Marchisio kecam aksi boikot Napoli
Minggu, 12 Agustus 2012 - 10:42 WIB
Marchisio kecam aksi boikot Napoli
A
A
A
Sindonews.com - Gelandang enerjik Juventus Claudio Marchisio, mengkritik keputusan Napoli memboikot untuk menghadiri perayaan trofi juara Piala Super Italia. Menurut pemain berusai 26 tahun itu, Napoli seharusnya bersikap profesional dengan tetap berada di lapangan.
Sikap kubu I Partenopei yang memboikot perayaan dan enggan menerima penghargaan sebagai runner-up usai kalah 2-4 di masa perpanjangan waktu, dikarenakan merasa kecewa dengan keputusan wasit yang merasa lebih berpihak kepada Juventus.
Diketahui, Napoli harus bermain dengan sembilan orang menyusul dikartu merah dua penggawa mereka Goran Pandev dan Juan Camilo Zuniga. Tidak hanya itu, pelatih Walter Mazzari juga harus diusir wasit karena melakukan protes keras.
“Semua orang bebas untuk melakukan apa yang mereka inginkan, tetapi sama ketika Italia tetap tinggal untuk menonton Spanyol menerima piala mereka setelah Piala Eropa 2012 dan Juventus menyaksikan Napoli mengangkat Coppa Italia, itu pasti sudah adil bagi Napoli untuk tetap di lapangan juga, "kata Marchisio dikutip Football-Italia, Minggu (12/8/2012).
“Tentang protes mereka? Jika tidak ada beberapa kartu dalam babak pertama dan tekel keras mereka, maka mungkin kami tidak akan melihat kartu merah setelah babak pertama,” sambungnya.
Kemenangan ini juga menjadi pelampiasan dendam yang sempurna bagi Juventus, setelah dalam laga Final Coppa Italia mereka takluk 2-0 dari Napoli.
“ Ini adalah balas dendam baik dalam laga tersebut. Itu adalah kemenangan yang sulit yang memungkinkan kami untuk memulai musim dengan baik.”Sekali lagi hari ini kami menunjukkan karakter kami setelah tertinggal lebih dahulu dan mampu membalikan keadaan,”pungkasnya.
Sikap kubu I Partenopei yang memboikot perayaan dan enggan menerima penghargaan sebagai runner-up usai kalah 2-4 di masa perpanjangan waktu, dikarenakan merasa kecewa dengan keputusan wasit yang merasa lebih berpihak kepada Juventus.
Diketahui, Napoli harus bermain dengan sembilan orang menyusul dikartu merah dua penggawa mereka Goran Pandev dan Juan Camilo Zuniga. Tidak hanya itu, pelatih Walter Mazzari juga harus diusir wasit karena melakukan protes keras.
“Semua orang bebas untuk melakukan apa yang mereka inginkan, tetapi sama ketika Italia tetap tinggal untuk menonton Spanyol menerima piala mereka setelah Piala Eropa 2012 dan Juventus menyaksikan Napoli mengangkat Coppa Italia, itu pasti sudah adil bagi Napoli untuk tetap di lapangan juga, "kata Marchisio dikutip Football-Italia, Minggu (12/8/2012).
“Tentang protes mereka? Jika tidak ada beberapa kartu dalam babak pertama dan tekel keras mereka, maka mungkin kami tidak akan melihat kartu merah setelah babak pertama,” sambungnya.
Kemenangan ini juga menjadi pelampiasan dendam yang sempurna bagi Juventus, setelah dalam laga Final Coppa Italia mereka takluk 2-0 dari Napoli.
“ Ini adalah balas dendam baik dalam laga tersebut. Itu adalah kemenangan yang sulit yang memungkinkan kami untuk memulai musim dengan baik.”Sekali lagi hari ini kami menunjukkan karakter kami setelah tertinggal lebih dahulu dan mampu membalikan keadaan,”pungkasnya.
(wbs)