi permainan. Namun, sejumlah peluang yang dilakukan Neymar dkk berhasil diselamatkan penjaga gawang Mexico, Corona.
Corona di babak pertama ini tampil sangat cermelang, terbukti dia berhasil menyelamatkan sejumlah peluang yang mengancam gawangnya tersebut. Salah satunya peluang yang tercipta adalah melalui tembakan dari luar kotak penalti yang dilakukan Hulk pada menit ke 37 dan Corona berhasil menyelamatkan tendangan ketika Neymar menyambar bola liar tersebut.
Hulk sendiri masuk di babak pertama menggantikan Alex Sandro, namun ia tidak mampu berbuat banyak dan hingga peluit panjang babak pertama berakhir Meksiko tetap unggul 1-0 atas Brasil.
Memasuki babak kedua Brasil langsung mengambil inisiatif menyerang dan mendominasi permainan. Tapi sayang sejumlah peluang yang datang dari kaki penyerang yang merumput di Santos, Neymar tidak berhasil mengubah keadaan. Para pemain tim Samba justru terlihat tergesa-gesa untuk menyelesaikan peluang tersebut untuk menghasilkan gol sehingga kurang dalam penyelesaian akhir.
Justru Peralta kembali berhasil memperbesar keadaan dengan tandukan kerasnya di menit ke 75 lewat umpat Fabian dari bola mati. Unggul dua gol membuat Peralta dkk memilih untuk bermain bertahan, kesempatan ini yang dimanfaatkan pasukan Mano Menezes untuk terus membongkar pertahanan Meksiko.
Terbukti di menit ke 91, Hulk dapat memperkecil keadaan lewat kerjasama yang baik antara rekannya Oscar. Sebenarnya Brasil bisa menyamakan kedudukan jika peluang terakhir bisa di maksimalkan Oscar dengan baik. Namun hingga pluit akhir dibunyikan, Mexico berhasil keluar sebagai pemenang.
Kemenangan ini sekaligus prestasi yang sangat membanggakan, sebab selain bisa tampil di final Olimpiade untuk pertama kalinya sejak 1968, medali emas ini juga pertama diraih.
Sementara untuk Brasil sendiri kondisi ini sangat berbalik. Meskipun mereka merupakan tim yang memiliki sejumlah pemain bintang di dunia, tapi tim samba di ajang olahraga terbesar ini selalu mendapatkan medali perak.
Susunan Pemain:
Brasil:
Gabriel, Rafael (Lucas Moura 85'), Thiago Silva, Alex Sandro (Hulk 32'), Oscar,
Leandro Damiao, Juan Jesus, Marcelo, Romulo, Neymar, Sandro (Pato 71').
Meksiko:
Corona, Jimenez (Vidrio 81'), Salcido, Mier, Fabian, Peralta (Jimenez 85’), Reyes, Enriquez, Chavez, Herrera, Aquino (Ponce 57’).
Babak pertama baru berjalan satu menit, namun pemain yang berusia 28 tahun tersebut berhasil memanfaatkan kelengahan para pemain Brasil dengan melepaskan tembakan datar dari luar kotak penalti ke arah kanan penjaga gawang tim samba yang dijaga Gabriel hingga berbuah gol yang mengubah kedudukan 1-0 untuk Meksiko.
Setelah gol tersebut Mexico terlihat mengendurkan serangan mereka dan kesempatan ini diambil pasukan Mano Menezes untuk mendominasi permainan. Namun, sejumlah peluang yang dilakukan Neymar dkk berhasil diselamatkan penjaga gawang Mexico, Corona.
Corona di babak pertama ini tampil sangat cermelang, terbukti dia berhasil menyelamatkan sejumlah peluang yang mengancam gawangnya tersebut. Salah satunya peluang yang tercipta adalah melalui tembakan dari luar kotak penalti yang dilakukan Hulk pada menit ke 37 dan Corona berhasil menyelamatkan tendangan ketika Neymar menyambar bola liar tersebut.
Hulk sendiri masuk di babak pertama menggantikan Alex Sandro, namun ia tidak mampu berbuat banyak dan hingga peluit panjang babak pertama berakhir Meksiko tetap unggul 1-0 atas Brasil.
Memasuki babak kedua Brasil langsung mengambil inisiatif menyerang dan mendominasi permainan. Tapi sayang sejumlah peluang yang datang dari kaki penyerang yang merumput di Santos, Neymar tidak berhasil mengubah keadaan. Para pemain tim Samba justru terlihat tergesa-gesa untuk menyelesaikan peluang tersebut untuk menghasilkan gol sehingga kurang dalam penyelesaian akhir.
Justru Peralta kembali berhasil memperbesar keadaan dengan tandukan kerasnya di menit ke 75 lewat umpat Fabian dari bola mati. Unggul dua gol membuat Peralta dkk memilih untuk bermain bertahan, kesempatan ini yang dimanfaatkan pasukan Mano Menezes untuk terus membongkar pertahanan Meksiko.
Terbukti di menit ke 91, Hulk dapat memperkecil keadaan lewat kerjasama yang baik antara rekannya Oscar. Sebenarnya Brasil bisa menyamakan kedudukan jika peluang terakhir bisa di maksimalkan Oscar dengan baik. Namun hingga pluit akhir dibunyikan, Mexico berhasil keluar sebagai pemenang.
Kemenangan ini sekaligus prestasi yang sangat membanggakan, sebab selain bisa tampil di final Olimpiade untuk pertama kalinya sejak 1968, medali emas ini juga pertama diraih.
Sementara untuk Brasil sendiri kondisi ini sangat berbalik. Meskipun mereka merupakan tim yang memiliki sejumlah pemain bintang di dunia, tapi tim samba di ajang olahraga terbesar ini selalu mendapatkan medali perak.
Susunan Pemain:
Brasil:
Gabriel, Rafael (Lucas Moura 85'), Thiago Silva, Alex Sandro (Hulk 32'), Oscar,
Leandro Damiao, Juan Jesus, Marcelo, Romulo, Neymar, Sandro (Pato 71').
Meksiko:
Corona, Jimenez (Vidrio 81'), Salcido, Mier, Fabian, Peralta (Jimenez 85’), Reyes, Enriquez, Chavez, Herrera, Aquino (Ponce 57’).
(akr)