Romario kritik kepemimpinan Menezes
Minggu, 12 Agustus 2012 - 02:39 WIB
Romario kritik kepemimpinan Menezes
A
A
A
Sindonews.com - Legenda sepakbola Brasil, Romario mengkritik kepemimpinan pelatih Brasil Mano Menezes usai mengalami kegagalan di laga final Olimpiade London menghadapi Mexico. Menurutnya, Menezes harus bertanggung jawab atas kekalahan yang diterima tim berjuluk Seleccao tersebut.
Romario mengaku terkejut ketika Neymar dkk bisa dikalahkan dengan begitu mudah oleh Mexico lewat penyerang mereka Oribe Peralta. Sebenarnya mantan pelatih Corinthians ini menjadi favorit untuk membawa pasukannya ke final Olimpiade dan itu telah dibuktikannya. Namun, kesalahan strategi berdampak sangat besar terhadap skuad.
Diakuinya, kegagalan ini sekaligus akan mengakhiri karir kepelatihannya di timnas Brasil dan ini akan jadi moment yang tepat sebelum Piala Dunia 2014 berlangsung.
"Dia adalah pelatih yang tidak bisa memilih pilihan yang benar serta tidak bisa memasukkan sejumlah pemain yang dapat merubah keadaan saat mereka tertinggal. Ini membuktikan seleksi pemain yang dilakukannya gagal," kata Romario seperti dilansir Goal.com, Minggu (12/8/2012).
Seperti diberitakan sebelumnya, pertandingan final yang berlangsung di Stadion Wembley, Sabtu malam tadi Peralta menjadi pahlawan ketika dua golnya di menit ke 1 serta ke 75 membawa Mexico meraih medali emas. Brasil hanya bisa memperkecil kedudukan lewat tendangan keras Hulk di menit ke 91 dan hasil ini sekaligus menambah raihan medali perak bagi timnas Brasil di Olimpiade.
Romario mengaku terkejut ketika Neymar dkk bisa dikalahkan dengan begitu mudah oleh Mexico lewat penyerang mereka Oribe Peralta. Sebenarnya mantan pelatih Corinthians ini menjadi favorit untuk membawa pasukannya ke final Olimpiade dan itu telah dibuktikannya. Namun, kesalahan strategi berdampak sangat besar terhadap skuad.
Diakuinya, kegagalan ini sekaligus akan mengakhiri karir kepelatihannya di timnas Brasil dan ini akan jadi moment yang tepat sebelum Piala Dunia 2014 berlangsung.
"Dia adalah pelatih yang tidak bisa memilih pilihan yang benar serta tidak bisa memasukkan sejumlah pemain yang dapat merubah keadaan saat mereka tertinggal. Ini membuktikan seleksi pemain yang dilakukannya gagal," kata Romario seperti dilansir Goal.com, Minggu (12/8/2012).
Seperti diberitakan sebelumnya, pertandingan final yang berlangsung di Stadion Wembley, Sabtu malam tadi Peralta menjadi pahlawan ketika dua golnya di menit ke 1 serta ke 75 membawa Mexico meraih medali emas. Brasil hanya bisa memperkecil kedudukan lewat tendangan keras Hulk di menit ke 91 dan hasil ini sekaligus menambah raihan medali perak bagi timnas Brasil di Olimpiade.
(akr)