Semua provinsi boleh biding PON 2020
Kamis, 20 September 2012 - 21:09 WIB
Semua provinsi boleh biding PON 2020
A
A
A
Sindonews.com - Proses biding tuan rumah PON XX/2020 terbuka untuk semua provinsi. Hal ini disampaikan ketua umum KONI Pusat Tono suratman di Pekanbaru, Riau, Kamis (20/9).Menurut Tono, semua Provinsi di tanah air, bisa mendaftarkan untuk mencalonkan sebagai tuan rumah PON 2020.
Peluang itu tentu saja akan menjadi persaingan bagi daerahnya masing-masing ingin menyelenggarakan ajang multi event tersbesar di Indonesia itu. Tapi, dia menambahkan bahwa ketetuan itu harus dilakukan melalui biding (undian). ''Semua provinsi yang mengajukan menjadi tuan rumah pada PON 2020, terbuka untuk siapa saja. Tapi, seleksi nanti akan biding,” kata Tono saat dihubungi. ''Bidingnya nanti akan dilakukan dua tahun dari sekarang,”sambungnya.
Menurut Sumber Wikipedia, tuan rumah PON 2020 akan di laksanakan di Daerah istimewa Nangroe Aceh Darusalam. Selain itu, Sumatra utara dan Kalimantan timur juga menyatakan bersedia sebagai tuan rumah pesta olahraga empat tahunan tersebut. Kendati masih delapan tahun lagi, keinginan ini telah terwacana sejak dini sebab, hampir setiap daerah menginginkan provinsinya menjadi penyelenggara PON.
Tak hanya itu, ada juga wacana untuk menjadikan tuan rumah bersama PON 2020. Hal ini dikarenakan banyaknya peminat serta melihat adanya kemungkinan perhelatan PON di dua provinsi seperti halnya Piala Dunia, Piala Eropa, dan Piala AFF. Menurut Tono, persoalan tuan rumah PON sesungguhnya sah-sah saja, sebab hal ini hanya sebatas wacana awal belaka. Semuanya masih mungkin terjadi.
''Masalah Aceh sebagai tuan rumah, itu hanya wacana saja. Semua provinsi bisa hak dan bisa saja dijadikan tuan rumah, hanya itu belum pasti. Kita akan masih akan melakukan biding terlebih dahulu,”ujar mantan atlet Anggar dan Menembak tersebut.
Peluang itu tentu saja akan menjadi persaingan bagi daerahnya masing-masing ingin menyelenggarakan ajang multi event tersbesar di Indonesia itu. Tapi, dia menambahkan bahwa ketetuan itu harus dilakukan melalui biding (undian). ''Semua provinsi yang mengajukan menjadi tuan rumah pada PON 2020, terbuka untuk siapa saja. Tapi, seleksi nanti akan biding,” kata Tono saat dihubungi. ''Bidingnya nanti akan dilakukan dua tahun dari sekarang,”sambungnya.
Menurut Sumber Wikipedia, tuan rumah PON 2020 akan di laksanakan di Daerah istimewa Nangroe Aceh Darusalam. Selain itu, Sumatra utara dan Kalimantan timur juga menyatakan bersedia sebagai tuan rumah pesta olahraga empat tahunan tersebut. Kendati masih delapan tahun lagi, keinginan ini telah terwacana sejak dini sebab, hampir setiap daerah menginginkan provinsinya menjadi penyelenggara PON.
Tak hanya itu, ada juga wacana untuk menjadikan tuan rumah bersama PON 2020. Hal ini dikarenakan banyaknya peminat serta melihat adanya kemungkinan perhelatan PON di dua provinsi seperti halnya Piala Dunia, Piala Eropa, dan Piala AFF. Menurut Tono, persoalan tuan rumah PON sesungguhnya sah-sah saja, sebab hal ini hanya sebatas wacana awal belaka. Semuanya masih mungkin terjadi.
''Masalah Aceh sebagai tuan rumah, itu hanya wacana saja. Semua provinsi bisa hak dan bisa saja dijadikan tuan rumah, hanya itu belum pasti. Kita akan masih akan melakukan biding terlebih dahulu,”ujar mantan atlet Anggar dan Menembak tersebut.
(aww)