Peleburan liga tertunda, PSIS condong pilih IPL
Jum'at, 21 September 2012 - 18:47 WIB
Peleburan liga tertunda, PSIS condong pilih IPL
A
A
A
Sindonews.com – PSIS masih belum akan menentukan pilihan terkait dengan tertundanya agenda penyatuan dua liga di Tanah Air yaitu Indonesia Premier League (IPL) dan Indonesian Super League (ISL) berdasarkan hasil pertemuan joint committee PSSI di Kuala Lumpur, Kamis 20 September 2012 lalu. Meski mangaku belum mentukan sikap namun tampaknya PSIS akan lebih memilih IPL sebagai tempatnya bermain.
"Kami akan mengambil sikap setelah ada evaluasi. Kalau dari kacamata orang Semarang kami bisa ke ISL, tapi semua nanti akan kita evaluasi terlebih dulu. Selama bisa mengembangkan sepakbola Semarang ke ISL atau IPL tidak masalah," ucap Majaner PSIS versi Ancora Daniel Toto, Jumat (21/9/2012).
Namun ia juga menjelaskan sebenarnya PT Ancora selaku pemegang saham terbesar di PSIS, nampaknya akan lebih berhaluan ke ILP. Hanya saja, semua diserahkan kepada masyarakat Kota Semarang sebagai pemilik PSIS.
Selain itu sekretaris PS Garuda Iwan Anggoro sebagai salah satu klub yang membentuk PSIS, menyatakan, sebelum menentukan sikap akan ke IPL atau ISL sebaiknya PSIS memperbaiki manajemen terlebih dulu. "Sebaiknya segera perbaiki manajemen, baru menentukan sikap," katanya.
Jika PSIS memilih masuk ISL, maka PSIS harus menerima konsekuensi masuk ke divisi I alias terdegradasi. Tetap jika ke IPL maka akan tetap berada di divisi Utama. "Kalau PSIS ke ISL, maka secara otomatis terdegradasi karena satu kompertisi tidak ikut," ujarnya.
Dewan Presidium Panser Biru M. Rofiq, menambahkan para suporter meminta kepada manajemen untuk melakukan pembenahan terlebih dahulu, sebelum mengambil sikap akan berlabuh kemana."Kami sebagai supoter dan warga Semarang yang mencitai PSIS tidak ingin klub kebanggan kami terobang-ambing tanpa arah yang jelas. Manajemen diperbaiki dulu baru tentukan sikap,” kata M. Rofiq.
"Kami akan mengambil sikap setelah ada evaluasi. Kalau dari kacamata orang Semarang kami bisa ke ISL, tapi semua nanti akan kita evaluasi terlebih dulu. Selama bisa mengembangkan sepakbola Semarang ke ISL atau IPL tidak masalah," ucap Majaner PSIS versi Ancora Daniel Toto, Jumat (21/9/2012).
Namun ia juga menjelaskan sebenarnya PT Ancora selaku pemegang saham terbesar di PSIS, nampaknya akan lebih berhaluan ke ILP. Hanya saja, semua diserahkan kepada masyarakat Kota Semarang sebagai pemilik PSIS.
Selain itu sekretaris PS Garuda Iwan Anggoro sebagai salah satu klub yang membentuk PSIS, menyatakan, sebelum menentukan sikap akan ke IPL atau ISL sebaiknya PSIS memperbaiki manajemen terlebih dulu. "Sebaiknya segera perbaiki manajemen, baru menentukan sikap," katanya.
Jika PSIS memilih masuk ISL, maka PSIS harus menerima konsekuensi masuk ke divisi I alias terdegradasi. Tetap jika ke IPL maka akan tetap berada di divisi Utama. "Kalau PSIS ke ISL, maka secara otomatis terdegradasi karena satu kompertisi tidak ikut," ujarnya.
Dewan Presidium Panser Biru M. Rofiq, menambahkan para suporter meminta kepada manajemen untuk melakukan pembenahan terlebih dahulu, sebelum mengambil sikap akan berlabuh kemana."Kami sebagai supoter dan warga Semarang yang mencitai PSIS tidak ingin klub kebanggan kami terobang-ambing tanpa arah yang jelas. Manajemen diperbaiki dulu baru tentukan sikap,” kata M. Rofiq.
(akr)