Juve siap perpanjang kontrak Buffon
Sabtu, 15 September 2012 - 05:58 WIB
Juve siap perpanjang kontrak Buffon
A
A
A
Sindonews.com - Tanda tanya kelanjutan masa depan portiere Gianluigi Buffon bersama Juventus mulai terjawab. Setelah diisukan akan mengikuti jejak Alessandro del Piero merantau ke luar negeri, manajemen La Vecchia Signora sedang mempertimbangkan perpanjangan kontrak palang pintu Gli Azzurri tersebut.
Harian olahraga papan atas Italia yang selama ini dikenal sebagai corong Juventus, Tuttosport menyebutkan kontrak hingga 31 Juni 2015 telah disiapkan para petinggi klub. Media itu juga menyebutkan Buffon telah sepakat dengan isi kontrak baru meski dia tidak akan mendapatkan bayaran 6 juta euro lagi per musim. Konon, karena usia dan kondisi keuangan klub, gaji kapten Juventus itu akan dipotong.
Selain Buffon, kontrak kerja Direktur Olahraga Giuseppe ’Beppe’ Marotta juga akan diperpanjang. Para petinggi Juventus kabarnya sangat puas dengan sejumlah kebijakan Marotta pada transfer window sejak menjadi direktur olahraga pada 2010.
Salah satu bukti kesuksesan Marotta adalah keputusan menunjuk Antonio Conte sebagai allenatore. Pembelian pemain seperti Arturo Vidal, Mirko Vucinic, Andrea Pirlo juga dinilai tepat. Dampaknya musim lalu Juventus meraih scudetto.
Dengan status juara Seri A yang disandang, mereka akan kembali tampil di Liga Champions setelah absen pada 2010/2011 dan 2011/2012. Di Liga Champions musim ini,Juventus akan tergabung di Grup E bersama juara bertahan Chelsea,raksasa Ukraina Shakhtar Donetsk,dan debutan asal Denmark FC Nordsjaelland.Pada matchday perdana,Rabu (19/9),Juventus bertemu Chelsea di London.
”Saya senang akan mendengar lagu tema Liga Champions lagi langsung dari lapangan. Sebab, selama dua tahun terakhir, saya selalu mendengarkannya dari sofa (di depan televisi). Karena itu, saya sangat bersemangat untuk kembali tampil di kompetisi ini,” ujar Buffon kepada Il Corriere dello Sport.
Di kompetisi sepak bola antarklub kasta tertinggi Benua Biru itu Juventus termasuk tim yang diunggulkan. Catatan masa lalu yang sempat memboyong Liga (Piala) Champions menjadi alasan banyak rumah taruhan maupun pengamat sepak bola Eropa yang menampatkan Si Nyonya Besar sebagai unggulan. Mereka diyakini akan sanggup mengatasi Chelsea, Shakhtar, maupun Nordsjaelland.
Gelar Liga Champions terakhir kali diraih Juventus pada 1995/1996 saat mengalahkan Ajax Amsterdam di final. Gelar lainnya ditorehkan klub asa Turin itu pada 1984/1985 saat mengecundangi Liverpool di pertandingan puncak. Sementara prestasi terbaik Liga Champions seusai juara 1995/1996 adalah runner-up 2002/2003. Ketika itu mereka menelan pil pahit kekalahan dari AC Milan lewat babak adu penalti di Old Trafford.
Harian olahraga papan atas Italia yang selama ini dikenal sebagai corong Juventus, Tuttosport menyebutkan kontrak hingga 31 Juni 2015 telah disiapkan para petinggi klub. Media itu juga menyebutkan Buffon telah sepakat dengan isi kontrak baru meski dia tidak akan mendapatkan bayaran 6 juta euro lagi per musim. Konon, karena usia dan kondisi keuangan klub, gaji kapten Juventus itu akan dipotong.
Selain Buffon, kontrak kerja Direktur Olahraga Giuseppe ’Beppe’ Marotta juga akan diperpanjang. Para petinggi Juventus kabarnya sangat puas dengan sejumlah kebijakan Marotta pada transfer window sejak menjadi direktur olahraga pada 2010.
Salah satu bukti kesuksesan Marotta adalah keputusan menunjuk Antonio Conte sebagai allenatore. Pembelian pemain seperti Arturo Vidal, Mirko Vucinic, Andrea Pirlo juga dinilai tepat. Dampaknya musim lalu Juventus meraih scudetto.
Dengan status juara Seri A yang disandang, mereka akan kembali tampil di Liga Champions setelah absen pada 2010/2011 dan 2011/2012. Di Liga Champions musim ini,Juventus akan tergabung di Grup E bersama juara bertahan Chelsea,raksasa Ukraina Shakhtar Donetsk,dan debutan asal Denmark FC Nordsjaelland.Pada matchday perdana,Rabu (19/9),Juventus bertemu Chelsea di London.
”Saya senang akan mendengar lagu tema Liga Champions lagi langsung dari lapangan. Sebab, selama dua tahun terakhir, saya selalu mendengarkannya dari sofa (di depan televisi). Karena itu, saya sangat bersemangat untuk kembali tampil di kompetisi ini,” ujar Buffon kepada Il Corriere dello Sport.
Di kompetisi sepak bola antarklub kasta tertinggi Benua Biru itu Juventus termasuk tim yang diunggulkan. Catatan masa lalu yang sempat memboyong Liga (Piala) Champions menjadi alasan banyak rumah taruhan maupun pengamat sepak bola Eropa yang menampatkan Si Nyonya Besar sebagai unggulan. Mereka diyakini akan sanggup mengatasi Chelsea, Shakhtar, maupun Nordsjaelland.
Gelar Liga Champions terakhir kali diraih Juventus pada 1995/1996 saat mengalahkan Ajax Amsterdam di final. Gelar lainnya ditorehkan klub asa Turin itu pada 1984/1985 saat mengecundangi Liverpool di pertandingan puncak. Sementara prestasi terbaik Liga Champions seusai juara 1995/1996 adalah runner-up 2002/2003. Ketika itu mereka menelan pil pahit kekalahan dari AC Milan lewat babak adu penalti di Old Trafford.
(akr)