Hilton tuntut gaji naik, SFC pilih cari striker anyar
Rabu, 29 Agustus 2012 - 05:59 WIB
Hilton tuntut gaji naik, SFC pilih cari striker anyar
A
A
A
Sindonews.com - Keinginan Hilton Moreira yang tiba-tiba meminta kenaikan gaji tinggi menjadi bumerang. Manajemen Sriwijaya FC dikabarkan akan melepas pemain berpaspor Brasil itu musim depan.
Padahal, sebelumnya dia merupakan salah satu pemain yang masuk dalam daftar prioritas dipertahankan berkat kontribusinya yang besar musim lalu dengan koleksi 18 gol. Tetapi, tingginya banderol harga yang dipatok oleh mantan pemain Persib Bandung itu dinilai manajemen klub SFC tidak realistis.
Lantaran kenaikannya sangat tinggi dari gajinya musim lalu yang hanya mencapai Rp 1 Miliar. Sayangnya manajemen enggan menyebutkan berapa nominal angka yang diminta Hilton.
Seharusnya, jika Hilton ingin meminta gaji tinggi, dia bisa melakukannya secara bertahap. Jika Hilton ngotot pada pendiriannya, manajemen SFC lebih memilih untuk mencari penggantinya.
Direktur Teknik dan SDM PT. SOM, Hendri Zainudin mengungkapkan, pada dasarnya manajemen memahami kenapa Hilton ingin meminta kenaikan gaji. Apalagi dengan kontribusinya yang cukup besar terhadap tim. Tetapi kalau terlalu tinggi, tentu pihaknya sulit untuk mewujudkannya.
’’Mungkin karena pemain asal Brasil lainnya seperti Beto berani meminta gaji tinggi sebesar Rp 2 miliar, makanya dia (Hilton) merasa pantas untuk menaikkan tawaran. Kita lihat saja nantilah, kalau memang tidak ada kesepakatan, kita terpaksa harus cari yang lain. Masih banyak pemain bagus dan harganya lebih realistis mau bermain di SFC,” tegasnya.
’’Sejauh ini, sudah ada beberapa nama pemain asing Asia maupun non Asia yang telah mengajukan lamaran seperti dari Jepang, Kroasia, dan lainnya. Tetapi kita sedang pilah-pilah sembari menunggu hasil akhir negosiasi dengan para pemain lama.’’
Keinginan Hilton meminta gaji tinggi di SFC menimbulkan pertanyaan besar dari para fans. Menurut mereka, Hilton seharusnya berterima kasih kepada Laskar Wong Kito yang sudah mengembalikan kepercayaan dirinya.
’’Iya saya ingat sekali ketika Hilton pertama kali datang ke Palembang. Dia bilang mau bergabung dengan SFC dengan gaji berapa pun dan tanpa fasilitas apa pun, yang penting bisa bermain” katanya.
’’Belum lagi ulahnya yang mengakibatkannya terlihat masalah hukum, kalau bukan kita yang menjamin dan menyelamatkannya. Mungkin dia sudah mendekam di dalam penjara. Tetapi lihatlah dia sekarang,” sesal Hendri.
Sementara itu, selain para pemain asing yang memiliki posisi penyerang, seperti Vedran Mutatovic dan Kazuo Homma, SFC juga dilamar oleh sejumlah nama pemain tengah yang sudah tidak asing lagi bagi pecinta sepak bola tanah air. Seperti mantan gelandang Persib Bandung Miljan Radovic, bekas penggawa PSMS Medan Nastja Ceh dan eks Mitra Kukar Nemanja Obric.
Padahal, sebelumnya dia merupakan salah satu pemain yang masuk dalam daftar prioritas dipertahankan berkat kontribusinya yang besar musim lalu dengan koleksi 18 gol. Tetapi, tingginya banderol harga yang dipatok oleh mantan pemain Persib Bandung itu dinilai manajemen klub SFC tidak realistis.
Lantaran kenaikannya sangat tinggi dari gajinya musim lalu yang hanya mencapai Rp 1 Miliar. Sayangnya manajemen enggan menyebutkan berapa nominal angka yang diminta Hilton.
Seharusnya, jika Hilton ingin meminta gaji tinggi, dia bisa melakukannya secara bertahap. Jika Hilton ngotot pada pendiriannya, manajemen SFC lebih memilih untuk mencari penggantinya.
Direktur Teknik dan SDM PT. SOM, Hendri Zainudin mengungkapkan, pada dasarnya manajemen memahami kenapa Hilton ingin meminta kenaikan gaji. Apalagi dengan kontribusinya yang cukup besar terhadap tim. Tetapi kalau terlalu tinggi, tentu pihaknya sulit untuk mewujudkannya.
’’Mungkin karena pemain asal Brasil lainnya seperti Beto berani meminta gaji tinggi sebesar Rp 2 miliar, makanya dia (Hilton) merasa pantas untuk menaikkan tawaran. Kita lihat saja nantilah, kalau memang tidak ada kesepakatan, kita terpaksa harus cari yang lain. Masih banyak pemain bagus dan harganya lebih realistis mau bermain di SFC,” tegasnya.
’’Sejauh ini, sudah ada beberapa nama pemain asing Asia maupun non Asia yang telah mengajukan lamaran seperti dari Jepang, Kroasia, dan lainnya. Tetapi kita sedang pilah-pilah sembari menunggu hasil akhir negosiasi dengan para pemain lama.’’
Keinginan Hilton meminta gaji tinggi di SFC menimbulkan pertanyaan besar dari para fans. Menurut mereka, Hilton seharusnya berterima kasih kepada Laskar Wong Kito yang sudah mengembalikan kepercayaan dirinya.
’’Iya saya ingat sekali ketika Hilton pertama kali datang ke Palembang. Dia bilang mau bergabung dengan SFC dengan gaji berapa pun dan tanpa fasilitas apa pun, yang penting bisa bermain” katanya.
’’Belum lagi ulahnya yang mengakibatkannya terlihat masalah hukum, kalau bukan kita yang menjamin dan menyelamatkannya. Mungkin dia sudah mendekam di dalam penjara. Tetapi lihatlah dia sekarang,” sesal Hendri.
Sementara itu, selain para pemain asing yang memiliki posisi penyerang, seperti Vedran Mutatovic dan Kazuo Homma, SFC juga dilamar oleh sejumlah nama pemain tengah yang sudah tidak asing lagi bagi pecinta sepak bola tanah air. Seperti mantan gelandang Persib Bandung Miljan Radovic, bekas penggawa PSMS Medan Nastja Ceh dan eks Mitra Kukar Nemanja Obric.
(aww)