Inter siap ajukan banding
Kamis, 06 September 2012 - 09:39 WIB
Inter siap ajukan banding
A
A
A
Sindonews.com – Kasus Inter Milan dengan Christian Vieri masih berlanjut.Setelah kedapatan memata-matai Vieri pada rentang waktu 1999 hingga 2004,klub berjuluk I Nerazzurri itu diharuskan membayar ganti rugi senilai 1 juta euro.
Namun,kubu Inter tidak diam begitu saja.I Nerazzurrimenjelaskan alasan mengapa mereka memata-matai mantan pemainnya itu.Yang jelas,Inter mengaku siap mengajukan banding.“Kami sedikit terkejut dengan keputusan ini.Tentu saja kami akan naik banding.Kami sangat yakin kalau kami adalah pihak yang benar,” ungkap Direktur Umum Inter Marco Fassone,dilansir Football Italia.
Vieri memang terlibat kasus hukum lantaran dia merasa tidak nyaman dengan sikap Inter.Mantan striker timnas Italia itu lantas melaporkan bekas timnya itu ke pihak berwajib.Dia merasa dimata-matai setelah Inter bekerja sama dengan Telecom Italia guna menyadap telepon Vieri. Melihat sikap tak menyenangkan itu, Vieri jelas sangat terganggu.Ketika itu, Vieri meminta Inter membayar ganti rugi senilai 20 juta euro,meski tuntutan Vieri hanya tembus 1 juta euro.
Terkait dengan pemberitaan tersebut,pihak Inter dan Telecom Italia belum memberikan rilis resmi.Namun, keduanya diyakini bakal menyangkal kabar tersebut.Pasalnya, pengaduan ini sangat memalukan mereka. Tapi,ketika ditelisik lebih lanjut, rupanya pihak Inter memata-matai Vieri hanya karena persoalan sepele.Mereka ingin tahu apa saja yang dilakukan Vieri di luar jam latihan.Mereka ingin memantau apakah Vieri mematuhi peraturan yang ditetapkan klub atau tidak.
Namun,karena sikap Inter yang berlebihan itu,Vieri mengatakan bahwa kariernya jadi turun.Dia pun akhirnya menuntut ganti rugi.Semua perjuangan Vieri pun berbuah manis karena dia memenangkan gugatannya walaupun angkanya tidak sesuai dengan harapannya. Selain melayangkan laporan kepada pihak berwajib, pengacara Vieri juga bergerak cepat dengan mengadukan Inter dan Telecom Italia kepada Federasi Sepak Bola Italia (FIGC).
Pasalnya,mereka tentu sangat mengerti dengan kasus ini,baik secara teori maupun sipil. Sayang, aktivitas itu membuat pihak Inter marah. Pengacara Inter Fabio Iudica menjelaskan bahwa pihaknya akan terus melanjutkan kasus tersebut. “Kami pikir apa yang kami lakukan kepada Vieri sama sekali tidak mempengaruhi kariernya.Jadi,kami akan terus menyelesaikan masalah ini,”tandas Iudica.
Namun,kubu Inter tidak diam begitu saja.I Nerazzurrimenjelaskan alasan mengapa mereka memata-matai mantan pemainnya itu.Yang jelas,Inter mengaku siap mengajukan banding.“Kami sedikit terkejut dengan keputusan ini.Tentu saja kami akan naik banding.Kami sangat yakin kalau kami adalah pihak yang benar,” ungkap Direktur Umum Inter Marco Fassone,dilansir Football Italia.
Vieri memang terlibat kasus hukum lantaran dia merasa tidak nyaman dengan sikap Inter.Mantan striker timnas Italia itu lantas melaporkan bekas timnya itu ke pihak berwajib.Dia merasa dimata-matai setelah Inter bekerja sama dengan Telecom Italia guna menyadap telepon Vieri. Melihat sikap tak menyenangkan itu, Vieri jelas sangat terganggu.Ketika itu, Vieri meminta Inter membayar ganti rugi senilai 20 juta euro,meski tuntutan Vieri hanya tembus 1 juta euro.
Terkait dengan pemberitaan tersebut,pihak Inter dan Telecom Italia belum memberikan rilis resmi.Namun, keduanya diyakini bakal menyangkal kabar tersebut.Pasalnya, pengaduan ini sangat memalukan mereka. Tapi,ketika ditelisik lebih lanjut, rupanya pihak Inter memata-matai Vieri hanya karena persoalan sepele.Mereka ingin tahu apa saja yang dilakukan Vieri di luar jam latihan.Mereka ingin memantau apakah Vieri mematuhi peraturan yang ditetapkan klub atau tidak.
Namun,karena sikap Inter yang berlebihan itu,Vieri mengatakan bahwa kariernya jadi turun.Dia pun akhirnya menuntut ganti rugi.Semua perjuangan Vieri pun berbuah manis karena dia memenangkan gugatannya walaupun angkanya tidak sesuai dengan harapannya. Selain melayangkan laporan kepada pihak berwajib, pengacara Vieri juga bergerak cepat dengan mengadukan Inter dan Telecom Italia kepada Federasi Sepak Bola Italia (FIGC).
Pasalnya,mereka tentu sangat mengerti dengan kasus ini,baik secara teori maupun sipil. Sayang, aktivitas itu membuat pihak Inter marah. Pengacara Inter Fabio Iudica menjelaskan bahwa pihaknya akan terus melanjutkan kasus tersebut. “Kami pikir apa yang kami lakukan kepada Vieri sama sekali tidak mempengaruhi kariernya.Jadi,kami akan terus menyelesaikan masalah ini,”tandas Iudica.
(wbs)