Persaingan sengit Messi - CR7
Jum'at, 31 Agustus 2012 - 10:51 WIB
Persaingan sengit Messi - CR7
A
A
A
Sindonews.com – Jika di bola basket ada persaingan ketat Magic Johnson vs Larry Bird dan di tenis ada Rafael Nadal vs Roger Federer, di sepak bola Eropa rivalitas Cristiano Ronaldo dengan Lionel Messi merupakan persaingan terpanas dunia.
Musim lalu,persaingan wingerasal Portugal Ronaldo dan penyerang berdarah Argentina Messi berakhir seimbang. Ronaldo meraih gelar pertamanya di Liga Spanyol dan Messi mencetak rekor gol terbanyak dalam semusim.Messi memimpin dengan catatan 73 gol dan 28 assist dari 59 laga,sedangkan Ronaldo berada di posisi kedua dengan 60 gol dan 15 assist dari 54 laga. Musim ini (2012/2013),Ronaldo mengawali musim dengan prestasi.
Kendati hanya berbagi angka 4-4 dari partai kandang dan tandang,Los Galacticos –julukan Madrid—unggul agregat gol tandang saat bermain di Camp Nou dan berhak atas predikat juara Piala Super Spanyol.CR7—julukan Ronaldo— mengemas dua gol dari dua pertandingan, begitu pula Messi.Bedanya,satu gol Messi dicetak dari titik putih. ”Kami memulai pertandingan dengan baik dan mencetak dua gol cepat yang memberi kami kepercayaan diri.
Kami bermain baik dan kami menciptakan banyak peluang.Di babak kedua,kami bermain lebih lambat karena sudah lelah. Tapi,kami pantas menang,”ujar Ronaldo, dilansir Sport Mole. Keberhasilan pria Portugal berusia 27 tahun itu meraih gelar ketiganya bersama Madrid menjadi pertanda kebangkitan raksasa Kastillia Madrid atas Katalan Barcelona.
Dengan kata lain,dominasi Barca selama empat musim terakhir mulai tergeser dari peta persaingan. Siklus kemampuan Ronaldo beradaptasi dan mengukir prestasi pun seperti muncul kembali. Saat bergabung pertama kali ke Manchester United dari Sporting CP pada 2003,Ronaldo belum mampu mengangkat harkat Red Devils—julukan MU.Dua musim berselang,tepatnya 2006,dia mulai unjuk gigi dan menjadikan MU juara Liga Primer Inggris tiga kali berturut-turut.
Selain itu, kapten timnas Portugal ini juga mempersembahkan sejumlah gelar bergengsi seperti Liga Champions Eropa dan Piala Dunia Antarklub. Sejak bergabung bersama pasukan Jose Mourinho pada 2009,Ronaldo hanya mampu mencuri perhatian dengan akselerasi dan kemampuan individu.Catatan terbaik bintang berpostur 186 cm ini hanya torehan gelar Copa del Rey pada musim 2010/2011.
Setelah tiga musim berselang,Ronaldo bersama Madrid mulai mencetak catatan manis.Dimulai dari gelar Pimera Liga yang tiga musim sebelumnya dikuasai Barca,kini Iker Casillas dkk pun mulai merebut gelar Super Copa yang tiga musim sebelumnya juga milik pasukan Tito Villanova. ”Ini pertandingan penting,bukan hanya karena Piala Super,tapi juga untuk mengalahkan Barcelona.
Dengan sukses ini,kami merasa telah kembali ke jalur kinerja para juara,”ungkap Ronaldo. Meski begitu,Messi,sang calon legenda masa depan Barcelona,tak surut dengan prediksi di atas.Performa Barca,menurut pria kelahiran Rosario,Argentina,24 Juni 1987,itu,masih tetap kokoh dan tak akan mudah digeser klub mana pun.Messi percaya musim ini Barca akan kembali meraih gelar liga yang telah dikudeta pasukan Jose Mourinho.
Musim lalu,persaingan wingerasal Portugal Ronaldo dan penyerang berdarah Argentina Messi berakhir seimbang. Ronaldo meraih gelar pertamanya di Liga Spanyol dan Messi mencetak rekor gol terbanyak dalam semusim.Messi memimpin dengan catatan 73 gol dan 28 assist dari 59 laga,sedangkan Ronaldo berada di posisi kedua dengan 60 gol dan 15 assist dari 54 laga. Musim ini (2012/2013),Ronaldo mengawali musim dengan prestasi.
Kendati hanya berbagi angka 4-4 dari partai kandang dan tandang,Los Galacticos –julukan Madrid—unggul agregat gol tandang saat bermain di Camp Nou dan berhak atas predikat juara Piala Super Spanyol.CR7—julukan Ronaldo— mengemas dua gol dari dua pertandingan, begitu pula Messi.Bedanya,satu gol Messi dicetak dari titik putih. ”Kami memulai pertandingan dengan baik dan mencetak dua gol cepat yang memberi kami kepercayaan diri.
Kami bermain baik dan kami menciptakan banyak peluang.Di babak kedua,kami bermain lebih lambat karena sudah lelah. Tapi,kami pantas menang,”ujar Ronaldo, dilansir Sport Mole. Keberhasilan pria Portugal berusia 27 tahun itu meraih gelar ketiganya bersama Madrid menjadi pertanda kebangkitan raksasa Kastillia Madrid atas Katalan Barcelona.
Dengan kata lain,dominasi Barca selama empat musim terakhir mulai tergeser dari peta persaingan. Siklus kemampuan Ronaldo beradaptasi dan mengukir prestasi pun seperti muncul kembali. Saat bergabung pertama kali ke Manchester United dari Sporting CP pada 2003,Ronaldo belum mampu mengangkat harkat Red Devils—julukan MU.Dua musim berselang,tepatnya 2006,dia mulai unjuk gigi dan menjadikan MU juara Liga Primer Inggris tiga kali berturut-turut.
Selain itu, kapten timnas Portugal ini juga mempersembahkan sejumlah gelar bergengsi seperti Liga Champions Eropa dan Piala Dunia Antarklub. Sejak bergabung bersama pasukan Jose Mourinho pada 2009,Ronaldo hanya mampu mencuri perhatian dengan akselerasi dan kemampuan individu.Catatan terbaik bintang berpostur 186 cm ini hanya torehan gelar Copa del Rey pada musim 2010/2011.
Setelah tiga musim berselang,Ronaldo bersama Madrid mulai mencetak catatan manis.Dimulai dari gelar Pimera Liga yang tiga musim sebelumnya dikuasai Barca,kini Iker Casillas dkk pun mulai merebut gelar Super Copa yang tiga musim sebelumnya juga milik pasukan Tito Villanova. ”Ini pertandingan penting,bukan hanya karena Piala Super,tapi juga untuk mengalahkan Barcelona.
Dengan sukses ini,kami merasa telah kembali ke jalur kinerja para juara,”ungkap Ronaldo. Meski begitu,Messi,sang calon legenda masa depan Barcelona,tak surut dengan prediksi di atas.Performa Barca,menurut pria kelahiran Rosario,Argentina,24 Juni 1987,itu,masih tetap kokoh dan tak akan mudah digeser klub mana pun.Messi percaya musim ini Barca akan kembali meraih gelar liga yang telah dikudeta pasukan Jose Mourinho.
(wbs)