Nama Maguwoharjo segera dilego
Rabu, 12 September 2012 - 23:19 WIB
Nama Maguwoharjo segera dilego
A
A
A
Sindonews.com – Nama Stadion Maguwoharjo mungkin tidak akan bertahan lebih lama. Sebab, pengelola berencana mengomersilkan stadion kebanggaan warga Sleman yang menjadi markas Elang Jawa, julukan PSS.
Direktur PT Putra Sleman Sembada (PSS) Supardjiono mengatakan, rencana komersialisasi stadion berkapasitas 40.000 penonton itu sudah matang. Bahkan, pengelola sudah melakukan penawaran kepada sponsor potensial untuk membeli nama stadion.
''Kami pasti akan melakukannya dan rencana itu sudah matang. Sekarang sudah mulai dilakukan penawaran kepada calon sponsor potensial. Sehingga nantinya jika berhasil stadion ini akan jadi yang pertama menggunakan nama sponsor,” kata Supardjiono, Rabu (12/9/2012).
Manajer Promosi PSS Hardo Kiswoyo mengamini pernyataan Supaardjiono. Namun dia menandaskan hingga kini belum ada sponsor yang secara serius menyatakan minat. Kondisi ini terkait langsung dengan status kompetisi yang belum juga jelas. Padahal, sponsor menghendaki kompetisi yang jelas.
''Upaya terus dilakukan, tapi memang belum berhasil. Tidak mudah menggaet sponsor untuk nama stadion. Apalagi, kompetisinya masih belum jelas. Mungkin kalau problem kompetisi sudah clear, sponsor akan lebih mudah merapat,” kata dia.
Kepala UPT Maguwoharjo, Sarah Waluyu menambahkan pihaknya mendukung penuh upaya penjualan nama stadion ini. Menurutnya, Pemkab Sleman sudah memiliki range harga yang ideal untuk nama stadion. Sayang, Sarah enggan menyebut besaran angkanya.
''Range harga yang harus dibayar sponsor jelas sudah ada. Tapi itu kan hanya sebagai patokan. Nanti kalau memang ada yang serius bisa langsung tawar menawar dengan pemda. Sehingga ditemukan angka ideal untuk nama baru pengganti Maguwoharjo,” imbuhnya.
Direktur PT Putra Sleman Sembada (PSS) Supardjiono mengatakan, rencana komersialisasi stadion berkapasitas 40.000 penonton itu sudah matang. Bahkan, pengelola sudah melakukan penawaran kepada sponsor potensial untuk membeli nama stadion.
''Kami pasti akan melakukannya dan rencana itu sudah matang. Sekarang sudah mulai dilakukan penawaran kepada calon sponsor potensial. Sehingga nantinya jika berhasil stadion ini akan jadi yang pertama menggunakan nama sponsor,” kata Supardjiono, Rabu (12/9/2012).
Manajer Promosi PSS Hardo Kiswoyo mengamini pernyataan Supaardjiono. Namun dia menandaskan hingga kini belum ada sponsor yang secara serius menyatakan minat. Kondisi ini terkait langsung dengan status kompetisi yang belum juga jelas. Padahal, sponsor menghendaki kompetisi yang jelas.
''Upaya terus dilakukan, tapi memang belum berhasil. Tidak mudah menggaet sponsor untuk nama stadion. Apalagi, kompetisinya masih belum jelas. Mungkin kalau problem kompetisi sudah clear, sponsor akan lebih mudah merapat,” kata dia.
Kepala UPT Maguwoharjo, Sarah Waluyu menambahkan pihaknya mendukung penuh upaya penjualan nama stadion ini. Menurutnya, Pemkab Sleman sudah memiliki range harga yang ideal untuk nama stadion. Sayang, Sarah enggan menyebut besaran angkanya.
''Range harga yang harus dibayar sponsor jelas sudah ada. Tapi itu kan hanya sebagai patokan. Nanti kalau memang ada yang serius bisa langsung tawar menawar dengan pemda. Sehingga ditemukan angka ideal untuk nama baru pengganti Maguwoharjo,” imbuhnya.
(wbs)