Jamu Vietnam, Timnas gunakan strategi menyerang
Kamis, 13 September 2012 - 22:06 WIB
Jamu Vietnam, Timnas gunakan strategi menyerang
A
A
A
Sindonews.com - Pelatih Tim Nasional (Timnas) Indonesia Nil Maizar berjanji akan menyuguhkan permainan menyerang saat menjamu Vietnam di Gelora Bung Tomo (GBT) pada Sabtu (15/9/2012) mendatang. Strategi menyerang ini tidak ada perubahan ketika Timnas berlaga menjamu tim-tim lainnya.
"Tidak melakukan perubahan cara bermain. Yakni menyerang dan menyerang, " kata Nil Maizar kepada wartawan di sela-sela latihan, Kamis (13/9/2012).
Menurutnya, strategi ini memang digunakan ketika Timnas berlaga di kandang. Saat laga nanti, Timnas Indonesia diperkuat oleh tiga pemain asal Persebaya. Mereka adalah Taufiq dan Rendi Irawan pada posisi gelandang dan Endra Prasetya di posisi kiper utama.
Dengan tampil di Surabaya tentunya akan memantik motivasi tersendiri karena dukungan warga Surabaya.
Mantan Pelatih Semen Padang itu mengaku optimistis akan menang dalam laga kali ini. Sebab kondisi psikologis para pemain Timnas tidak ada masalah meski telah menderita kekalahan dalam beberapa pertandingan sebelumnya.
Kekalahan berturut turut mendera Timnas Indonesia pertama ketika menghadapi Inter Milan di Stadion Gelora Bung Karno. Kemudian di tempat yang sama juga didera kekalahan ketika menjami Valencia dan Timnas Korea Utara.
"Kondisi psikologis tidak ada masalah. Pemain kita justru semakin percaya diri setelah berhasil memberikan perlawanan yang maksimal menghadapi Korea Utara yang peringkatnya jauh di atas Timnas Indonesia meski telah kebobolan dua gol," terangnya.
"Tidak melakukan perubahan cara bermain. Yakni menyerang dan menyerang, " kata Nil Maizar kepada wartawan di sela-sela latihan, Kamis (13/9/2012).
Menurutnya, strategi ini memang digunakan ketika Timnas berlaga di kandang. Saat laga nanti, Timnas Indonesia diperkuat oleh tiga pemain asal Persebaya. Mereka adalah Taufiq dan Rendi Irawan pada posisi gelandang dan Endra Prasetya di posisi kiper utama.
Dengan tampil di Surabaya tentunya akan memantik motivasi tersendiri karena dukungan warga Surabaya.
Mantan Pelatih Semen Padang itu mengaku optimistis akan menang dalam laga kali ini. Sebab kondisi psikologis para pemain Timnas tidak ada masalah meski telah menderita kekalahan dalam beberapa pertandingan sebelumnya.
Kekalahan berturut turut mendera Timnas Indonesia pertama ketika menghadapi Inter Milan di Stadion Gelora Bung Karno. Kemudian di tempat yang sama juga didera kekalahan ketika menjami Valencia dan Timnas Korea Utara.
"Kondisi psikologis tidak ada masalah. Pemain kita justru semakin percaya diri setelah berhasil memberikan perlawanan yang maksimal menghadapi Korea Utara yang peringkatnya jauh di atas Timnas Indonesia meski telah kebobolan dua gol," terangnya.
(wbs)