Laporta incar kembali kursi presiden Barcelona
Selasa, 11 September 2012 - 23:30 WIB
Laporta incar kembali kursi presiden Barcelona
A
A
A
Sindonews.com - Mantan Presiden Barcelona, Joan Laporta menegaskan akan kembali menangani klub Catalan tersebut, setelah sebelumnya ia pernah menjabat bersama klub asal Spanyol itu dari 2003 hingga 2010. Laporta juga telah memberikan sejumlah gelar yakni trofi Liga Champions, La Liga, Kejuaraan Antar Klub serta Piala SuperCoppa.
Mantan Presiden yang sudah berusia 50 tahun tersebut mengatakan akan kembali ke Barcelona, ketika mereka menjadi bagian dari Catalonia Independen.
"Saya ingin memimpin Barcelona dalam Catalonia independen. Saya telah menyatakan hal ini kepada para penggemar Barcelona dan mereka mengerti. Ketika menjabat sebagai Presiden, saya telah memberikan gelar Liga Champions, Kejuaraan Antar Klub, Piala SuperCoppa Spanyol dan La Liga," jelasnya seperti dilansir Goal.com, Selasa (11/9/2012).
"Penggemar tim Catalan tersebut akan mengerti selama ideologi presiden saat ini tetap sama," sambungnya.
Keinginannya untuk bisa kembali menjabat sebagai Presiden Barcelona, ketika lebih dari satu juta orang telah berbasis ke Barcelona dan telah menyerukan kemerdekaan Catalan di utara hingga timur Spanyol. Laporta sendiri harus meninggalkan Barcelona ketika kurang mendapatkan dukungan saat pemilihan dua tahun yang lalu dan jabatannya itu telah digantikan oleh Sandro Rosell.
Mantan Presiden yang sudah berusia 50 tahun tersebut mengatakan akan kembali ke Barcelona, ketika mereka menjadi bagian dari Catalonia Independen.
"Saya ingin memimpin Barcelona dalam Catalonia independen. Saya telah menyatakan hal ini kepada para penggemar Barcelona dan mereka mengerti. Ketika menjabat sebagai Presiden, saya telah memberikan gelar Liga Champions, Kejuaraan Antar Klub, Piala SuperCoppa Spanyol dan La Liga," jelasnya seperti dilansir Goal.com, Selasa (11/9/2012).
"Penggemar tim Catalan tersebut akan mengerti selama ideologi presiden saat ini tetap sama," sambungnya.
Keinginannya untuk bisa kembali menjabat sebagai Presiden Barcelona, ketika lebih dari satu juta orang telah berbasis ke Barcelona dan telah menyerukan kemerdekaan Catalan di utara hingga timur Spanyol. Laporta sendiri harus meninggalkan Barcelona ketika kurang mendapatkan dukungan saat pemilihan dua tahun yang lalu dan jabatannya itu telah digantikan oleh Sandro Rosell.
(akr)