Menezes kecewa gagal raih emas
Minggu, 12 Agustus 2012 - 15:13 WIB
Menezes kecewa gagal raih emas
A
A
A
Sindonews.com – Pelatih tim sepakbola Brasil Mano Manezes sangat kecewa setelah timnya harus takluk ditangan Meksiko dengan skor 2-1 pada laga final Olimpiade 2010 Sabtu (12/8/2012).
Padahal pelatih berusia 50 tahun itu sangat yakin Selecao mampu mencetak sejarah dengan meraih medali emas untuk pertama kalinya. Keyakinan itu tak lepas dari penampilan gemilang Neymar dkk di ajang Olimpiade tahun ini.
Namun impian Menezes untuk mempersembahkan emas bagi negaranya harus pupus, setelah Oribe Peralta mencetak dua gol dan Brasil hanya mampu membalas dengan sebiji gol yang dicetak Hulk jelang akhir pertandingan.
"Saya sangat sedih. Kami telah melakukan pekerjaan dengan sangat baik sampai kami mencapai final. Kami yakin dalam mencapai emas, tetapi kita tidak bisa meniru penampilan kami yang lain,” ungkap Manezes seperti dikutip Yahoo Sport, Minggu (12/8/2012)
“Meskipun menciptakan peluang yang baik, kita tidak bisa mencetak gol penyama kedudukan. Kami hanya dapat mengenali keunggulan lawan kami dan kami mengucapkan selamat kepada mereka." Pungkasnya.
Kekalahan ini merupakan kekalahan ketika Brasil di partai final Olimpiade. Sebelumnya si juara dunia tiga kali itu kalah dari Prancis dengan skor 2-0 pada 1984 dan kembali menelan kekalahan dengan skor 2-1 dari Uni Soviet pada 1988.
Padahal pelatih berusia 50 tahun itu sangat yakin Selecao mampu mencetak sejarah dengan meraih medali emas untuk pertama kalinya. Keyakinan itu tak lepas dari penampilan gemilang Neymar dkk di ajang Olimpiade tahun ini.
Namun impian Menezes untuk mempersembahkan emas bagi negaranya harus pupus, setelah Oribe Peralta mencetak dua gol dan Brasil hanya mampu membalas dengan sebiji gol yang dicetak Hulk jelang akhir pertandingan.
"Saya sangat sedih. Kami telah melakukan pekerjaan dengan sangat baik sampai kami mencapai final. Kami yakin dalam mencapai emas, tetapi kita tidak bisa meniru penampilan kami yang lain,” ungkap Manezes seperti dikutip Yahoo Sport, Minggu (12/8/2012)
“Meskipun menciptakan peluang yang baik, kita tidak bisa mencetak gol penyama kedudukan. Kami hanya dapat mengenali keunggulan lawan kami dan kami mengucapkan selamat kepada mereka." Pungkasnya.
Kekalahan ini merupakan kekalahan ketika Brasil di partai final Olimpiade. Sebelumnya si juara dunia tiga kali itu kalah dari Prancis dengan skor 2-0 pada 1984 dan kembali menelan kekalahan dengan skor 2-1 dari Uni Soviet pada 1988.
(wbs)