Deschamps nilai Belarusia ancaman serius Prancis
Selasa, 11 September 2012 - 19:10 WIB
Deschamps nilai Belarusia ancaman serius Prancis
A
A
A
Sindonews.com - Pelatih Prancis, Didier Deschamps mendesak anak asuhnya untuk tidak memberikan sedikit pun peluang kepada para pemain Belarusia saat keduanya berhadapan pada kualifikasi Piala Dunia 2014.
Sebelumnya tim Ayam Jantan membuka kemenangan pertama mereka di kualifikasi Piala Dunia 2014 saat menghadapi Finlandia dengan skor tipis 1-0 dan mantan pelatih Juventus tersebut berharap pertandingan selanjutnya mendapatkan hasil yang sama saat menghadapi Belarusia.
Melawan Belarusia, Deschamps berencana akan mengistirahatkan kedua pemainnya yang karena masalah fisik. Kedua pemain tersebut yakni Abou Diaby dan Gael Clichy.
"Kami butuh pemain dalam kondisi prima dan melawan Belarusia kami telah memperbaiki permainan untuk menciptakan sejumlah peluang di depan gawang untuk dijadikan gol," kata Deschamps seperti dilansir Soccerway, Selasa (11/9/2012).
"Belarus yang kehilangan pertandingan pertama untuk meraih poin penuh, tetap menjadi ancaman serius buat tim. Karena itu, kami harus fokus terhadap sejumlah pemain yang dianggap membahayakan pertahanan Prancis," sambungnya.
Deschamps berharap bisa mengulang kesuksesan yang pernah diraih 14 tahun yang lalu saat menjuarai Piala Dunia 1998, ketika bermain di Stade de France.
"Sangat menyenangkan untuk kembali ke Stade de France Emosional, hal itu akan meremajakan saya sedikit.. Saya mengalami momen terindah dalam karir saya di sini," tercermin dia.
Sebelumnya tim Ayam Jantan membuka kemenangan pertama mereka di kualifikasi Piala Dunia 2014 saat menghadapi Finlandia dengan skor tipis 1-0 dan mantan pelatih Juventus tersebut berharap pertandingan selanjutnya mendapatkan hasil yang sama saat menghadapi Belarusia.
Melawan Belarusia, Deschamps berencana akan mengistirahatkan kedua pemainnya yang karena masalah fisik. Kedua pemain tersebut yakni Abou Diaby dan Gael Clichy.
"Kami butuh pemain dalam kondisi prima dan melawan Belarusia kami telah memperbaiki permainan untuk menciptakan sejumlah peluang di depan gawang untuk dijadikan gol," kata Deschamps seperti dilansir Soccerway, Selasa (11/9/2012).
"Belarus yang kehilangan pertandingan pertama untuk meraih poin penuh, tetap menjadi ancaman serius buat tim. Karena itu, kami harus fokus terhadap sejumlah pemain yang dianggap membahayakan pertahanan Prancis," sambungnya.
Deschamps berharap bisa mengulang kesuksesan yang pernah diraih 14 tahun yang lalu saat menjuarai Piala Dunia 1998, ketika bermain di Stade de France.
"Sangat menyenangkan untuk kembali ke Stade de France Emosional, hal itu akan meremajakan saya sedikit.. Saya mengalami momen terindah dalam karir saya di sini," tercermin dia.
(aww)