Leg pertama super Spanyol, Barca kalahkan Madrid
Jum'at, 24 Agustus 2012 - 08:31 WIB
Leg pertama super Spanyol, Barca kalahkan Madrid
A
A
A
Sindonews.com - Barcelona sukses mengalahkan Madrid dengan skor 3-2 pada leg pertama Piala Super Spanyol yang berlangsung di Camp Nou pada Jumat 24 Agustus 2012 dini hari tadi. Meski Madrid sempat unggul lebih dulu namun anak asuh Jose Morinho harus mengakui ketangguhan Barca di kandangnya sendiri.
Sejak menit pertama berlangsung, pertandingan sengit langsung diperagakan kedua tim raksasa Spanyol tersebut yang memang dikenal memiliki persaingan abadi. Meski tampil di kandang lawan Madrid membuka menit-menit pertama dengan menciptakan banyak peluang.
Peluang pertama tim berjuluk Los Blancos didapat melalui tendangan bebas, namun belum mampu berbuah gol. Selanjutnya giliran kerjasama Xabi Alonso dan Sami Khedira yang membongkar pertahanan Barca, sayang posisi Khedira sudah Offside terlebih dahulu.
Tak ingin malu dihadapan pendukungnya sendiri Barca mulai ambil alih pertandingan dan Messi membuka asa pertama dengan menerima umpan silang dari Dani Alves yang menusuk dari sayap kanan. Tapi tendangan Messi masih jauh dari sasaran. Selanjutnya Barca mulai menguasai lini tengah yang digawangi oleh Iniesta dan Xavi serta mendominasi jalannya pertandingan babak pertama. Madrid juga bukan tanpa peluang namun hingga babak pertama berakhir kedudukan tetap sama kuat 0-0.
Memasuki babak kedua Barca memulai inisiatif serangan melalui Alexis Sanchez bahkan hingga ia harus dijatuhkan di kotak terlarang namun wasit tidak menunjuk titik putih untuk pelanggaran tersebut. Lebih banyak menyerang, Barca justru dikagetkan oleh gol Cristiano Ronaldo pada menit ke 56. Memanfaatkan umpan tendangan pojok dari Mesut Ozil, sosok yang biasa dipanggil dengan CR7 itu menanduk bola tersebut dan menaklukkan Valdes, skor berubah 1-0.
Keunggulan itu tidak bertahan lama, hanya berselang dua menit, Pedro menyamakan kedudukan setelah menyambut umpan jauh Mascherano dan menceploskan bola ke dalam gawangyang dijaga oleh Casillas. Casillas nyaris memungut bola untuk kedua kalinya ketika Alves melesatkan tendangan menyusur tanah, namun masih mampu diselamatkan dengan menepis bola tersebut ke samping mistar.
Ingin mengubah kebuntuan, Jose Mourinho melakukan pergantian pemain pertamanya dengan menarik keluar Karim Benzema dan menurunkan Gonzalo Higuain. Meski begitu gol kemenangan bagi Madrid juga tak kunjung datang, tak lama kemudian The Special One kembali melakukan pergantian pemain dengan memainkan Angel Di Maria menggantikan Ozil.
Bemaksud menambah gol, Madrid justru harus tertinggal setelah wasit menunjuk titik putih akibat aksi Sergio Ramos yang menjatuhkan Iniesta. Lionel Messi ditunjuk sebagai algojo dan melakukan tugasnya dengan sempurna untuk membawa Barca unggul 2-1.
Tidak berhenti sampai disitu melalui pergerakan khas tiki taka ala Barcelona, Iniesta melakukan akselerasi di kotak penalti dan dengan cerdik mampu memberikan umpan kepada Xavi dan mampu dimaksimalkan menjadi sebuah gol. Barca unggul 3-1.
El Real sempat mengejar ketinggalan di menit 85 akibat blunder yang dilakukan Valdes yang bermaksud mengecok Di Maria namun winger Argentina itu akhirnya memenangkan duel atas Valdes dan membawa Madrid mengejar skor 3-2. Pertandingan yang menyisakan 5 menit lagi ditambah tiga menit perpanjangan waktu namun Madrid tak mampu menyamakan kedudukan hingga peluit panjang berbunyi.
Sejak menit pertama berlangsung, pertandingan sengit langsung diperagakan kedua tim raksasa Spanyol tersebut yang memang dikenal memiliki persaingan abadi. Meski tampil di kandang lawan Madrid membuka menit-menit pertama dengan menciptakan banyak peluang.
Peluang pertama tim berjuluk Los Blancos didapat melalui tendangan bebas, namun belum mampu berbuah gol. Selanjutnya giliran kerjasama Xabi Alonso dan Sami Khedira yang membongkar pertahanan Barca, sayang posisi Khedira sudah Offside terlebih dahulu.
Tak ingin malu dihadapan pendukungnya sendiri Barca mulai ambil alih pertandingan dan Messi membuka asa pertama dengan menerima umpan silang dari Dani Alves yang menusuk dari sayap kanan. Tapi tendangan Messi masih jauh dari sasaran. Selanjutnya Barca mulai menguasai lini tengah yang digawangi oleh Iniesta dan Xavi serta mendominasi jalannya pertandingan babak pertama. Madrid juga bukan tanpa peluang namun hingga babak pertama berakhir kedudukan tetap sama kuat 0-0.
Memasuki babak kedua Barca memulai inisiatif serangan melalui Alexis Sanchez bahkan hingga ia harus dijatuhkan di kotak terlarang namun wasit tidak menunjuk titik putih untuk pelanggaran tersebut. Lebih banyak menyerang, Barca justru dikagetkan oleh gol Cristiano Ronaldo pada menit ke 56. Memanfaatkan umpan tendangan pojok dari Mesut Ozil, sosok yang biasa dipanggil dengan CR7 itu menanduk bola tersebut dan menaklukkan Valdes, skor berubah 1-0.
Keunggulan itu tidak bertahan lama, hanya berselang dua menit, Pedro menyamakan kedudukan setelah menyambut umpan jauh Mascherano dan menceploskan bola ke dalam gawangyang dijaga oleh Casillas. Casillas nyaris memungut bola untuk kedua kalinya ketika Alves melesatkan tendangan menyusur tanah, namun masih mampu diselamatkan dengan menepis bola tersebut ke samping mistar.
Ingin mengubah kebuntuan, Jose Mourinho melakukan pergantian pemain pertamanya dengan menarik keluar Karim Benzema dan menurunkan Gonzalo Higuain. Meski begitu gol kemenangan bagi Madrid juga tak kunjung datang, tak lama kemudian The Special One kembali melakukan pergantian pemain dengan memainkan Angel Di Maria menggantikan Ozil.
Bemaksud menambah gol, Madrid justru harus tertinggal setelah wasit menunjuk titik putih akibat aksi Sergio Ramos yang menjatuhkan Iniesta. Lionel Messi ditunjuk sebagai algojo dan melakukan tugasnya dengan sempurna untuk membawa Barca unggul 2-1.
Tidak berhenti sampai disitu melalui pergerakan khas tiki taka ala Barcelona, Iniesta melakukan akselerasi di kotak penalti dan dengan cerdik mampu memberikan umpan kepada Xavi dan mampu dimaksimalkan menjadi sebuah gol. Barca unggul 3-1.
El Real sempat mengejar ketinggalan di menit 85 akibat blunder yang dilakukan Valdes yang bermaksud mengecok Di Maria namun winger Argentina itu akhirnya memenangkan duel atas Valdes dan membawa Madrid mengejar skor 3-2. Pertandingan yang menyisakan 5 menit lagi ditambah tiga menit perpanjangan waktu namun Madrid tak mampu menyamakan kedudukan hingga peluit panjang berbunyi.
(akr)