Allegri & Filippo Inzaghi berdamai
Rabu, 26 September 2012 - 07:03 WIB
Allegri & Filippo Inzaghi berdamai
A
A
A
Sindonews.com - Massimiliano Allegri dan Filippo Inzaghi membantah rumor miring yang menyatakan keduanya bertengkar. Kedua pihak berjanji terus menjaga hubungan baik dan memberikan yang terbaik bagi AC Milan.
Kabar perselisihan Allegri dengan Inzaghi terkuak pekan lalu. Corriere dello Sport dan Gazzetta dello Sport melaporkan keduanya terlibat perdebatan panas saat Allegri mengunjungi latihan tim Primavera. Pada kesempatan itu, Inzaghi menuduh Allegri tidak serius menangani Milan.
“Tidak ada yang perlu diungkapkan karena menang tidak terjadi apa-apa. Kami sempat bertukar pikiran. Tapi, semua dalam suasana baik. Kami bertekad memajukan klub ini,” kata Allegri, dilansir situs resmi klub.
Inzaghi mengamini komentar seniornya. Dia mengkritik pers yang mencoba memanfaatkan keadaan dan memecah klub. Inzaghi mendeskripsikan Milan sebagai keluarga besar. Dia mengaku tak mungkin mencerca Allegri, seperti yang diberitakan media. “Saya tegaskan bahwa tidak ada masalah antara saya dan pelatih. Kami memiliki pekerjaan serupa, yakni meraih kemenangan bersama tim masing-masing. Itulah yang mesti ditekankan,” ungkap Inzaghi.
“Milan klub besar. Mungkin buruknya penampilan membuat media kehilangan bahan berita dan menciptakan isu-isu miring,” sambung sosok berusia 39 tahun tersebut.
Hubungan Allegri dengan Inzaghi dikabarkan sudah memburuk dalam dua tahun terakhir .Allegri jarang memberi kesempatan Inzaghi bermain. Dia lebih memercayakan lini depan kepada Zlatan Ibrahimovic, Alexandre Pato, Robinho atau Antonio Cassano.
Terbukti, Inzaghi hanya bermain 18 kali musim 2010/2012. Sikap Allegri yang terkesan ingin menyingkirkan Inzaghi akhirnya didukung klub. Manajemen memutuskan tidak menawarkannya kontrak baru. Meski Milan kemudian memberinya posisi pelatih tim Primavera, Inzaghi dipercaya lebih memilih terus melanjutkan kariernya sebagai pemain.
“Saya sudah berbicara dengan keduanya. Pemberitaan media terlalu dibesarkan.Saya kira problem ini sudah selesai,” kata Wakil Presiden Milan Adriano Galliani. Posisi Allegri sedang terancam menyusul buruknya performa Milan.
Mereka baru sekali menang dalam lima pertandingan di Seri A dan Liga Champions. Ironisnya, Inzaghi merupakan salah satu calon pengganti. Selain Inzaghi, Rafael Benitez, Mauro Tassoti, Marco van Basten dan Josep Guardiola juga dirumorkan masuk daftar kandidat.
“Saya mendengar kabar dari teman di Barcelona yang menyatakan Guardiola ingin datang ke Milan. Tapi saya tidak bisa mengatakan siapa sumber saya itu,” ujar striker Milan Bojan Krkic.
Kabar perselisihan Allegri dengan Inzaghi terkuak pekan lalu. Corriere dello Sport dan Gazzetta dello Sport melaporkan keduanya terlibat perdebatan panas saat Allegri mengunjungi latihan tim Primavera. Pada kesempatan itu, Inzaghi menuduh Allegri tidak serius menangani Milan.
“Tidak ada yang perlu diungkapkan karena menang tidak terjadi apa-apa. Kami sempat bertukar pikiran. Tapi, semua dalam suasana baik. Kami bertekad memajukan klub ini,” kata Allegri, dilansir situs resmi klub.
Inzaghi mengamini komentar seniornya. Dia mengkritik pers yang mencoba memanfaatkan keadaan dan memecah klub. Inzaghi mendeskripsikan Milan sebagai keluarga besar. Dia mengaku tak mungkin mencerca Allegri, seperti yang diberitakan media. “Saya tegaskan bahwa tidak ada masalah antara saya dan pelatih. Kami memiliki pekerjaan serupa, yakni meraih kemenangan bersama tim masing-masing. Itulah yang mesti ditekankan,” ungkap Inzaghi.
“Milan klub besar. Mungkin buruknya penampilan membuat media kehilangan bahan berita dan menciptakan isu-isu miring,” sambung sosok berusia 39 tahun tersebut.
Hubungan Allegri dengan Inzaghi dikabarkan sudah memburuk dalam dua tahun terakhir .Allegri jarang memberi kesempatan Inzaghi bermain. Dia lebih memercayakan lini depan kepada Zlatan Ibrahimovic, Alexandre Pato, Robinho atau Antonio Cassano.
Terbukti, Inzaghi hanya bermain 18 kali musim 2010/2012. Sikap Allegri yang terkesan ingin menyingkirkan Inzaghi akhirnya didukung klub. Manajemen memutuskan tidak menawarkannya kontrak baru. Meski Milan kemudian memberinya posisi pelatih tim Primavera, Inzaghi dipercaya lebih memilih terus melanjutkan kariernya sebagai pemain.
“Saya sudah berbicara dengan keduanya. Pemberitaan media terlalu dibesarkan.Saya kira problem ini sudah selesai,” kata Wakil Presiden Milan Adriano Galliani. Posisi Allegri sedang terancam menyusul buruknya performa Milan.
Mereka baru sekali menang dalam lima pertandingan di Seri A dan Liga Champions. Ironisnya, Inzaghi merupakan salah satu calon pengganti. Selain Inzaghi, Rafael Benitez, Mauro Tassoti, Marco van Basten dan Josep Guardiola juga dirumorkan masuk daftar kandidat.
“Saya mendengar kabar dari teman di Barcelona yang menyatakan Guardiola ingin datang ke Milan. Tapi saya tidak bisa mengatakan siapa sumber saya itu,” ujar striker Milan Bojan Krkic.
(akr)