Libas Chelsea, Atletico geser rekor Barcelona
Senin, 03 September 2012 - 11:32 WIB
Libas Chelsea, Atletico geser rekor Barcelona
A
A
A
Sindonews.com – Fans Atletico Madrid layak bangga karena sukses di Piala Super Eropa mencatatkan rekor fantastis pada kompetisi Benua Biru.
Kemenangan 4-1 di Stade de Louis II Monaco,Jumat (1/9) dini hari WIB,menjadi yang ke-13 secara beruntun ditorehkan Atletico pada kompetisi Eropa (Liga Europa dan Piala Super). Rekor tersebut melampaui torehan 11 kemenangan beruntun Barcelona (di Liga Champions) pada 2002/2003. Hebatnya,dari 13 kemenangan beruntun itu,10 di antaranya tercipta era Entrenador Diego Simeone.
Total,26 gol tercipta dan hanya ada 7 gol yang bersarang ke gawang. Tidak hanya menciptakan rekor 10 kemenangan beruntun plus dua trofi (Liga Europa dan Piala Super),Simeone juga disebut sebagai salah satu sosok tersukses di Vicente Calderon. Sebab, sebagai pemain,pria berjuluk El Cholo itu mampu menghadirkan double winners (Primera Liga dan Copa del Rey) 1995/1996.Itu adalah gelar domestik pertama Atletico setelah puasa sejak 1977.
Hingga detik ini,mereka juga belum pernah lagi juara liga. “Saya sangat bangga dengan tim ini. Saya sangat bangga kepada para pemain. Mereka telah memainkan permainan yang luar biasa.Selain itu,mereka juga telah melakukan apa yang telah direncanakan dengan sangat baik,”ungkap Simeone di depan ribuan fans yang memadati Plaze de Cibeles,dilansir AS. Uniknya,Simeone datang ke Atletico saat kondisi tim sedang labil.
Dia datang pada Desember 2011.Karena itu,Simeone mengungkapkan apa yang diraih bersama Atletico dalam setengah musim terakhir merupakan sesuatu yang pantas dikenang. ”Ini merupakan hari yang sangat penting untuk klub.Semua orang menginginkan hal ini.Kami berusaha keras untuk mewujudkannya lagi,”ujar pria yang sempat bersitegang dengan David Beckham pada Piala Dunia 1998 itu.
Kini,Atletico kembali fokus menghadapi laga-laga Primera Liga berikutnya.Rencananya,mereka akan bertemu Real Betis,dini hari nanti.Namun, karena laga berdekatan dengan Piala Super,Federasi Sepak Bola Spanyol (RFEF) ataupun Liga Sepak Bola Profesional (LFP) memutuskan melakukan penundaan.
Meski sebenarnya kubu Betis keberatan, RFEF telah mengambil keputusan penundaan demi menghargai keberhasilan Atletico berjaya di Piala Super. ”Atletico membela kepentingan mereka.Meski sah,menurut kami,itu keterlaluan dan tidak seharusnya dilakukan.Kami kecewa kepada LFP. Alasan yang mereka kemukakan tidak bisa diterima dan terlalu mengada-ada,” ungkap Presiden Betis Miguel Guillen.
Penundaan pertandingan benar-benar dimanfaatkan Atletico untuk menggelar pesta.Satu hari seusai mengalahkan Chelsea,jalanan di ibu kota Spanyol dipenuhi orang-orang berkostum Los Colchoneros. Diperkirakan 50.000 suporter Atletico menghadiri perayaan di Plaza de Cibeles yang terletak di pusat kota.
Berdasarkan tradisi,Atletico ataupun Real Madrid selalu menggelar perayaan juara di tempat bersejarah itu. “Kami telah melakukan banyak pengorbanan untuk bisa meraih gelar seperti ini.Pengorbanan besar diperlukan untuk bisa membentuk sebuah tim yang kompetitif.Tentu saja kami sangat bangga dengan pencapaian para pemain dan pelatih,”pungkas Enrique Cerezo.
Kemenangan 4-1 di Stade de Louis II Monaco,Jumat (1/9) dini hari WIB,menjadi yang ke-13 secara beruntun ditorehkan Atletico pada kompetisi Eropa (Liga Europa dan Piala Super). Rekor tersebut melampaui torehan 11 kemenangan beruntun Barcelona (di Liga Champions) pada 2002/2003. Hebatnya,dari 13 kemenangan beruntun itu,10 di antaranya tercipta era Entrenador Diego Simeone.
Total,26 gol tercipta dan hanya ada 7 gol yang bersarang ke gawang. Tidak hanya menciptakan rekor 10 kemenangan beruntun plus dua trofi (Liga Europa dan Piala Super),Simeone juga disebut sebagai salah satu sosok tersukses di Vicente Calderon. Sebab, sebagai pemain,pria berjuluk El Cholo itu mampu menghadirkan double winners (Primera Liga dan Copa del Rey) 1995/1996.Itu adalah gelar domestik pertama Atletico setelah puasa sejak 1977.
Hingga detik ini,mereka juga belum pernah lagi juara liga. “Saya sangat bangga dengan tim ini. Saya sangat bangga kepada para pemain. Mereka telah memainkan permainan yang luar biasa.Selain itu,mereka juga telah melakukan apa yang telah direncanakan dengan sangat baik,”ungkap Simeone di depan ribuan fans yang memadati Plaze de Cibeles,dilansir AS. Uniknya,Simeone datang ke Atletico saat kondisi tim sedang labil.
Dia datang pada Desember 2011.Karena itu,Simeone mengungkapkan apa yang diraih bersama Atletico dalam setengah musim terakhir merupakan sesuatu yang pantas dikenang. ”Ini merupakan hari yang sangat penting untuk klub.Semua orang menginginkan hal ini.Kami berusaha keras untuk mewujudkannya lagi,”ujar pria yang sempat bersitegang dengan David Beckham pada Piala Dunia 1998 itu.
Kini,Atletico kembali fokus menghadapi laga-laga Primera Liga berikutnya.Rencananya,mereka akan bertemu Real Betis,dini hari nanti.Namun, karena laga berdekatan dengan Piala Super,Federasi Sepak Bola Spanyol (RFEF) ataupun Liga Sepak Bola Profesional (LFP) memutuskan melakukan penundaan.
Meski sebenarnya kubu Betis keberatan, RFEF telah mengambil keputusan penundaan demi menghargai keberhasilan Atletico berjaya di Piala Super. ”Atletico membela kepentingan mereka.Meski sah,menurut kami,itu keterlaluan dan tidak seharusnya dilakukan.Kami kecewa kepada LFP. Alasan yang mereka kemukakan tidak bisa diterima dan terlalu mengada-ada,” ungkap Presiden Betis Miguel Guillen.
Penundaan pertandingan benar-benar dimanfaatkan Atletico untuk menggelar pesta.Satu hari seusai mengalahkan Chelsea,jalanan di ibu kota Spanyol dipenuhi orang-orang berkostum Los Colchoneros. Diperkirakan 50.000 suporter Atletico menghadiri perayaan di Plaza de Cibeles yang terletak di pusat kota.
Berdasarkan tradisi,Atletico ataupun Real Madrid selalu menggelar perayaan juara di tempat bersejarah itu. “Kami telah melakukan banyak pengorbanan untuk bisa meraih gelar seperti ini.Pengorbanan besar diperlukan untuk bisa membentuk sebuah tim yang kompetitif.Tentu saja kami sangat bangga dengan pencapaian para pemain dan pelatih,”pungkas Enrique Cerezo.
(wbs)