Tiga moment terbaik Olimpiade
Senin, 13 Agustus 2012 - 09:46 WIB
Tiga moment terbaik Olimpiade
A
A
A
Sindonews.com - Presiden Komite Olimpiade Internasional (IOC) Jacques Rogge mengatakan meskipun ada begitu banyak moment yang baik telah terjadi selama Olimpiade London 2012 berlangsung seperti mencatatkan rekor dunia maupun memecahkan sejarah di Olimpiade, tapi Rogge melihat kemenangan Chris Hoy, Valentina Vezzali serta Andy Murray merupakan moment yang sangat membanggakan sekaligus mengharukan.
“Ada begitu banyak hal yang telah terjadi. Jika saya harus memilih satu atlet favorit, maka saya akan memilih Chris Hoy yang meneteskan air mata saat penyerahan medali emas di Podium. Menurut saya itu merupakan salah satu momen menentukan di Olimpiade,” kata Rogge seperti dilansir Reuters, Senin (13/8/2012).
Rogge menambahkan selain atlet balap sepeda Inggris Raya, Hoy dirinya juga memilih atlet anggar Valentina Vezzali yang berhasil meraih medali emas untuk keenam kalinya selama mengikuti Olimpiade serta petenis Andy Murray yang baru mendapatkan emas pertamanya di ajang olahraga terbesar di dunia tersebut.
Sedangkan mengenai sprinter asal Jamaika, Usain Bolt, Rogge mengatakan dia telah menjadi legenda hidup yang sangat nyata setelah mencatatkan namanya dalam sejarah Olimpiade dan keberhasilan ini tidak bisa dibandingkan dengan pelari asal Amerika Serikat Carl Lewis.
“Ini hal yang sangat sulit untuk membandingkan diantara kedua atlet bersejarah tersebut. Tapi saya akan mengatakan Bolt bisa menjadi ikon sprinter dimana dia merupakan pelari terbaik,” jelasnya.
“Ada begitu banyak hal yang telah terjadi. Jika saya harus memilih satu atlet favorit, maka saya akan memilih Chris Hoy yang meneteskan air mata saat penyerahan medali emas di Podium. Menurut saya itu merupakan salah satu momen menentukan di Olimpiade,” kata Rogge seperti dilansir Reuters, Senin (13/8/2012).
Rogge menambahkan selain atlet balap sepeda Inggris Raya, Hoy dirinya juga memilih atlet anggar Valentina Vezzali yang berhasil meraih medali emas untuk keenam kalinya selama mengikuti Olimpiade serta petenis Andy Murray yang baru mendapatkan emas pertamanya di ajang olahraga terbesar di dunia tersebut.
Sedangkan mengenai sprinter asal Jamaika, Usain Bolt, Rogge mengatakan dia telah menjadi legenda hidup yang sangat nyata setelah mencatatkan namanya dalam sejarah Olimpiade dan keberhasilan ini tidak bisa dibandingkan dengan pelari asal Amerika Serikat Carl Lewis.
“Ini hal yang sangat sulit untuk membandingkan diantara kedua atlet bersejarah tersebut. Tapi saya akan mengatakan Bolt bisa menjadi ikon sprinter dimana dia merupakan pelari terbaik,” jelasnya.
(akr)