Dzumafo paling tajam sepanjang uji coba
Minggu, 07 Oktober 2012 - 13:29 WIB
Dzumafo paling tajam sepanjang uji coba
A
A
A
Sindonews.com – Striker Herman Dzumafo Epandi membuktikan diri pantas menjadi pilihan utama di skuad Persib Bandung. Dari tiga laga uji coba yang sudah dijalani, striker asal Kamerun itu, selalu mampu mencetak gol.
Gol pertama Dzumafo di cetak ketika Persib menghantam PS UNI 5-0. Eks striker PSPS Pekanbaru dan Arema Indonesia itu, kembali menunjukkan ketajamannya ketika membantu Persib menundukan PS AD Mabes TNI 2-0. Terakhir, Dzumafo memborong dua gol saat Persib mengalahkan Saint Prima FC dengan skor telak 6-0, Jumat 5 Oktober 2012 lalu.
Pelatih Djadjang Nurdjaman jadi sosok pertama yang menyatakan puas dengan perkembangan Dzumafo. Djadjang kini mulai bisa melupakan kekecewaan karena gagal mendapatkan Alberto Goncalves yang memilih menerima pinangan Pelita Jaya Karawang.
Seperti diketahui, Dzumafo sebenarnya tak masuk dalam target utama Persib. Striker berusia 32 tahun itu, bisa dikatakan jadi alternatif setelah Persib gagal menggaet Beto. “Sebenarnya Dzumafo belum mencapai titik permainan terbaik. Dia bisa lebih maksimal lagi,” ungkap Djadjang, Minggu (7/10/2012).
Djadjang mengaku puas bukan karena Dzumafo selalu mencetak gol di setiap laga uji coba yang dijalani Persib. Ia lebih menyoroti sikap profesional Dzumafo yang menurutnya cukup disiplin dan mau mematuhi setiap instruksi yang diberikannya baik ketika latihan maupun saat bertanding.
“Dia sudah menujukkan perkembangan yang cukup positif sejak bergabung dengan tim. Dia lumayan cukup disiplin dan mau menjalankan setiap instruksi yang diberikan. Paling penting adalah mau bekerja untuk tim,” tegas Djadjang.
Secara teknis menurut Djadjang, meski memiliki postur tubuh tinggi besar, Dzumafo punya kemampuan yang cukup baik dalam mengolah bola-bola bawah. “Kemampuan bola atas dan bawah sama baiknya. Dia bisa membuka ruang dan tahu momentum untuk melakukan percobaan melepaskan tendangan ataupun sundulan ke arah gawang,” tandasnya.
Gol pertama Dzumafo di cetak ketika Persib menghantam PS UNI 5-0. Eks striker PSPS Pekanbaru dan Arema Indonesia itu, kembali menunjukkan ketajamannya ketika membantu Persib menundukan PS AD Mabes TNI 2-0. Terakhir, Dzumafo memborong dua gol saat Persib mengalahkan Saint Prima FC dengan skor telak 6-0, Jumat 5 Oktober 2012 lalu.
Pelatih Djadjang Nurdjaman jadi sosok pertama yang menyatakan puas dengan perkembangan Dzumafo. Djadjang kini mulai bisa melupakan kekecewaan karena gagal mendapatkan Alberto Goncalves yang memilih menerima pinangan Pelita Jaya Karawang.
Seperti diketahui, Dzumafo sebenarnya tak masuk dalam target utama Persib. Striker berusia 32 tahun itu, bisa dikatakan jadi alternatif setelah Persib gagal menggaet Beto. “Sebenarnya Dzumafo belum mencapai titik permainan terbaik. Dia bisa lebih maksimal lagi,” ungkap Djadjang, Minggu (7/10/2012).
Djadjang mengaku puas bukan karena Dzumafo selalu mencetak gol di setiap laga uji coba yang dijalani Persib. Ia lebih menyoroti sikap profesional Dzumafo yang menurutnya cukup disiplin dan mau mematuhi setiap instruksi yang diberikannya baik ketika latihan maupun saat bertanding.
“Dia sudah menujukkan perkembangan yang cukup positif sejak bergabung dengan tim. Dia lumayan cukup disiplin dan mau menjalankan setiap instruksi yang diberikan. Paling penting adalah mau bekerja untuk tim,” tegas Djadjang.
Secara teknis menurut Djadjang, meski memiliki postur tubuh tinggi besar, Dzumafo punya kemampuan yang cukup baik dalam mengolah bola-bola bawah. “Kemampuan bola atas dan bawah sama baiknya. Dia bisa membuka ruang dan tahu momentum untuk melakukan percobaan melepaskan tendangan ataupun sundulan ke arah gawang,” tandasnya.
(akr)