Arema FC dan Pelita Jaya jalin kerjasama 'istimewa'

Rabu, 26 September 2012 - 14:43 WIB
Arema FC dan Pelita...
Arema FC dan Pelita Jaya jalin kerjasama 'istimewa'
A A A
Sindonews.com - Kerjasama yang dilakukan Arema FC versi Indonesia Super League (ISL) dengan Palita Jaya tampaknya tak sekadar kerjasama biasa. Fakta yang terlihat dari berbagai sudut, kerjasama ini bakal benar-benar mengarah pada penyatuan tim yang sama-sama identik dengan Bakrie tersebut.

Sebelumnya manajemen Arema ISL dan Pelita Bakrie mati-matian menampik adanya merger dan mengatakan hanya sebatas kerjasama. Nyatanya penandatanganan kerjasama di Hotel Savana, Malang, 24 September, itu menyiratkan adanya sebuah sinyal penyatuan kedua klub.

Sikap tertutup Arema ISL patut dimaklumi, sebab banyak reaksi negatif yang muncul di kalangan supporter Aremania terkait isu merger. Tentunya manajemen tidak ingin rencana merger tersebut menimbulkan polemik karena dipandang bakal mengubah sisi sejarah Arema sendiri.

Lantas, apa sinyal bakal terjadinya merger Arema-Pelita? Kehadiran Rahmad Darmawan (RD) menjadi bukti paling utama. Dia dan sejumlah staf pelatih Pelita Jaya boyongan ke Stadion Kanjuruhan dan memimpin latihan pemain gabungan kedua klub tersebut. Statemen RD juga menegaskan kemungkinan merger.

“Manajemen memberi saya tugas di Malang. Saya harus melatih pemain gabungan Arema dan Pelita. Dari dua tim ini proyeksinya bakal dijadikan satu. Saya tidak bisa menyebut apakah ini merger atau bukan, yang pasti saya akan jalankan arahan dari manajemen,” ungkapnya dihubungi Rabu (26/9).

Dari ucapan itu sudah tergambar bagaimana masa depan kedua tim tersebut. Logikanya, sangat tidak mungkin dua klub yang bertanding di satu kompetisi latihan bersama-sama sebagai sebuah tim dengan pelatih yang sama. Itu akan menjadi pengkhianatan profesionalisme kompetisi.

Bukti lain yang menyiratkan adanya merger adalah diputusnya kontrak lima pemain Arema ISL yang sebelumnya sudah menyatakan komitmen bertahan di Kanjuruhan. Kelimanya adalah Khusnul Yuli, Ferry Aman Saragih, Catur Pamungkas, Benny Yoewanto, serta Teguh Amiruddin.

Kesan yang tampak, Arema ISL ingin memperkecil volume pemain agar tidak overload ketika digabung dengan skuad Pelita Jaya. Jika hanya dikatakan kerjasama biasa, maka pemutusan kontrak seharusnya tidak terjadi karena nyatanya Arema ISL sendiri masih kekurangan pemain.

Sementara, manajemen tidak menampik atau mengiyakan rencana penggabungan tim itu. “Pastinya kami bekerjasama dengan Pelita Jaya dan tidak ada merger. Jika ada supporter atau pihak lain yang masih tanda tanya, silakan langsung datang dan mencari informasi ke kantor Arema,” terang Ruddy Widodo, Direktur Utama Arema ISL.

Menurutnya pihak manajemen membuka pintu lebar-lebar kepada siapa saja yang ingin mendapatkan informasi terkait kerjasama Arema ISL dan Pelita. Langkah itu dianggap perlu karena manajemen memandang informasi yang berkembang di tatanan grass root sudah bergulir sedemikian liar.

Di pihak lain, perwakilan Pelita Jaya Iwan Budianto mengatakan Arema ISL dan Pelita Jaya ibaratnya masih 'berpacaran'. Kerjasama tahap awal bakal dilakukan selama tiga bulan, mencakup persiapan tim untuk kompetisi. “Kita kan masih 'berpacaran', nantinya tentu ada perkembangan lagi,” ujar Iwan.

Melihat rentetan fakta maupun statemen di atas, sangat wajar jika kabar bakal terjadinya merger masih terus berkembang. Kedatangan rombongan skuad Pelita ke Malang untuk sementara sudah menggugurkan pernyataan manajemen bahwa di antara kedua tim bakal terjadi kerjasama 'istimewa'.
(wbs)
Berita Terkait
Terkendala Banyak Faktor,...
Terkendala Banyak Faktor, Standardisasi IPL Sulit Dilakukan
Penghuni Rumah Susun...
Penghuni Rumah Susun Jakarta Menolak IPL Kena PPN
Tutup Selama PSBB, Pedagang...
Tutup Selama PSBB, Pedagang Thamrin City Ditagih IPL Rp1,3 Juta Per Bulan
Dana Pengelolaan Makin...
Dana Pengelolaan Makin Berat, P3RSI Minta Pemerintah Tak Kenakan PPN pada IPL
Jelang Piala Wali Kota...
Jelang Piala Wali Kota Solo, Arema Datangkan Dua Pemain Asing
6 Fakta Arema FC Lolos...
6 Fakta Arema FC Lolos ke Final Piala Presiden 2022, Nomor 3 Aksi Brilian Rizky Dwi Febrianto
Berita Terkini
Timnas Qatar Hancur-hancuran...
Timnas Qatar Hancur-hancuran di Piala Dunia 2026, Netizen Indonesia Singgung Hukum Karma
13 menit yang lalu
MotoGP Indonesia 2026...
MotoGP Indonesia 2026 Resmi Diluncurkan, Mandalika Siap Sambut Sorotan Dunia
51 menit yang lalu
5 Fakta Menarik Korea...
5 Fakta Menarik Korea Selatan Tumbang dari Meksiko di Piala Dunia 2026
4 jam yang lalu
Blunder Kiper, Meksiko...
Blunder Kiper, Meksiko Tundukkan Korea Selatan di Piala Dunia 2026
5 jam yang lalu
Meksiko vs Korea Selatan...
Meksiko vs Korea Selatan Buntu di Babak Pertama
6 jam yang lalu
Aksi Formula E Berlanjut...
Aksi Formula E Berlanjut ke Sanya, Saksikan Live di VISION+
6 jam yang lalu
Infografis
Piala Dunia 2026: Panggung...
Piala Dunia 2026: Panggung Terakhir Messi-Ronaldo dan Lahirnya Era Baru
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved