Kartu merah Boateng sebuah skandal
Selasa, 25 September 2012 - 03:11 WIB
Kartu merah Boateng sebuah skandal
A
A
A
Sindonews.com - Nasib naas diterima gelandang enerjik AC Milan Kevin-Prince Boateng saat laga kontra Udinese di Stadion Friuli, Minggu 23 September 2012 kemarin. Dipercaya masuk pada babak kedua pemain asal Ghana itu justru harus menerima kartu merah menyusul akumulasi dua kartu kuning yang diterima pada laga tersebut.
Tak ayal, hal ini menimbulkan pembelaan dari rekan setimnya Djamel Mesbah. Menurutnya kartu merah yang dikeluarkan wasit adalah keputusan yang salah. Mesbah menilai pengusiran Boateng berbau skandal.
”Kartu merah yang diterima Boateng adalah skandal. Saya berpikir bahwa wasit tahu bahwa dia melakukan keputusan salah. Saya ada di sana dan itu adalah tekel bersih dari Boateng. Pengusiran Boateng membuat saya kaget,” ujar Mesbah dikutip situs resmi klub, Selasa (25/9/2012)
Di lain hal Mesbah juga mengaku lebih fokus pada pertandingan selanjutnya melawan Cagliari, tengah pekan ini ketimbang meratapi kekalahan timnya. Untuk itu ia bertekad tampil maksimal bersama Milan ke depan.
"Kinerja tim ini sudah baik, tapi ada banyak yang harus diperbaiki. Kami harus fokus dan positif serta berjuang keras. Kami tahu bahwa kami harus melakukan lebih tapi kami akan melakukannya pada hari Rabu melawan Cagliari,” ungkapnya.
"Kami benar-benar harus menang karena kehilangan poin akan semakin menyulitkan. Kami kecewa, tapi kami semua bersatu dan semua pemain mendukung pelatih,” tutupnya.
Tak ayal, hal ini menimbulkan pembelaan dari rekan setimnya Djamel Mesbah. Menurutnya kartu merah yang dikeluarkan wasit adalah keputusan yang salah. Mesbah menilai pengusiran Boateng berbau skandal.
”Kartu merah yang diterima Boateng adalah skandal. Saya berpikir bahwa wasit tahu bahwa dia melakukan keputusan salah. Saya ada di sana dan itu adalah tekel bersih dari Boateng. Pengusiran Boateng membuat saya kaget,” ujar Mesbah dikutip situs resmi klub, Selasa (25/9/2012)
Di lain hal Mesbah juga mengaku lebih fokus pada pertandingan selanjutnya melawan Cagliari, tengah pekan ini ketimbang meratapi kekalahan timnya. Untuk itu ia bertekad tampil maksimal bersama Milan ke depan.
"Kinerja tim ini sudah baik, tapi ada banyak yang harus diperbaiki. Kami harus fokus dan positif serta berjuang keras. Kami tahu bahwa kami harus melakukan lebih tapi kami akan melakukannya pada hari Rabu melawan Cagliari,” ungkapnya.
"Kami benar-benar harus menang karena kehilangan poin akan semakin menyulitkan. Kami kecewa, tapi kami semua bersatu dan semua pemain mendukung pelatih,” tutupnya.
(wbs)