Sharapova nafsu untuk menang
Rabu, 26 September 2012 - 08:50 WIB
Sharapova nafsu untuk menang
A
A
A
Sindonews.com – Petenis asal Rusia Maria Sharapova harus bekerja keras meraih kemenangan perdananya pada Turnamen Tokyo Pan Pacific Open, kemarin. Dia melewati lebih dari tiga jam untuk mengalahkan petenis muda asal Inggris Heather Watson 6-7, 6-3, 6-4 di Tokyo, Jepang, kemarin.
Perjuangan mantan petenis nomor satu dunia ini sempat kesulitan meraih kemenangan pada pertandingan tersebut. Apalagi,Watson mampu merebut set pertama dari Sharapova.Namun, petenis yang telah meraih empat gelar grand slam ini mampu membalikkan permainan dan memaksimalkan pengalamannya dengan baik.Alhasil,dia mampu merebut dua set selanjutnya dengan mudah. Petenis berusia 25 tahun ini masih yakin bisa meraih gelar sebelum pengujung tahun ini berakhir.
Pasalnya,sejak meraih gelar pada Prancis Terbuka,Juni lalu,Sharapova kerap gagal merebut gelar mulai dari turnamen WTA hingga grand slam.Bahkan,kepercayaan dirinya semakin tenggelam saat ditaklukkan Serena Williams pada final Olimpiade 2012 London. ”Saya tidak bermain dengan performa terbaik saya hari ini (kemarin).Namun,saya mampu memenangkan pertandingan dan memiliki kesempatan untuk bermain lebih baik pada pertandingan selanjutnya,”kata Sharapova,dilansir theguardian.
”Saya berharap untuk menjadi juara lagi di sini.Saya memiliki kenangan manis di lapangan ini,” ujarnya. Sampai saat ini,Sharapova sudah meraih dua gelar pada turnamen ini,yakni pada 2005 dan 2009.Apalagi,turnamen ini merupakan gelar pertamanya setelah sembuh dari cedera bahu pada 2008.Alhasil,dia merasa percaya diri mampu membuktikan kemampuannya untuk kembali menjadi yang terbaik di turnamen tersebut.
Menghadapi petenis berperingkat 78 dunia ini,Sharapova merasa mendapatkan tekanan besar.Itu yang menjadi bebannya meraih kemenangan pertamanya di turnamen tersebut.Yang jelas,dia merasa penampilannya ini perlu terus dikembangkan untuk bisa tampil hingga turnamen ini berakhir. ”Ini merupakan turnamen besar pertama saya setelah sembuh dari cedera bahu,”ujar Sharapova. Menghadapi petenis yang memulai dari babak kualifikasi ini,Sharapova sempat diprediksi menang mudah.
Namun,Watson ternyata memberikan perlawanan ketat.Bisa jadi,penampilan itu terinspirasi dengan kemenangannya atas petenis Jerman Sabine Lisicki pada babak pertama.Sharapova adalah petenis berpengalaman sehingga mampu meredam kekuatan Watson. Akankah Sharapova bertahan? Target besarnya tentu menjadi juara.Namun,dia tetap harus waspada menghadapi laga berikut.
Pada babak 8 besar,dia akan bertemu petenis Republik Ceko Lucie Safarova yang sebelum itu mengalahkan rekan senegaranya,Klara Zakopalova,yang mengundurkan diri akibat cedera. Dari rekor pertemuan,Sharapova tentu lebih diunggulkan.Namun,dia tetap harus mawas diri karena Safarova pun pernah mengalahkannya sehingga cukup mengenal cara melumpuhkan mantan petenis nomor satu dunia itu.
Sementara di partai lain,petenis asal China Li Na juga harus bekerja keras untuk melangkah ke babak ketiga setelah bermain tiga set dengan Anastasia Pavlyuchenkova (Rusia) 7-5,4-6,6-2.Begitu juga juara Amerika Serikat Terbuka 2011 Samantha Stosur asal Australia,melaju ke putaran ketiga setelah berjuang keras meraih kemenangan 4-6,6-2,7-5 atas juara Prancis Terbuka 2010 Francesca Schiavone.
