Persiba berharap tak ada lagi dualisme kompetisi

Rabu, 29 Agustus 2012 - 04:21 WIB
Persiba berharap tak...
Persiba berharap tak ada lagi dualisme kompetisi
A A A
Sindonews.com - Manajemen Persiba Bantul sangat berharap musim depan tidak terjadi lagi dualisme kompetisi. Jika pun dualisme tetap terjadi, klub kebanggaan warga Bantul ini akan tetap memilih bekompetisi di bawah naungan PSSI.
Manager Persiba Bantul Briyanto mengatakan, seharusnya dualisme kompetisi tidak perlu terjadi lagi untuk musim depan. "Kita hanya bisa berharap itu (dualisme kompetisi) berakhir, meski sangat sulit untuk saat ini," kata Briyanto.

Dualisme kompetisi kemungkinan masih akan berlanjut pada musim depan. Bahkan, PSSI-KPSI pimpinan La Nyalla mewacanakan kompetisi Indonesia Super League (ISL) bakal digelar sekitar Oktober atau November mendatang. "Ya, wacananya seperti itu. Tapi kami tidak yakin ISL bisa digelar bulan depan, tidak mungkin secepat itu," kata Briyanto.

Secara tidak langsung, Briyanto menyebutkan untuk saat ini Persiba belum ada niat untuk hijrah ke ISL. Saat ini lebih memilih di bawah naungan PSSI resmi. "Harapan kami sederhana saja, tidak ingin lagi ada IPL atau ISL. P dan S itu dihilangkan saja, digabung menjadi satu Indonesia League," jelasnya.

Dia juga tidak yakin tim-tim yang sebelumnya menjadi kontestan IPL pada 2011-2012 akan bergabung ke ISL untuk musim depan, seperti Semen Padang atau Persijap Jepara. Dia justru mempertanyakan jika tim IPL memilih bergabung ke ISL akan ditempatkan di mana.

"Saya sudah berkomunikasi langsung dengan manajer Semen Padang soal keinginan bergabung dengan ISL. Memang benar Semen Padang ingin ke ISL, tapi yang menjadi pertanyaan saya, nantinya Semen Padang akan ditempatkan di mana," ujarnya bernada tanya.

Briyanto beralasan, format kompetisi ISL maupun IPL relatif sama, yakni ada tim promosi dan degradasi. "Nah, kalau Semen Padang langsung masuk ISL, tim-tim ISL yang ada di bawahnya pasti menolak. Bahasa gampangnya, tim yang seharusnya promosi menjadi tidak jadi promosi," jelasnya.

Menurut dia, formalisasi yang tepat untuk musim depan adalah penggabungan kompetisi IPL dan IPL. Formatnya bisa dibahas lebih lanjut tanpa merugikan tim-tim lain. "Misalnya kompetisi dibagi dalam dua zona, setiap zona terdiri 18 klub," imbuhnya.

Format kompetisi musim depan yang masih kabur ini berdampak buruk buruk terhadap tim. Tidak hanya bagi IPL maupun ISL serta Divisi Utamanya masing-masing. Tim tidak bisa mempersiapkan musim depan karena masih menunggu format kompetisi musim depan.
(aww)
Berita Terkait
Liga 2 Tercoreng, Kalteng...
Liga 2 Tercoreng, Kalteng Putra vs PSBS Biak Dihiasi Baku Pukul
Perwakilan Klub dan...
Perwakilan Klub dan Asosiasi Pemain Temui Menpora Minta Liga 2 Kembali Bergulir
Pemain Gresik United...
Pemain Gresik United Pilih Pulang Kampung Menjadi Petani
Persib Vs Persija :...
Persib Vs Persija : Kemenangan Jadi Harga Mati Kedua Tim
Usai Jalani Uji Coba...
Usai Jalani Uji Coba Terakhir, VAR Sudah Siap Digunakan di Liga 1
Kesalahan Wasit Masih...
Kesalahan Wasit Masih Terulang, Liga 1 Bakal Ada VAR di Musim Depan?
Berita Terkini
FIFA Bikin Kejutan!...
FIFA Bikin Kejutan! Leandro Paredes Tak Jadi Dikartu Merah di Final Piala Dunia 2026
1 jam yang lalu
Timnas Argentina Pulang...
Timnas Argentina Pulang Tanpa Trofi Disambut Bak Juara, Bagaimana Masa Depan Lionel Messi?
1 jam yang lalu
ASEAN Hyundai Cup 2026...
ASEAN Hyundai Cup 2026 Segera Bergulir, Dukung Perjuangan Timnas Indonesia di VISION+
3 jam yang lalu
Jadwal Timnas Indonesia...
Jadwal Timnas Indonesia di Piala AFF 2026: Misi Garuda Akhiri Penantian Gelar Perdana
5 jam yang lalu
Profil Jesslyn Wijaya...
Profil Jesslyn Wijaya Lay, Atlet Golf Putri yang Diduga Diculik di Mangga Besar
6 jam yang lalu
Yamal Usul Duel Fisik...
Yamal Usul Duel Fisik Paredes vs Gavi Berlanjut di Ring Tinju
6 jam yang lalu
Infografis
Skuad Timnas Spanyol...
Skuad Timnas Spanyol di Piala Dunia 2026, Tak Ada Pemain Real Madrid
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved