Rumah Taruhan di Kostum, 8 Tim La Liga Kena Imbas
Kamis, 09 Juli 2020 - 23:03 WIB
loading...
Rumah taruhan tak bisa lagi menempel di kostum klub La Liga mulai musim 2020/2021/Foto/footballfashion.org
A
A
A
MADRID - Rumah taruhan tak bisa lagi menempel di kostum klub La Liga mulai musim 2020/2021. Tak pelak, delapan tim La Liga yang saat ini menempatkan rumah judi sebagai sponsor utama, terkena imbas aturan tersebut.
Seperti dilaporkan media Spanyol, El Pais, Menteri Urusan Konsumen Spanyol Alberto Garzon memperketat peraturan tentang sponsor dari dan iklan perusahaan taruhan. (Baca juga: Luis Suarez Tak Peduli Permainan Barcelona Menjemukan ).
Aturan itu mengikuti aturan yang termaktub dalam 'Keputusan Kerajaan tentang Periklanan' Spanyol - sebuah undang-undang federal yang mengizinkan iklan empat jam (antara pukul 1-5 pagi) untuk perusahaan taruhan yang berlisensi. Di luar slot waktu empat jam itu tak boleh ada iklan atau eksposur rumah taruhan.
Keputusan baru ini tidak hanya akan melarang perusahaan taruhan yang muncul pada kostum tim sebagai sponsor, tetapi juga tidak akan lagi diizinkan untuk mensponsori nama stadion atau aspek lain dari klub. (Baca juga: Tak Pikirkan Real Madrid, Setien : Kami Fokus Diri Sendiri ).
Kementerian Urusan Konsumen kini telah memperbarui kata-kata awalnya untuk menetapkan bahwa 'sponsorship dalam kaus atau kit olahraga tidak akan diterima' di Spanyol.
Valencia , Alaves, Leganes, Granada, Mallorca, Sevilla, Osasuna, dan Levante adalah delapan klub La Liga 2019/2020 yang sponsor utama kaosnya adalah perusahaan taruhan. (Baca juga: Kapten Espanyol Minta Maaf Los Periquitos Terdegradasi Setelah 26 Tahun di La Liga ).
Keadaan darurat di Spanyol telah mencegah Keputusan Kerajaan untuk masuk ke dalam hukum sepanjang musim panas ini. Tapi, Kementerian Urusan Konsumen yakin bahwa ketika RUU tersebut melewati Brussels - seperti yang diharapkan - maka akan belaku saat dimulainya La Liga 2020/2021.
Seperti dilaporkan media Spanyol, El Pais, Menteri Urusan Konsumen Spanyol Alberto Garzon memperketat peraturan tentang sponsor dari dan iklan perusahaan taruhan. (Baca juga: Luis Suarez Tak Peduli Permainan Barcelona Menjemukan ).
Aturan itu mengikuti aturan yang termaktub dalam 'Keputusan Kerajaan tentang Periklanan' Spanyol - sebuah undang-undang federal yang mengizinkan iklan empat jam (antara pukul 1-5 pagi) untuk perusahaan taruhan yang berlisensi. Di luar slot waktu empat jam itu tak boleh ada iklan atau eksposur rumah taruhan.
Keputusan baru ini tidak hanya akan melarang perusahaan taruhan yang muncul pada kostum tim sebagai sponsor, tetapi juga tidak akan lagi diizinkan untuk mensponsori nama stadion atau aspek lain dari klub. (Baca juga: Tak Pikirkan Real Madrid, Setien : Kami Fokus Diri Sendiri ).
Kementerian Urusan Konsumen kini telah memperbarui kata-kata awalnya untuk menetapkan bahwa 'sponsorship dalam kaus atau kit olahraga tidak akan diterima' di Spanyol.
Valencia , Alaves, Leganes, Granada, Mallorca, Sevilla, Osasuna, dan Levante adalah delapan klub La Liga 2019/2020 yang sponsor utama kaosnya adalah perusahaan taruhan. (Baca juga: Kapten Espanyol Minta Maaf Los Periquitos Terdegradasi Setelah 26 Tahun di La Liga ).
Keadaan darurat di Spanyol telah mencegah Keputusan Kerajaan untuk masuk ke dalam hukum sepanjang musim panas ini. Tapi, Kementerian Urusan Konsumen yakin bahwa ketika RUU tersebut melewati Brussels - seperti yang diharapkan - maka akan belaku saat dimulainya La Liga 2020/2021.
(sha)
Lihat Juga :