Li Na tampil memukau walau suhu politik memanas
Senin, 24 September 2012 - 07:13 WIB
Li Na tampil memukau walau suhu politik memanas
A
A
A
Sindonews.com – Ternyata masih ada atlet yang benar-benar memisahkan masalah politik dengan olahraga.Setidaknya petenis China Li Na tak ingin kariernya di dunia tenis terganggu hanya lantaran negaranya tengah berseteru dengan Jepang,tuan rumah turnamen tenis berhadiah total USD2,17 juta Pan Pacific Open yang mulai digelar kemarin di Tokyo.
Hubungan China dengan Jepang memanas terkait klaim Jepang atas sebuah pulau di Laut China Timur.Akibatnya, kedua negara saling melarang warganya untuk berkunjung,termasuk melakukan pertandingan olahraga. Kasus penarikan atlet-atlet yang dilakukan kedua negara,sempat terjadi di beberapa cabang di berbagai turnamen berbeda.Sebut saja penarikan pemain China di Yonex Japan Open 2012, Jepang menarik diri dari legkedua Seri Sevens Asia di Shanghai,dan mundurnya tim sepeda Jepang juga dari event di China.
Namun,sikap berbeda diperlihatkan Li Na.Petenis kelahiran Wuhan,Hubei,26 Februari 1982,tersebut dipastikan tetap tampil dalam ajang Pan Pacific Open.Meski berani mengambil sikap berbeda,petenis yang mengandalkan lengan tangan kanan saat tampil itu lebih banyak bungkam saat diberondong pertanyaan soal keikutsertaannya tersebut. Juara Prancis Terbuka 2011 itu hanya menjawab,saat ini dirinya fokus mengikuti beberapa agenda turnamen yang sudah dijadwalkannya sejak satu tahun lalu.
Li Na pun enggan membahas lebih dalam soal permasalahan politik yang terjadi.Dia lebih senang bicara sosok pelatih baru yang akan menemaninya dalam beberapa turnamen. “Setelah AS Terbuka,saya berharap bisa memiliki waktu istirahat yang panjang.Tapi, saya lakukan kesempatan itu dengan berlatih, karena saya memang baru saja menemukan pelatih yang baru,”ungkap Li Na, dilansir AFP.
“Kami perlu waktu untuk bisa berkomunikasi dengan baik.Saya paham soal tujuan kami ikut dalam turnamen. Karena itu,saya harus bekerja keras dari sebelumnya,”sambungnya. Pada pertandingan kemarin,petenis Serbia Jelena Jankovic melangkah ke babak kedua setelah mengalahkan wakil Belgia Yanina Wickmayer 6-3,6-3.
Sementara unggulan ke-12 Dominika Cibulkova asal Slovakia menyingkirkan petenis Spanyol Anabel Medina Garrigues 6-3,7-6(7/3).Kemenangan juga diraih Roberta Vinci (Italia) yang menundukkan Barbora Zahlavova Strycova (Republik Ceko) 6-4,4-6,7-5.
Hubungan China dengan Jepang memanas terkait klaim Jepang atas sebuah pulau di Laut China Timur.Akibatnya, kedua negara saling melarang warganya untuk berkunjung,termasuk melakukan pertandingan olahraga. Kasus penarikan atlet-atlet yang dilakukan kedua negara,sempat terjadi di beberapa cabang di berbagai turnamen berbeda.Sebut saja penarikan pemain China di Yonex Japan Open 2012, Jepang menarik diri dari legkedua Seri Sevens Asia di Shanghai,dan mundurnya tim sepeda Jepang juga dari event di China.
Namun,sikap berbeda diperlihatkan Li Na.Petenis kelahiran Wuhan,Hubei,26 Februari 1982,tersebut dipastikan tetap tampil dalam ajang Pan Pacific Open.Meski berani mengambil sikap berbeda,petenis yang mengandalkan lengan tangan kanan saat tampil itu lebih banyak bungkam saat diberondong pertanyaan soal keikutsertaannya tersebut. Juara Prancis Terbuka 2011 itu hanya menjawab,saat ini dirinya fokus mengikuti beberapa agenda turnamen yang sudah dijadwalkannya sejak satu tahun lalu.
Li Na pun enggan membahas lebih dalam soal permasalahan politik yang terjadi.Dia lebih senang bicara sosok pelatih baru yang akan menemaninya dalam beberapa turnamen. “Setelah AS Terbuka,saya berharap bisa memiliki waktu istirahat yang panjang.Tapi, saya lakukan kesempatan itu dengan berlatih, karena saya memang baru saja menemukan pelatih yang baru,”ungkap Li Na, dilansir AFP.
“Kami perlu waktu untuk bisa berkomunikasi dengan baik.Saya paham soal tujuan kami ikut dalam turnamen. Karena itu,saya harus bekerja keras dari sebelumnya,”sambungnya. Pada pertandingan kemarin,petenis Serbia Jelena Jankovic melangkah ke babak kedua setelah mengalahkan wakil Belgia Yanina Wickmayer 6-3,6-3.
Sementara unggulan ke-12 Dominika Cibulkova asal Slovakia menyingkirkan petenis Spanyol Anabel Medina Garrigues 6-3,7-6(7/3).Kemenangan juga diraih Roberta Vinci (Italia) yang menundukkan Barbora Zahlavova Strycova (Republik Ceko) 6-4,4-6,7-5.
(wbs)