Kalah dari Mexico, CBF salahkan Rafael
Senin, 13 Agustus 2012 - 07:58 WIB
Kalah dari Mexico, CBF salahkan Rafael
A
A
A
Sindonews.com - Federasi sepakbola Brasil (CBF) mengkritik pemain bertahannya Rafael da Silva yang telah melakukan kesalahan yang membuat tim samba harus merelakan medali emas olimpiade London 2012 berada di tangan Mexico.
“Saat berada di lapangan Rafael banyak melakukan kesalahan fatal yang menyebabkan Mexico berhasil mencuri gol di babak pertama dan kedua saat final olimpiade London,” ucap pernyataan federasi sepakbola Brasil pada situs resmi mereka seperti dilansir Reuters, Senin (13/8/2012).
“Kesalahan ini semoga dapat menjadi pelajaran untuk dia agar memperbaiki penampilannya di turnamen besar selanjutnya, seperti kata pepatah ketika seseorang berbuat salah maka itu akan menjadi pelajaran sangat besar untuk tidak mengulangi hal yang sama,” tambahnya.
Seperti diketahui blunder yang dilakukan Rafael selama permainan sangat jelas terlihat ketika dia tidak berhasil menjaga striker Mexico, Oribe Peralta dengan ketat. Alhasil, dua gol tercipta lewat kaki dan kepala pemain berusia 28 tahun tersebut sebelum akhirnya Hulk mampu memperkecil keadaan di perpanjangan waktu babak kedua.
Kritik pedas itu membuat pelatih Brasil, Mano Menezes membela anak asuhnya. Menurutnya, kekalahan ini merupakan kesalahan bersama tim dan bukan kesalahan satu bahkan dua pemain. "Saya serta para pemain yang berada di skuad harus bertanggung jawab akibat kekalahan ini," jelas Menezes.
“Saat berada di lapangan Rafael banyak melakukan kesalahan fatal yang menyebabkan Mexico berhasil mencuri gol di babak pertama dan kedua saat final olimpiade London,” ucap pernyataan federasi sepakbola Brasil pada situs resmi mereka seperti dilansir Reuters, Senin (13/8/2012).
“Kesalahan ini semoga dapat menjadi pelajaran untuk dia agar memperbaiki penampilannya di turnamen besar selanjutnya, seperti kata pepatah ketika seseorang berbuat salah maka itu akan menjadi pelajaran sangat besar untuk tidak mengulangi hal yang sama,” tambahnya.
Seperti diketahui blunder yang dilakukan Rafael selama permainan sangat jelas terlihat ketika dia tidak berhasil menjaga striker Mexico, Oribe Peralta dengan ketat. Alhasil, dua gol tercipta lewat kaki dan kepala pemain berusia 28 tahun tersebut sebelum akhirnya Hulk mampu memperkecil keadaan di perpanjangan waktu babak kedua.
Kritik pedas itu membuat pelatih Brasil, Mano Menezes membela anak asuhnya. Menurutnya, kekalahan ini merupakan kesalahan bersama tim dan bukan kesalahan satu bahkan dua pemain. "Saya serta para pemain yang berada di skuad harus bertanggung jawab akibat kekalahan ini," jelas Menezes.
(akr)