Falcao cocok dengan Real Madrid
Sabtu, 08 September 2012 - 18:33 WIB
Falcao cocok dengan Real Madrid
A
A
A
Sindonews.com - Mantan kiper timnas Portugal, Victor Baia mengatakan akan semakin berkembang penampilan Radamel Falcao, jika dia merumput bersama Real Madrid. Menurutnya,striker Atletico Madrid tersebut sangat cocok dengan pola yang diterapkan permainan Jose Mourinho.
Pemain timnas Kolombia tersebut telah memperlihatkan bentuk permainan yang mengesankan dalam Minggu lalu saat pertandingan perdana La Liga menghadapi Athletico Bilbao dan pada laga Super Cup melawan Chelsea, dimana dia menciptakan hat trik.
Penampilan cemerlang yang ditunjukkan Falcao dalam dua laga terakhir membuat sejumlah klub besar Eropa mulai melirik striker 26 tahun tersebut. Namun, Baia merasa Los Blancos akan menjadi pilihan yang baik untuknya.
"Falcao akan semakin berkembang penampilannya di bawah asuhan Mourinho, karena dia sesuai dengan pola permainan yang diterapkan The special One," kata Baia seperti dilansir Goal.com, Sabtu (8/9/2012).
"Saat ini Falcao adalah striker tersubur dimana dalam dua laga terakhir dia telah menciptakan enam gol untuk kemenangan Atletico Madrid. Dia pemain top yang bisa bermain untuk pihak manapun, karenanya jika dia siap untuk bergabung dengan El Real akan semakin berbahaya kualitas permainan sepak bolanya," sambungnya.
Sebelumnya, Chief Executive Atletico Madrid Miguel Angel Gil Marin mengakui adanya tawaran dari Chelsea dan Manchester City untuk striker mereka, Radamel Falcao. Bahkan Manchester City siap menyerobot usaha Chelsea untuk mendapatkan striker Atletico Madrid, Radamel Falcao. Klub berjuluk The Citizens itu telah menyiapkan dana sebesar 60 juta euro atau setara Rp 660 miliar.
Namun, keduanya gagal mendapatkan tanda tangan penyerang internasional Kolombia yang memilih tetap tinggal di Vicente Calderon. "Anda hanya perlu melihat apa yang terjadi musim panas ini," ujar Angel Gil Marin, dikutip Tribalfootball.
"Selain Athletic Bilbao dan kami sendiri, semua orang harus menjual pemain bintang karena mereka harus bertahan dari kebangkrutan."
"Klub Prancis [PSG], Rusia [Anzhi], dan dua klub Inggris [Chelsea dan City] datang untuk Falcao dan dia memilih bertahan karena kami mengambil risiko akan mampu membayar kewajiban," tandasnya.
Pemain timnas Kolombia tersebut telah memperlihatkan bentuk permainan yang mengesankan dalam Minggu lalu saat pertandingan perdana La Liga menghadapi Athletico Bilbao dan pada laga Super Cup melawan Chelsea, dimana dia menciptakan hat trik.
Penampilan cemerlang yang ditunjukkan Falcao dalam dua laga terakhir membuat sejumlah klub besar Eropa mulai melirik striker 26 tahun tersebut. Namun, Baia merasa Los Blancos akan menjadi pilihan yang baik untuknya.
"Falcao akan semakin berkembang penampilannya di bawah asuhan Mourinho, karena dia sesuai dengan pola permainan yang diterapkan The special One," kata Baia seperti dilansir Goal.com, Sabtu (8/9/2012).
"Saat ini Falcao adalah striker tersubur dimana dalam dua laga terakhir dia telah menciptakan enam gol untuk kemenangan Atletico Madrid. Dia pemain top yang bisa bermain untuk pihak manapun, karenanya jika dia siap untuk bergabung dengan El Real akan semakin berbahaya kualitas permainan sepak bolanya," sambungnya.
Sebelumnya, Chief Executive Atletico Madrid Miguel Angel Gil Marin mengakui adanya tawaran dari Chelsea dan Manchester City untuk striker mereka, Radamel Falcao. Bahkan Manchester City siap menyerobot usaha Chelsea untuk mendapatkan striker Atletico Madrid, Radamel Falcao. Klub berjuluk The Citizens itu telah menyiapkan dana sebesar 60 juta euro atau setara Rp 660 miliar.
Namun, keduanya gagal mendapatkan tanda tangan penyerang internasional Kolombia yang memilih tetap tinggal di Vicente Calderon. "Anda hanya perlu melihat apa yang terjadi musim panas ini," ujar Angel Gil Marin, dikutip Tribalfootball.
"Selain Athletic Bilbao dan kami sendiri, semua orang harus menjual pemain bintang karena mereka harus bertahan dari kebangkrutan."
"Klub Prancis [PSG], Rusia [Anzhi], dan dua klub Inggris [Chelsea dan City] datang untuk Falcao dan dia memilih bertahan karena kami mengambil risiko akan mampu membayar kewajiban," tandasnya.
(wbs)