Debut manis Bojan dan De Jong
Senin, 03 September 2012 - 11:54 WIB
Debut manis Bojan dan De Jong
A
A
A
Sindonews.com – Kendati tidak menceploskan gol ke gawang Bologna,Bojan Krkic patut bangga.Debutnya berhasil mempersembahkan kemenangan pada AC Milan.Bojan dipercaya turun ke lapangan sejak menit ke- 67 menggantikan El Shaaraway.
Kinerja pemain berusia 22 tahun yang dibesarkan klub Katalan,Barcelona,ini bermain menawan dan memberikan kontribusi berarti bagi gol yang dilesakkan Giampaolo Pazzini.Tak hanya itu,pemain yang pernah tercatat sebagai pemain terbaik Eropa U-17 pada 2007 ini beberapa kali melakukan akselerasi berbahaya ke gawang Bologna.
Pemain seperti inilah yang memang diinginkan Massimiliano Allegri. “Ada keinginan yang kuat untuk melakukannya dengan baik,”ungkap Bojan. “Yang paling penting adalah membawa pulang tiga poin.Tim ini berkembang.Saya menyukai klub ini,”ujar pemain bertinggi 170 cm,dilansir CalcioNews 24. Bergabung bersama tim sebesar I Rossoneri––julukan Milan––bagi Bojan tak pernah terpikirkan sebelumnya.Menurut dia,kebesaran Barcelona dan AC Milan tak dapat dibandingkan.Keduanya sama-sama klub besar.
“Masih banyak tantangan yang akan saya hadapi,dan saya akan mengasah kemampuan di sini,”ujar pemain kelahiran Linyola,Spanyol,28 Agustus 1990,ini. Sementara bagi pemain berdarah Belanda Nigel de Jong,debut pertamanya bersama Milan adalah kesempatan mengukir prestasi.Mantan pemain bertahan terbaik Manchester City ini ingin merasakan manisnya mengecap piala di Italia setelah berpetualang di Belanda, Jerman,dan Inggris.
De Jong yakin dia akan menjadi pilahan utama di Milan. Menjalani debut bersama klub kota mode sejak menit ke 41 menggantikan pemain sayap Ricardo Montolivo,De Jong sukses memberi rasa aman kepada kiper Christian Abbiati.Selain itu,sejak De Jong parkir di kotak terlarang Milan,serangan Bologna hampir selalu berhasil dipatahkan.
Penampilan impresif De Jong pun mendapat sambutan baik dari rekan satu negara yang pernah bermain untuk Milan, Mark van Bommel.“De Jong bermain menyerupai Rino Gattuso.Dia bermain untuk tim.Dia adalah rekrutan terbaik Milan musim panas ini ,”tutur pemain PSV Eindhoven itu.
Kinerja pemain berusia 22 tahun yang dibesarkan klub Katalan,Barcelona,ini bermain menawan dan memberikan kontribusi berarti bagi gol yang dilesakkan Giampaolo Pazzini.Tak hanya itu,pemain yang pernah tercatat sebagai pemain terbaik Eropa U-17 pada 2007 ini beberapa kali melakukan akselerasi berbahaya ke gawang Bologna.
Pemain seperti inilah yang memang diinginkan Massimiliano Allegri. “Ada keinginan yang kuat untuk melakukannya dengan baik,”ungkap Bojan. “Yang paling penting adalah membawa pulang tiga poin.Tim ini berkembang.Saya menyukai klub ini,”ujar pemain bertinggi 170 cm,dilansir CalcioNews 24. Bergabung bersama tim sebesar I Rossoneri––julukan Milan––bagi Bojan tak pernah terpikirkan sebelumnya.Menurut dia,kebesaran Barcelona dan AC Milan tak dapat dibandingkan.Keduanya sama-sama klub besar.
“Masih banyak tantangan yang akan saya hadapi,dan saya akan mengasah kemampuan di sini,”ujar pemain kelahiran Linyola,Spanyol,28 Agustus 1990,ini. Sementara bagi pemain berdarah Belanda Nigel de Jong,debut pertamanya bersama Milan adalah kesempatan mengukir prestasi.Mantan pemain bertahan terbaik Manchester City ini ingin merasakan manisnya mengecap piala di Italia setelah berpetualang di Belanda, Jerman,dan Inggris.
De Jong yakin dia akan menjadi pilahan utama di Milan. Menjalani debut bersama klub kota mode sejak menit ke 41 menggantikan pemain sayap Ricardo Montolivo,De Jong sukses memberi rasa aman kepada kiper Christian Abbiati.Selain itu,sejak De Jong parkir di kotak terlarang Milan,serangan Bologna hampir selalu berhasil dipatahkan.
Penampilan impresif De Jong pun mendapat sambutan baik dari rekan satu negara yang pernah bermain untuk Milan, Mark van Bommel.“De Jong bermain menyerupai Rino Gattuso.Dia bermain untuk tim.Dia adalah rekrutan terbaik Milan musim panas ini ,”tutur pemain PSV Eindhoven itu.
(wbs)