AC Milan semakin terpuruk
Selasa, 28 Agustus 2012 - 12:13 WIB
AC Milan semakin terpuruk
A
A
A
Sindonews.com – Melakoni laga pertama Seri A menjamu Sampdoria di San Siro, Minggu (26/8), AC Milan harus rela kehilangan poin. Sampdoria yang merupakan tim promosi dari Seri B menekuk Milan 0-1 lewat gol Andrea Costa pada menit ke-58.
Costa menjebol gawang Milan lewat tandukan kepalanya yang tak dapat dihentikan penjaga gawang Milan Christian Abbiati.Meski Milan beberapa kali meraih peluang menyamakan kedudukan,Milan gagal merealisasikannya.Bahkan,tendangan Kevin Prince Boateng masih membentur mistar gawang. Pada menit akhir laga pun,Milan mencoba menggempur pertahanan Sampdoria.
Sayang,kinerja pemain I Rossoneri––julukan Milan––yang membosankan dan mengecewakan tak berbuah hasil.Tim asuhan Massimiliano Allegri pun harus menelan pil pahit,yakni menelan kekalahan pada pertandingan awal Seri A musim 2012/2013.Hasil itu tentunya menjadi tanda tanya buat Milan jika melihat komposisi pemain yang ada saat ini. Kehilangan beberapa pemain top ditengarai sebagai penyebab buruknya penampilan Milan.
Tidak adanya Zlatan Ibrahimovic dan Antonio Cassano di lini depan membuat I Rossoneri tidak mempunyai daya gedor yang mumpuni. Kehilangan Thiago Silva yang menyeberang ke Paris Saint-Germain juga menggoyahkan lini pertahanan Milan. Penampilan Giampaolo Pazzini pun belum mampu memberikan kontribusi positif.Harapan Milanisti, julukan fans Milan,justru kandas melihatnya mencetak gol ke gawang Sampdoria.
Padahal, pertukarannya dengan Cassano ke Inter Milan sangat diharapkan memberikan ketajaman di lini depan I Rossoneri. Selain permainan Milan yang membosankan,deretan kursi penonton yang kosong di San Siro memperlihatkan bahwa Milanisti merasa kecewa dengan klub.Kesulitan keuangan pun menjadi penyebab kondisi Milan saat ini.Mereka terpaksa melepas Ibra––sapaan Ibrahimovic–– dan Silva untuk menutupi utang.
Situasi itu jelas sangat sulit bagi Allegri. Namun,Allegri terus mencoba menjaga kendali agar timnya tetap stabil.“Kami tampil tak begitu baik di babak pertama. Saya rasa itu hal normal jika menghadapi tim yang bermain sangat baik seperti Sampdoria.Saya pikir hasil imbang tentunya akan sangat baik bagi kami,” ungkap Allegri, dilansir si.com.
Allegri mengklaim timnya telah bermain pada babak kedua.Meskipun mereka harus kebobolan yang berawal dari tendangan sudut,Allegri tidak menegur para pemainnya.Pelatih berusia 45 tahun itu menilai timnya hanya kurang beruntung menjalani pertandingan tersebut. Mantan pelatih Cagliari itu ingin mengambil hikmah dari pertandingan itu demi mempersiapkan timnya menghadapi laga selanjutnya.
Dia akan berupaya keras kembali membangkitkan timnya agar menemukan permainan terbaik mereka seperti musim lalu,kendati tanpa beberapa pemain yang telah hengkang. “Bertindak seperti korban adalah hal yang sia-sia.Kami akan bangkit dan kembali mendapatkan taring kami seperti dulu.Memang,hal itu membutuhkan waktu.Tetapi dengan ketenangan dan keseimbangan,kami akan kembali menang,”tutur Allegri.
Di laga berikutnya,Robinho dkk akan menghadapi Bologna.Meskipun secara materi Bologna memiliki kualitas di bawah Milan,I Rossoneri harus tetap berhati-hati. Sebab,Bologna bisa saja menjadi kuda hitam yang akan menjatuhkan Milan seperti kekalahan dari Sampdoria.
Costa menjebol gawang Milan lewat tandukan kepalanya yang tak dapat dihentikan penjaga gawang Milan Christian Abbiati.Meski Milan beberapa kali meraih peluang menyamakan kedudukan,Milan gagal merealisasikannya.Bahkan,tendangan Kevin Prince Boateng masih membentur mistar gawang. Pada menit akhir laga pun,Milan mencoba menggempur pertahanan Sampdoria.
Sayang,kinerja pemain I Rossoneri––julukan Milan––yang membosankan dan mengecewakan tak berbuah hasil.Tim asuhan Massimiliano Allegri pun harus menelan pil pahit,yakni menelan kekalahan pada pertandingan awal Seri A musim 2012/2013.Hasil itu tentunya menjadi tanda tanya buat Milan jika melihat komposisi pemain yang ada saat ini. Kehilangan beberapa pemain top ditengarai sebagai penyebab buruknya penampilan Milan.
Tidak adanya Zlatan Ibrahimovic dan Antonio Cassano di lini depan membuat I Rossoneri tidak mempunyai daya gedor yang mumpuni. Kehilangan Thiago Silva yang menyeberang ke Paris Saint-Germain juga menggoyahkan lini pertahanan Milan. Penampilan Giampaolo Pazzini pun belum mampu memberikan kontribusi positif.Harapan Milanisti, julukan fans Milan,justru kandas melihatnya mencetak gol ke gawang Sampdoria.
Padahal, pertukarannya dengan Cassano ke Inter Milan sangat diharapkan memberikan ketajaman di lini depan I Rossoneri. Selain permainan Milan yang membosankan,deretan kursi penonton yang kosong di San Siro memperlihatkan bahwa Milanisti merasa kecewa dengan klub.Kesulitan keuangan pun menjadi penyebab kondisi Milan saat ini.Mereka terpaksa melepas Ibra––sapaan Ibrahimovic–– dan Silva untuk menutupi utang.
Situasi itu jelas sangat sulit bagi Allegri. Namun,Allegri terus mencoba menjaga kendali agar timnya tetap stabil.“Kami tampil tak begitu baik di babak pertama. Saya rasa itu hal normal jika menghadapi tim yang bermain sangat baik seperti Sampdoria.Saya pikir hasil imbang tentunya akan sangat baik bagi kami,” ungkap Allegri, dilansir si.com.
Allegri mengklaim timnya telah bermain pada babak kedua.Meskipun mereka harus kebobolan yang berawal dari tendangan sudut,Allegri tidak menegur para pemainnya.Pelatih berusia 45 tahun itu menilai timnya hanya kurang beruntung menjalani pertandingan tersebut. Mantan pelatih Cagliari itu ingin mengambil hikmah dari pertandingan itu demi mempersiapkan timnya menghadapi laga selanjutnya.
Dia akan berupaya keras kembali membangkitkan timnya agar menemukan permainan terbaik mereka seperti musim lalu,kendati tanpa beberapa pemain yang telah hengkang. “Bertindak seperti korban adalah hal yang sia-sia.Kami akan bangkit dan kembali mendapatkan taring kami seperti dulu.Memang,hal itu membutuhkan waktu.Tetapi dengan ketenangan dan keseimbangan,kami akan kembali menang,”tutur Allegri.
Di laga berikutnya,Robinho dkk akan menghadapi Bologna.Meskipun secara materi Bologna memiliki kualitas di bawah Milan,I Rossoneri harus tetap berhati-hati. Sebab,Bologna bisa saja menjadi kuda hitam yang akan menjatuhkan Milan seperti kekalahan dari Sampdoria.
(wbs)