Awas, Pelita Jaya makin garang

Jum'at, 28 September 2012 - 22:39 WIB
Awas, Pelita Jaya makin...
Awas, Pelita Jaya makin garang
A A A
Sindonews.com - Pelita Jaya Karawang mengklaim sukses menghadirkan dua striker tajam musim lalu, Alberto Goncalves dan Keith Kayamba Gumbs. Fakta yang menggambarkan The Young Guns musim depan menjanjikan eksplosivitas.

Dengan materi pemain yang lebih mapan ditambah sentuhan pelatih Rahmad Darmawan (RD) yang sarat pengalaman dan prestasi. Pelita pantas dimasukkan dalam daftar kandidat kuat juara Indonesia Super League (ISL) musim depan.

''Ya kita memang sudah sepakat dengan Beto dan Kayamba. Kedatangan mereka berdua masih kita tunggu. Sebelum 10 Oktober saya harap sebagian besar pemain sudah bergabung menjalani latihan,” jelas RD.

RD mengharapkan pengalaman kedua pemain yang sama-sama pernah merasakan gelar juara ISL, mampu mengangkat performa tim besutannya yang musim lalu sebenarnya cukup produktif dengan mengandalkan duet striker Safee Sali dan Greg Nwokolo.

“Yang dibutuhkan tentu saja tetap kolektifitas, walaupun saya memiliki banyak pemain bagus tapi jika tidak bisa memainkan sepak bola secara tim, maka akan sulit juga. Sepak bola tetap permainan yang harus mengedepankan kolektifitas,” tegas RD.

Meski harus mengarsiteki dua klub sekaligus, Pelita dan Arema menyusul proposal kerjasama yang disepakati dengan manajemen Arema pimpinan Rendra Kreshna, Senin (24/9) lalu. RD mengaku cukup enjoy melaksanakan tanggung jawab sebagai pemegang kendali kepelatihan.

''Saya hanya pelaksana tugas di lapangan. Ketika tugas itu harus saya jalankan, maka saya akan laksanakan sebagai tanggung jawab atas profesi saya di mana pun saya bekerja. Sejauh ini, saya cukup enjoy dan senang melihat proses adaptasi para pemain baik yang berasal dari Arema maupun Pelita,” ucap RD.

Sepanjang menjalankan tugasnya memimpin proses latihan bersama yang dilakukan kedua tim di Malang. RD dibantu oleh sejumlah asisten pelatih yang berasal dari kedua tim, seperti Hendro Kartiko yang diplot sebagai pelatih kiper dan Joko Susilo di posisi asisten pelatih teknik.

Sinyal ancaman Pelita memang kian kuat setelah klub milik Grup Bakrie tersebut melakukan merger dengan Arema. Proses merger kedua klub baru bisa dipastikan terjadi setelah proses transisi selama 3 bulan. Terlebih belakangan kelompok suporter Aremania menolak rencana penyatuan dua klub eks Galatama tersebut.

Faktor historis Arema jadi salah satu pertimbangan yang membuat Aremania sampai saat ini belum sepenuhnya merelakan jika klub yang sudah mereka dukung sejak berdiri pada 11 Agustus 1987
(aww)
Berita Terkait
Sengit! Pelita Jaya...
Sengit! Pelita Jaya Basketball Sukses Atasi Perlawanan KCC Egis di BCL Asia 2024
Pengembangan Atlet Muda...
Pengembangan Atlet Muda hingga Beasiswa, Pelita Jaya dan Universitas Bakrie Jalin Kerja Sama
Mantan Pelatih Pelita...
Mantan Pelatih Pelita Jaya Sarankan Lautaro Gabung Barcelona
Pelita Jaya Siap Habis-habisan...
Pelita Jaya Siap Habis-habisan di Semifinal IBL 2022
Pelita Jaya Jakarta...
Pelita Jaya Jakarta Gaet Pelatih David Singleton, Jadi Sejarah Baru!
Satria Muda Kampiun...
Satria Muda Kampiun IBL 2021 Usai Bungkam Pelita Jaya
Berita Terkini
Keluarga Peter Crouch...
Keluarga Peter Crouch Cerita Susahnya Masuk AS saat Piala Dunia 2026
1 jam yang lalu
Polygon Beri Beasiswa...
Polygon Beri Beasiswa Juara BMX Usia Dini
2 jam yang lalu
Ketum dan Bendahara...
Ketum dan Bendahara Federasi Sepak Bola Argentina Ditangkap FBI?
3 jam yang lalu
10 Pemain Tercepat di...
10 Pemain Tercepat di Piala Dunia 2026: Mbappe Top Sprinter Kalahkan Haaland
4 jam yang lalu
Timnas Putri Indonesia...
Timnas Putri Indonesia Juara Piala AFF 2026 usai Sikat Laos 5-0
12 jam yang lalu
ASEAN Hyundai Cup 2026...
ASEAN Hyundai Cup 2026 Tayang di VISION+: Simak Jadwal Pertandingan Minggu Ini!
19 jam yang lalu
Infografis
Daftar 5 Kapolres Baru...
Daftar 5 Kapolres Baru Dilantik oleh Kapolda Metro Jaya
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved