Evra : Kekalahan atas Spurs menyakitkan
Senin, 01 Oktober 2012 - 16:46 WIB
Evra : Kekalahan atas Spurs menyakitkan
A
A
A
Sindonews.com - Bek Manchester United Patrice Evra mengecam penampilan diperlihatkan timnya, terutama pada paruh interval pertama usai kembali mengalami kekalahan kedua di kandang sendiri Old Trafford oleh Tottenham Hotspur dengan skor 2-3 pada lanjutan Liga Inggris akhir pekan lalu.
Menurut Evra klub berjuluk The Red Devils itu mulai menemukan permainan terbaik setelah tertinggal 0-2 sebelum turun minum. Terbukti disaat paruh kedua berlangsung mereka mampu menceploskan dua gol dalam kurun waktu empat menit melalui Luis Nani dan Shinji Kagawa.
Sayang upaya tersebut ternyata belum cukup membawa United meraih tiga poin. Pasalnya gol balasan dicetak Clint Dempsey memastikan tim tamu mengunci kemenangan 2-3 di laga itu.
Evra menegaskan masalah United adalah mental, dan bukan karena taktik atau kelelahan. Dia mendesak rekan satu timnya untuk kembali bangkit kala bersua CFR Cluj di ajang Liga Champions tengah pekan ini.
"Manchester United memiankan permainan terbaik hanya di babak kedua melawan Spurs dan ini tidak cukup jika kami ingin memenangkan gelar di akhir musim nanti," kata Evra dikutip Goal, Senin (1/10/2012).
"Kami harus memastikan langkah kami di Liga Champions dan selanjutnya melawan Newcastle. Itu bukan taktik, atau masalah kelelahan anda tidak memainkan babak kedua seperti itu kemudian membuat alasan bahwa anda lelah,”paparnya
Lebih lanjut, Evra mengakui seluruh rekan setimnya harus meningkatkan konsentrasi jika tidak ingin gagal bersaing dengan kompetitor mereka memperebutkan gelar mahkota Liga Inggris termasuk dari rival sekota Manchester City akhir musim nanti.
"Dua kekalahan terlalu banyak jika anda ingin memenangkan gelar. Tapi kita harus mencoba bersikap positif . Saya berharap itu hanya kesalahan kecil kami,kami tidak cukup baik di babak pertama dan itu menyakitkan,”tandasnya.
Menurut Evra klub berjuluk The Red Devils itu mulai menemukan permainan terbaik setelah tertinggal 0-2 sebelum turun minum. Terbukti disaat paruh kedua berlangsung mereka mampu menceploskan dua gol dalam kurun waktu empat menit melalui Luis Nani dan Shinji Kagawa.
Sayang upaya tersebut ternyata belum cukup membawa United meraih tiga poin. Pasalnya gol balasan dicetak Clint Dempsey memastikan tim tamu mengunci kemenangan 2-3 di laga itu.
Evra menegaskan masalah United adalah mental, dan bukan karena taktik atau kelelahan. Dia mendesak rekan satu timnya untuk kembali bangkit kala bersua CFR Cluj di ajang Liga Champions tengah pekan ini.
"Manchester United memiankan permainan terbaik hanya di babak kedua melawan Spurs dan ini tidak cukup jika kami ingin memenangkan gelar di akhir musim nanti," kata Evra dikutip Goal, Senin (1/10/2012).
"Kami harus memastikan langkah kami di Liga Champions dan selanjutnya melawan Newcastle. Itu bukan taktik, atau masalah kelelahan anda tidak memainkan babak kedua seperti itu kemudian membuat alasan bahwa anda lelah,”paparnya
Lebih lanjut, Evra mengakui seluruh rekan setimnya harus meningkatkan konsentrasi jika tidak ingin gagal bersaing dengan kompetitor mereka memperebutkan gelar mahkota Liga Inggris termasuk dari rival sekota Manchester City akhir musim nanti.
"Dua kekalahan terlalu banyak jika anda ingin memenangkan gelar. Tapi kita harus mencoba bersikap positif . Saya berharap itu hanya kesalahan kecil kami,kami tidak cukup baik di babak pertama dan itu menyakitkan,”tandasnya.
(aww)