Hopkins: Selalu ada pertarungan lain untuk saya
Sabtu, 06 Oktober 2012 - 23:14 WIB
Hopkins: Selalu ada pertarungan lain untuk saya
A
A
A
Sindonews.com - Petinju gaek Bernard Hopkins masih mempertimbangkan kemunginan untuk kembali ke ring. Petinju yang dijuluki The Executioner itu mengalami kekalahan angka mutlak dari Chad Dawson dalam pertarungan terakhirnya di Boradwalk Hall, Atlantic City, 28 April lalu. Namun, ia tidak mengesampingkan kemungkinan jika sebuah kekalahan itu menjadi duel terakhirnya.
Apabila petinju berusia 47 tahun itu memutuskan untuk melanjutkan bertarung, maka dia bukan bertarung sebagai tukang adu jotos bayaran. Hopkins ingin bertarung untuk sesuatu yang lebih berarti. "Saya selalu berpikir akan ada pertarungan lain untuk saya. Karena saya seorang petarung," ujarnya kepada Philadelphia Daily News, Sabtu (6/10).
Menurutnya, tak sedikit promotor dan manajer yang takut untuk menjadwalkan pertarungan dan mencarikan lawan untuknya. "Itu akan menjadi alasan yang sangat bagus, aku tidak mau bertarung lagi untuk uang. Aku akan balik badan sebelumnya jika itu untuk dolar," katanya. "Banyak orang di luar sana yang takut terhadap Bernard Hopkins, dan memang sudah seharusnya seperti itu."
Hopkins, yang ingin mengikuti jejak George Foreman yang terus bertarung hingga usia 50 tahun, pernah memberikan kekalahan yang pertama kepada Kelly Pavlik empat tahun yang lalu, dan ia juga pernah mengalahkan Jean Pascal untuk merebut gelar The Ring dan kelas berat ringan WBC tahun lalu, sebelum dicuri Chad Dawson. "Orang lain, manajer dan promotor pasti tahu hal itu," ucapnya.
"Saya lebih dari setengah jalan hidup saya di bumi ini, dengan cepat saya berusia 48 tahun (pada 15 Januari nanti). Dan aku mencintai itu. Jadi saya harus bertanya pada diri sendiri, apa yang akan saya lakukan di sisa waktu? Saya tidak akan bertarung selamanya. Itu tak akan terjadi," ungkapnya.
"Siapa tahu, mungkin saat ini atau tahun depan, saya hanya akan pergi memancing."
Apabila petinju berusia 47 tahun itu memutuskan untuk melanjutkan bertarung, maka dia bukan bertarung sebagai tukang adu jotos bayaran. Hopkins ingin bertarung untuk sesuatu yang lebih berarti. "Saya selalu berpikir akan ada pertarungan lain untuk saya. Karena saya seorang petarung," ujarnya kepada Philadelphia Daily News, Sabtu (6/10).
Menurutnya, tak sedikit promotor dan manajer yang takut untuk menjadwalkan pertarungan dan mencarikan lawan untuknya. "Itu akan menjadi alasan yang sangat bagus, aku tidak mau bertarung lagi untuk uang. Aku akan balik badan sebelumnya jika itu untuk dolar," katanya. "Banyak orang di luar sana yang takut terhadap Bernard Hopkins, dan memang sudah seharusnya seperti itu."
Hopkins, yang ingin mengikuti jejak George Foreman yang terus bertarung hingga usia 50 tahun, pernah memberikan kekalahan yang pertama kepada Kelly Pavlik empat tahun yang lalu, dan ia juga pernah mengalahkan Jean Pascal untuk merebut gelar The Ring dan kelas berat ringan WBC tahun lalu, sebelum dicuri Chad Dawson. "Orang lain, manajer dan promotor pasti tahu hal itu," ucapnya.
"Saya lebih dari setengah jalan hidup saya di bumi ini, dengan cepat saya berusia 48 tahun (pada 15 Januari nanti). Dan aku mencintai itu. Jadi saya harus bertanya pada diri sendiri, apa yang akan saya lakukan di sisa waktu? Saya tidak akan bertarung selamanya. Itu tak akan terjadi," ungkapnya.
"Siapa tahu, mungkin saat ini atau tahun depan, saya hanya akan pergi memancing."
(wbs)