Sementara unggulan pertama Victoria Azarenka berhasil meraih kemenangan atas Tamira Paszek 6-1,6-1.Petenis nomor satu dunia itu hanya membutuhkan satu jam tiga menit untuk memastikan tiket ke putaran ketiga.Setelah itu,Azarenka akan menghadapi petenis asal Italia Roberta Vinci yang sebelumnya sukses mengalahkan petenis kualifikasi asal Prancis Pauline Parmentier 6-3,6-1.
Perjuangan mantan petenis nomor satu dunia ini sempat kesulitan meraih kemenangan pada pertandingan tersebut. Apalagi,Watson mampu merebut set pertama dari Sharapova.Namun, petenis yang telah meraih empat gelar grand slam ini mampu membalikkan permainan dan memaksimalkan pengalamannya dengan baik.Alhasil,dia mampu merebut dua set selanjutnya dengan mudah. Petenis berusia 25 tahun ini masih yakin bisa meraih gelar sebelum pengujung tahun ini berakhir.
Pasalnya,sejak meraih gelar pada Prancis Terbuka,Juni lalu,Sharapova kerap gagal merebut gelar mulai dari turnamen WTA hingga grand slam.Bahkan,kepercayaan dirinya semakin tenggelam saat ditaklukkan Serena Williams pada final Olimpiade 2012 London. ”Saya tidak bermain dengan performa terbaik saya hari ini (kemarin).Namun,saya mampu memenangkan pertandingan dan memiliki kesempatan untuk bermain lebih baik pada pertandingan selanjutnya,”kata Sharapova,dilansir theguardian.
”Saya berharap untuk menjadi juara lagi di sini.Saya memiliki kenangan manis di lapangan ini,” ujarnya. Sampai saat ini,Sharapova sudah meraih dua gelar pada turnamen ini,yakni pada 2005 dan 2009.Apalagi,turnamen ini merupakan gelar pertamanya setelah sembuh dari cedera bahu pada 2008.Alhasil,dia merasa percaya diri mampu membuktikan kemampuannya untuk kembali menjadi yang terbaik di turnamen tersebut.
Menghadapi petenis berperingkat 78 dunia ini,Sharapova merasa mendapatkan tekanan besar.Itu yang menjadi bebannya meraih kemenangan pertamanya di turnamen tersebut.Yang jelas,dia merasa penampilannya ini perlu terus dikembangkan untuk bisa tampil hingga turnamen ini berakhir. ”Ini merupakan turnamen besar pertama saya setelah sembuh dari cedera bahu,”ujar Sharapova. Menghadapi petenis yang memulai dari babak kualifikasi ini,Sharapova sempat diprediksi menang mudah.
Namun,Watson ternyata memberikan perlawanan ketat.Bisa jadi,penampilan itu terinspirasi dengan kemenangannya atas petenis Jerman Sabine Lisicki pada babak pertama.Sharapova adalah petenis berpengalaman sehingga mampu meredam kekuatan Watson. Akankah Sharapova bertahan? Target besarnya tentu menjadi juara.Namun,dia tetap harus waspada menghadapi laga berikut.
Pada babak 8 besar,dia akan bertemu petenis Republik Ceko Lucie Safarova yang sebelum itu mengalahkan rekan senegaranya,Klara Zakopalova,yang mengundurkan diri akibat cedera. Dari rekor pertemuan,Sharapova tentu lebih diunggulkan.Namun,dia tetap harus mawas diri karena Safarova pun pernah mengalahkannya sehingga cukup mengenal cara melumpuhkan mantan petenis nomor satu dunia itu.
Sementara di partai lain,petenis asal China Li Na juga harus bekerja keras untuk melangkah ke babak ketiga setelah bermain tiga set dengan Anastasia Pavlyuchenkova (Rusia) 7-5,4-6,6-2.Begitu juga juara Amerika Serikat Terbuka 2011 Samantha Stosur asal Australia,melaju ke putaran ketiga setelah berjuang keras meraih kemenangan 4-6,6-2,7-5 atas juara Prancis Terbuka 2010 Francesca Schiavone.
Sementara unggulan pertama Victoria Azarenka berhasil meraih kemenangan atas Tamira Paszek 6-1,6-1.Petenis nomor satu dunia itu hanya membutuhkan satu jam tiga menit untuk memastikan tiket ke putaran ketiga.Setelah itu,Azarenka akan menghadapi petenis asal Italia Roberta Vinci yang sebelumnya sukses mengalahkan petenis kualifikasi asal Prancis Pauline Parmentier 6-3,6-1.
(wbs)